
harum pun membersihkan dirinya terdahulu, sebelum dia naik ketempat tidur
sementara Bram sudah rebahan di atas kasurnya
dia menunggu harum selesai mandi
" ayolah sayang"! mau berapa lama lagi kamu didalam sana ?" Bram berteriak tak sabar
harum tersenyum mendengar suaminya sudah tak sabar menunggu malam pertama mereka
harum keluar kamar mandi hanya mengunakan handuk kecil yang menutupi sebagian badan nya
Bram yang melihat itu langsung bangun dari tempat tidur nya
dan menghampiri harum
" kau cantik sekali sayang"! Bram langsung membopong tubuh harum keatas tempat tidur
di rebahkan nya tubuh itu, harum menatap Bram dengan malu
Bram langsung mencium bibir tipis harum
tangan nya langsung membuka handuk yang menutupi tubuh isterinya
seakan Bram tak ingin melewatkan waktu barang sedetik pun
di ciumin tubuh harum hingga wanita itu tak mampu melawan,harum hanya pasrah menerima perlakuan mesra yang memabukkan dari Bram
beberapa kecupan pun di darat kan oleh Bram di leher harum yang putih mulus itu
hingga meninggal beberapa tanda merah
malam itu Bram dan harum melakukan berkali kali kenikmatan hingga menjelang pagi
tak ada yang ingin mengganggu kedua pengantin baru itu
bahkan tadi Nico sempat datang ,tapi tuan Andika melarang Nico untuk kekamar Bram
agar Bram dan harum tak terbangun
akhirnya Nico pun pamit pergi kekantor sendiri
tuan Andika menugaskan Nico untuk mengatur acara Bram hari ini
karena kemungkinan Bram akan berangkat ke kantor agak kesiangan
jam sepuluh siang Bram baru terbangun dia melihat harum masih tergeletak di samping nya dengan senyum tipis di bibirnya
Bram menatap wajah istri nya
Bram mengusap lembut wajah harum
" i love you sayangku"! jangan pernah tinggalkan aku"!
Bram mengecup kening istrinya, sebelum dia beranjak bangun dari tempat tidur nya
harum terbangun dari tidurnya, karena mendengar suara air di kamar mandi
badan nya sakit semua
dia pun menatap jam yang ada di dinding kamar nya
" ya ampun"! harum kaget sendiri melihat jam menunjukkan angka sepuluh
dengan terburu buru harum menyiapkan baju untuk suaminya berangkat ke kantor
Bram sudah selesai mandi dan melihat harum sedang menyiapkan pakaian untuk nya
" mas "! maaf kan aku ya"! aku bangun kesiangan"! harum menatap kearah Bram dengan lesu
Bram mengecup kening istrinya
" kalau kamu masih mengantuk"! tidur lah sayang"!
Bram tersenyum mesra kepada isterinya
harum menggeleng pelan
" mas"! boleh aku kerumah mamah?"
__ADS_1
Bram menggeleng pelan
" nanti sore saja sayaang"! bareng aku ya"!
harum pun mengerti
Bram pamit berangkat ke kantor, harum mengantarkan nya hingga ke luar rumah
" mas kamu tak sarapan dulu?"
Bram menggeleng
" nanti aku sarapan di kantor saja"! kasihan Nico"!
Bram mengecup bibir harum ,lalu masuk kedalam mobilnya dan pergi meninggalkan harum
pak Mul ketua pelayan di rumah tuan Andika itu pun menghampiri harum
dengan sopan dia bertanya
sarapan apa yang harum mau
" aku minta segelas susu hangat dan roti tawar saja pak"!
pak Mul tersenyum dan berpamitan untuk menyuruh pelayan lain membawa kan pesanan nona nya
ini hari pertama harum menjadi isteri dari Bramantyo
seorang pengusaha muda yang sukses
harum tersenyum kecil
" aku seperti mimpi"! tapi nyata"!
harum berbicara sendiri
" nak"! tiba tiba tuan Andika sudah berdiri di samping harum, yang sedang sarapan
" kenapa kamu tak sarapan di dalam saja ?"
tuan Andika menatap harum lembut, karena harum sarapan di taman belakang
" papah "! harum mencium pipi tuan Adika lembut
harum mengikuti gaya Bram saat bertemu papah nya , selalu mencium pipi papah nya tanda sayang
' aku ingin disini pah"! lebih segar"!
tuan Andika mangut mangut kecil
" jika kamu perlu sesuatu "! panggil saja pak Mul"! dia ketua pelayan disini"! dia yang akan melayani kamu"!
harum tersenyum mendengar kan tuan Andika memberi tau kan semua yang ada di rumah itu
didalam hari harum berkata
" sungguh hidup di rumah ini "! seperti di istana"! semuanya serba ada"!
" kapan kalian akan bulan madu?" tuan Andika mengagetkan harum dengan pertanyaan bulan madu
karena dia dan Bram belum berbicara akan hal itu
" saya dan mas Bram belum berpikir untuk bulan madu pah"!
tuan Andika menatap tajam kearah harum
" aku sudah ingin punya cucu nak"! sebelum aku mati "! aku ingin melihat anak nya Bram"!
tuan Andika berkata tegas
hal itu seperti sebuah permintaan
selesai berbicara dengan tuan Andika harum menuju kamarnya ,dan menelpon sahabat nya Hana untuk datang ke rumah mertuanya
terdengar dari seberang sana Hana menanyakan kesehatan harum
dan Hana menyanggupi untuk datang kerumah Bram
tak berapa lama Hana pun telah tiba di rumahnya Bram
__ADS_1
di antaranya Hana kekamar nya harum
Hana memeluk sahabatnya penuh kerinduan
" ada kabar apa dari mu rum?" apakah kamu sudah akan memberikan aku keponakan?"
harum melotot dan mencubit pipi Hana
" aku ingin cepat punya anak Hana"!
tiba tiba harum berkata polos
Hana menatap tajam kearah harum
" berati kamu harus lebih giat dengan Bram"!
Hana berkata penuh semangat
" bagaimana dengan kamu anah ?" apakah sudah ada lelaki yang meluluh hati mu ?"
harum menatap curiga
Hana hanya terdiam
" seperti aku masih asyik dengan kesendirian ku rum"! Hana berkata lirih
harum merangkul sahabat nya
" jangan bicara seperti itu"! aku pun ingin cepat cepat melihat kamu menikah anah"!
Hana cemberut mendengar ucapan harum
walaupun sesungguhnya saat ini dia pun ingin seperti apa yang di bicarakan harum
Nico memberi tau kan Bram kalau hari ini dia harus ketemu sama tuan Han
salah satu kliennya dari cina
" seperti nya kamu sudah lupa dengan si Han itu Bram?'
Nico tersenyum penuh arti
masih ingat betul bagaimana tuan Han itu dulu pernah menawarkan Ade nya nona Ling untuk menjadi istri Bram
tapi pada saat itu Bram tak pernah menanggapi ucapan tuan Han
dan saat Bram menikah dengan harum pun tuan Han justeru tak tau akan hal itu
" kapan tuan Han akan tiba co?" Bram bertanya tanpa menoleh kearah Nico
mata nya sibuk melihat map merah yang ada di depan nya
" kalau tak salah lusa dia akan ke Indonesia"! dan pasti nya bersama Ade nya "! nona Ling yang cantik"!
Nico menggoda Bram
Bram hanya tersenyum tipis
" saat ini aku sudah punya istri co"! tak ada waktu kamu menggoda ku"!
Bram berbicara sambil melempar kan buku kecil kepada Nico
Nico mengambil buku kecil yang di lemparkan Bram
" coba kamu baca tulisan didalam nya co?"semoga kamu tak kaget membaca nya"!
Bram tertawa renyah
Bram cemberut saat mengenali buku kecil itu
itu adalah buku saku yang suka di bawa Nico dulu
saat Nico masih kuliah
dan disitu juga curhatan Nico saat dia sedang naksir seorang dosen cantik masih keturunan Batak
nah bersambung ya KK
di tunggu klik dan vote nya ya
__ADS_1
terimakasih