
dokter menghampiri harum dan nico.
"maaf bu"!bapak nya sudahmeninggal "!harum menangis sesunggukan, hatinya amat sedih.
dia mesti kehilangan papahmertua nya dan suaminya bram.
"kamu harus kuat harum"!harum terdiam.
tak berapa lama bu wati dan bu odah pun tiba di rumah sakit,kedua nya menangis melihat mayat laila dan bram.
"ya allah laila anak ku"!bu odah menangis meraung meratapi laila.
"sudabi bibi "!semua nya sudah tenang"!laila sudah pergi meninggalkan kita "!harum memeluk bu odah .
"harum maaf kan laila ya nak"!kamu anak yang baik"harum mengangguk pelan.
"aku sudah memaafkan laila kok bibi "!aku sudah ikhlas dengan semua yang terjadi dengan ku"bu wati memeluk harum erat,dan mencium kening putri nya.
"kamu memang sangat luar biasa rum"!semoga kamu bisa bahagia bersama dengan anak anak mu"!harum mengangguk pelan.
acara pemakaman pun di laksanakan hari itu juga,bu odah menatap batu nisan laila dengan berlinang air mata.
"laila tak ibu sangka nak"!usia mu cuma sampai disini nak"!nico mendekati bu odah .
"bu jangan menangis terus"!kasihan laila nya"lebih baik ayokk kita pulang "!kasihan sila dan putri bu"nico menuntun bu odah untuk meninggal kan makam laila.
sementara itu harum tersenyum tipis menatap putri dan sila yang ada di dalam gendongan pengasuh nya.
__ADS_1
dan menatap dekati kedua anak itu.
"sila dan putri sekarang tinggal sama mamah takut akan tinggal sama sama dengan dede andika"!putri mengangguk setuju.
bu wati nengecup pipi andika yang tertidur didalam gendongan pengasuh nya.
sepanjang perjalanan pulang harum terdiam tak banyak bicara.
dia masih tidak percaya dengan kejadian yang menimpa nya itu.
seperti nya bram terlalu cepat meninggal nya dia dan andika.
tapi harum berpikir, mungkin allah punya rencana yang lebih indah.
mobil harum dan rombongan telah sampai di rumah tuan andika.
kini tinggal nico dan bu wati dan bu odah.
bu wati menatap kearah harum yang masih terlihat sangat lelah dan sedih.
"rum"!apa kelanjutan yang akan kamu ambil nak?" harum tersenyum mendengar ucapan bu wati.
"bu sesuai ucapan papah andika"!harum akan menikah dengan nico "!bu wati kaget mendengar ucapan harum.
"nico bagaimana dengan kamu?" nico tersenyum dan mengangguk pasti.
"saya pun sama dengan harum bu"!akan menjalankan amanah dari papah "!kedua nya saling bertatapan.
__ADS_1
harum mengangguk kecil kepada nico.
"terimakasih ya nic"!nico mengangguk pelan.
"kapan kamu akan melangsungkan pernikahan kalian ?"mata bu wati menatap tajam kearah nico.
"kami akan melangsungkan pernikahan kami dua bulan kemudian mah"!harum menatap nico.
"kenapa sebegitu lama rum?"mamah takut akan ada hal yang tidak baik "!harum terdiam.
"banyak yang perlu kami persiapkan kan mah"!nico menatap penuh arti kepada harum.
"baik lah mamah akan menunggu kabar baik dari kalian berdua"!selesai berbicara bu wati bangun dan meninggalkan mereka berdua.
harum menatap nico tajam.
"terimakasih ya nic"!kamu sudah mau kompak dengan aku"!nico tersenyum manis.
"rum"!apakah kamu yakin akan menikah dengan aku?"mata nico menatap kedalam mata harum yang teduh.
harum terdiam dan menarik nafas nya panjang.
"ya nic"!aku rasa kamu lelaki yang baik"!yang di pilih kan papah untuk aku"!nico memegang erat tangan harum.
"rum aku janji "!tidak akan aku biarkan air mata itu menetes lagi di pipi mu itu"!harum mengangguk kecil.
bersambung kk
__ADS_1