
Nico merasa salah tingkah, dia merasa apa yang telah hilang, kini kembali lagi.
entah perasa gila macam apa ini.
hati Nico merasa tak karuan, hanya karena canda dan tawa Hana.
mobil itu berhenti tepat di ujung gang rumah Hana, Hana pun turun dari mobil Nico.
gadis itu tersenyum manis kearah Nico.
" terimakasih atas tumpangan nya mas Nico" Hana pun berlalu meninggalkan Nico yang masih terdiam didalam mobil nya.
hati nya bergetar hebat, saat menatap senyum manis milik Hana.
sementara Hana pun berjalan meninggalkan Nico, hatinya pun berharap , akan ada pertemuan lagi dengan Nico.
malam itu Bram sengaja' tak ingin tertidur lebih awal, dia sengaja menyelesaikan pekerjaan kantor nya terlebih dahulu.
esok dia mau ajak harum jalan jalan.
sudah lama dia dan harum tak keluar , sejak harum hamil.
harum terbangun dari tidurnya, dia merasakan Bram tak di samping nya.
harum pun keluar mencari nya di ruang kerja milik Bram.
karena lampu di ruangan itu masih menyalah.
" sayang" kamu belum tidur?" harum mendekati Bram yang tampak sedang sibuk dengan komputer nya.
menyadari akan ada nya harum , Bram berhenti dan tersenyum kearah harum
" kenapa kamu terbangun istriku?" Bram melihat harum masih mengantuk.
" aku merasakan tak ada kamu di samping ku mas"! harum merangkul pundak Bram manja.
Bram mencium tangan harum lembut, Bram mematikan komputer nya, dan menarik harum agar terduduk di pangkuan nya.
di kecup nya bibir harum , harum mendesah menikmati kecupan Bram.
Bram mengigit kecil bibir harum , dan mulai membuka kancing baju milik harum.
dan mengecup mesra buah dada milik harum, hingga meninggal warna merah disana.
__ADS_1
" sayang" maaf kan aku"! harum berbisik lirih, Bram menatap harum mesra.
Bram menutup bibir harum dengan kecupan nya yang panjang.
hingga wanita itu hanya terdiam dan menikmati.
semua baju harum dan Bram berserakan di lantai kerja milik Bram.
malam itu Bram berulang kali melakukan nya di ruang kerja milik Bram.
hingga mereka berdua kelelahan dan tertidur di sofa ruang kerja Bram.
pagi pagi pak Mul masuk keruangan kerja Bram, maksudnya ingin merapikan ruang itu
karena dia tau Bram semalam habis dari situ.
alangkah terkejutnya pak Mul saat membuka pintu ruang kerja itu, pak Mul pun menutup kembali ruang kerja itu
pak Mul geleng geleng kepala dengan ulah tuan mudanya itu.
tuan Andika menyuruh pak Mul untuk membangun kan Bram, tapi dengan malu malu , pak Mul memberi tahu kan .
kalau tuan mudanya, semalam tertidur di ruang kerja bersama dengan nona.
tuan Andika paham maksud pak Mul, dia pun tersenyum senyum dengan ulah anak semata wayangnya itu.
Bram dan harum terbangun karena mendengar suara telepon dari hp milik Bram.
keduanya kaget, karena mereka tak sadar.
tertidur di ruang kerja.
harum tersenyum geli melihat keadaan Bram, Bram melotot melihat isterinya mentertawakan nya,.
" ada apa sayang?" Bram minta di beri tahu apa yang aneh di dirinya.
" maaf ya sayang" leher kamu banyak sekali merah nya"! harum tersipu malu, sedang Bram tersenyum bahagia.
" ini tanda dari isteri ku" yang dia berikan semalam"! Bram membopong tubuh harum , meninggalkan ruang kerjanya.
di luar ruangan Bram bertemu dengan para pelayan yang memandang nya , namun buru buru menunduk kan kepala karena tak berani menatap Bram.
Bram membopong harum sampai kamarnya.
__ADS_1
dan memanggil pelayan nya ,untuk di siapkan sarapan untuk mereka berdua.
" kamu tidak kerja mas?" harum bertanya saat sarapan , Bram menggeleng sambil terus mengunyah makanan nya
" hari ini aku mau ajak kamu keluar sayang" sudah lama juga kita tidak jalan jalan"! Bram menerangkan maksudnya.
harum tersenyum senang.
Nico yang telah tiba di rumah tuan Andika , langsung menuju ruang makan.
karena pelayan memberi tahu kan , kalau tuan mudanya dan nona nya, sedang sarapan.
Nico menyapa kedua suami istri itu, dan duduk di depan Bram.
" kamu sudah sarapan co?" Bram menatap sahabatnya itu.
" sebetulnya aku sudah sarapan" tapi melihat kalian berdua sarapan dengan nikmat" aku jadi lapar lagi"! Bram tertawa ,sambil melempar tisu kearah Nico.
harum cuma tersenyum manis melihat ulah kedua sahabat itu.
" kamu gak berangkat ke kantor Bram?' Nico bertanya sambil mengunyah roti .
" tidak co" aku mau ajak jalan jalan isteri ku"! Bram memandang mesra harum.
Nico paham" okelah" selamat bersenang-senang " semoga kalian bahagia"!
selesai sarapan Bram pamit kepada tuan Andika, keduanya pun bergandengan tangan menuju mobil.
setelah kepergian nya , tuan Andika berbicara dengan Nico di ruang tamu.
" aku berharap harum segera hamil kembali" ! tuan Andika menatap Nico, yang duduk di samping tuan Andika.
Nico yang tau pasti , kalau harum tak mungkin hamil lagi.
merasa tak enak hati, dengan keinginan tuan Andika itu.
" doakan saja pah" apalagi Bram seperti nya sangat mencintai harum pah"! Nico mulai mengingat tuan Andika.
tuan Andika mengkerut kan kening nya, seakan ada yang dia pikirkan.
" aku akan menyuruh Bram dan harum untuk berbulan madu nak" seperti nya dengan cara itu " harum akan hamil lagi"!
tuan Andika tampak antusias sekali dengan cara bulan madu.
__ADS_1
kita tunggu kelanjutannya ya KK.