Kesetiaan Seorang Isteri

Kesetiaan Seorang Isteri
menantu


__ADS_3

akhirnya tuan Andika menemui orang tua harum , untuk membicarakan pernikahan Bram dan harum


pak Gatot tampak bahagia saat tau calon mertua harum orang yang baik dan sangat modern


akhirnya waktu nya telah di tetapkan, satu Minggu lagi acara pernikahan itu akan di langsung kan


Bu Wati tersenyum bahagia tak terasa harum kecil telah tumbuh menjadi gadis yang dewasa


bahkan kini dia esok akan menikah


di tatapnya wajah putri nya itu


" terasa baru kemaren aku melahirkan nya mas"! Bu Wati berbicara kepada pak Gatot sambil tersenyum bahagia


pak Gatot pun membelai rambut istri nya dengan kasih


" dan tak lama lagi mungkin kita akan punya seorang cucu"!


sungguh bahagia keluarga itu


diam diam harum melihat gaya kedua orang tuanya yang romantis


tersenyum manis


" mamah dan papah sehat selalu ya"! harum berbicara Pelan sehingga kedua orang tuanya tak mendengar nya


waktu satu Minggu cukup membuat gelisah hari harum


pertemuan nya yang singkat dengan Bram , dan dengan cepat pula Bram menjadi kan nya istri


begitu lah jodoh tak akan ada yang tahu


tuhan telah menciptakan manusia dengan berpasangan pasangan


harum menghela nafas nya dalam dalam


" semoga aku bisa memahami sifat Bram esok hari"!


harum berbicara sendiri


sementara itu Bram sedang bersama dengan Nico, di ruangan nya


" saat esok aku menikah dengan harum, itu adalah mimpi aku co"! yang telah lama baru terwujud"! Bram berbicara sambil tersenyum


Nico menikmati kebahagiaan sahabat nya itu


" dan esok kamu harus mengatur acara bulan madu aku dengan harum"!


Bram memandang kearah Nico


Nico kaget dan memamerkan wajah tak suka nya


" seperti nya kamu meledek aku ya"! Nico pura pura marah


Bram tersenyum menang, yang di balas wajah asem Milik Nico


" ayolah"! aku cuma percaya dengan kamu co"!


Bram memasang wajah serius nya


" tak perlu kau bertampang seperti itu"! karena aku tau kau sedang bahagia "! karena kau lebih dulu menikah"!


Bram tertawa terbahak-bahak melihat muka lucu sahabat nya


tuan Adika menyuruh orang orang kepercayaan nya untuk mempersiapkan acara pernikahan putra semata wayangnya itu


dengan semeriah mungkin


kalau bisa semewah nya


karena tuan Andika ingin putra nya ,dan menantu nya itu menjadi sorotan di publik.


Bram pergi kerumah harum

__ADS_1


dia ingin mengajak harum pergi ketempat butik ,ternama di kota itu


" mamah "! harum memanggil Bu Wati yang sedang ada di dapur


" ada apa sayang"!


Bu Wati menatap harum yang sudah berdandan cantik


" mau kemana kamu nak?" Bu Wati bertanya sambil mengelus pipi harum


" mamah"! harum mau pergi sama Bram"! mau melihat pakaian pengantin kami"!


harum menjelaskan kepada Bu Wati kemana dia akan pergi


tak lama terdengar suara mobil milik Bram di depan rumah nya


harum pun mencium pipi mamah nya dan berpamitan


Bram turun dari mobilnya dan menghampiri Bu Wati , yang mengantarkan harum keluar rumah


" saya pergi dulu dengan harum"! Bram mencium tangan Bu Wati


" hati hati ya nak Bram"!


Bu Wati memandang kepergian mobil Bram hingga hilang dari pandangan mata nya


Bram menggenggam tangan harum erat seakan tak ingin di lepaskan


" harum"! Bram menatap harum lembut


" ada apa Bram?" harum memandang Bram penuh cinta


supir yang melihat Bram begitu romantis dengan harum sampai baper di buatnya


" jangan pernah tinggalkan aku"! Bram mencium tangan harum mesra


harum tersenyum manis


harum berkata lembut


Bram mencium kening harum mesra


harum memejamkan matanya penuh perasaan


mobil pun berhenti didepan butik langganan Bram


Bram mengandeng tangan harum untuk masuk kedalam butik


seorang pelayan butik menyapa Bram


" silahkan masuk tuan"! baju pesanan tuan sudah ada didalam"! pelayan itu mengantarkan Bram kedalam ruangan


disana sudah tersiap kan gaun pengantin yang amat mewah


harum terkesima melihatnya


" Bram"! ini pasti mahal sekali "! harum tersenyum bahagia


Bram berbisik mesra di telinga harum


" apapun di dunia ini tak ada yang mahal sayang"! kau lah yang paling mahal untuk ku"!


Bram mengecup mesra bibir harum


pelayan yang melihatnya tersenyum malu


selesai mencoba baju pengantin nya Bram mengajak harum untuk membeli sepatu di toko ternama di kota itu


semua sepatu di keluarkan dan di perlihatkan untuk di pilih oleh harum


harum merasa menjadi ratu saat itu


Bram sangat istimewa memperlakukan nya

__ADS_1


" ada yang cocok tidak sayang"! Bram berbisik di telinga harum


harum mengambil sepatu yang senada dengan baju pengantin nya


di berikan sepatu itu kepada pelayan nya


dengan sopan pelayan itu menerima dan membungkus nya


tuan Andika memanggil kepala pelayan di rumahnya


" ya tuan"! sudah kau suruh anak buah mu untuk menghias kamar pengantin tuan Bram?"


tuan Andika menatap kearah ketua pelayan itu


" sudah tuan"! saya sudah memerintahkan mereka"!


tuan Andika tersenyum ramah, ternyata pelayan nya pun paham dengan kebahagiaan tuan nya


aku tak mau ada yang salah dalam pesta pernikahan anak ku mul"! tuan Andika berucap santai


ternyata ketua pelayan itu bernama pak Mul


pak Mul adalah pelayan tertua keluarga tuan Andika, bahkan tuan Andika sudah menggap nya seperti keluarga sendiri


akhirnya hari bersejarah didalam hidup Bramantyo akan di langsung kan


harum Pradita tampak cantik dengan baju pengantin berwarna putih


dan Bram mengunakan jas berwarna hitam


mereka bagaikan raja dan ratu saat itu


semua para undangan yang hadir disitu pun terpesona dengan kedua mempelai itu


Hana menjadi pendamping pengantin wanita terlihat cantik dengan mengunakan kebaya modern


sedangkan Nico memakai baju adat setempat


Nico tak henti hentinya menatap kearah Hana yang tampak berbeda malam itu


suasana semakin meriah saat Bram mengajak harum berdansa


harum dengan gemulai mengikuti gerakan Bram, semua para undangan pun bertemu tangan dengan meriah


pak Gatot tampak bahagia melihat putrinya dan menantu nya


" mamah lihat anakmu"! dia cantik sekali bukan?"


pak Gatot mencolek isterinya yang tampak menagis terharu


Bu Wati memeluk suaminya dan berbisik lirih


" akhirnya kita sudah lulus pah sebagai orang tua"! dan kini kita bersiap untuk menjadi seorang kakek dan nenek"!


Bu Wati tersenyum penuh kebahagiaan


Bram membisikkan sesuatu ke telinga harum, sehingga wanita cantik itu merona merah wajah nya


" apakah harus malam ini juga Bram?" harum menatap kerja wajah suaminya


Bram tak menjawab , kecupan panjang pun di darat kan ke bibir tipis harum


" akun tak akan melewatkan malam ini sayang"!


Bram menatap nakal harum


harum mengigit bibirnya,entah mengapa dia merasa takut


sedangkan dia tau Bram tak akan melepaskan malam ini


bagaimana kelanjutan nya kk


bersambung

__ADS_1


__ADS_2