Kesetiaan Seorang Isteri

Kesetiaan Seorang Isteri
bab(25)


__ADS_3

nico menghentikan mobilnya di depan rumah harum.


harum turun dari mobil nya ,bu odah segera memeluk harum dan menangis, harum menatap bu odah tajam.


"ada apa bi dengan mamah?"bu odah mengajak harum masuk,disana telah banyak para tetangga yang duduk


harum semakin bingung, dan bu odah mengajak harum masuk kedalam kamar.


harum melihat bu wati terbaring di atas tempat tidur nya dengan di tutupi kain .


harum berteriakkencang, dan berlari menuju tempat tidur ,di peluk nya mayat bu wati dengan erat .


"mamah bangun mah"!jangan tinggal kan harum mah"!bu odah memeluk harum dari belakang.


"maaf kan harum mah"!harum tidak ada di saat mamah butuh kan"!nico yang sudah berada didalam kamar bu wati menghampiri harum.


"rum "!kamu harus ikhlas ya"!kita doa kan saja yang terbaik untuk mamah"!harum memeluk nico erat,dia menangis didalam pelukan nico.


nico tersenyum tipis.


dia merasa bahagia akhirnya harum bisa memeluk nya.


acara pemakaman bu wati pun di laksanakan, harum dan nico mengantarkan bu wati ketempat peristirahatan nya yang terakhir.

__ADS_1


bu odah mengajak harum untuk meninggal makam,karena matahari sudah akan terbenam.


didalam perjalan menuju rumah harum,nico membiarkan harum terdiam,karena dia tau saat ini harum sedang merasakan kehilangan.


"rum"!kita sudah sampai di rumah mamah"!nico menatap kearah harum yang masih terlihat menangis.


"terimakasih ya nic"!kamu telah menemani aku seharian ini"!nico tersenyum dan memegang tangan harum.


"kamu jangan bicara kaya gitu rum"!aku suka kok menemani kamu "!bahkan kalau kamu mau "aku akan menemani mu di sisa hidup mu rum"!harum terdiam dengan ucapan nico.


"maaf kan aku nico"!untuk saat ini aku tidak mau bicara soal pribadi aku dulu"!aku masih merasa kehilangan mamah"!nico terdiam dengan ucapan harum.


harum menulis pesan untuk hana,dan memberi Tahu kan, kalau mamah nya meninggal.


tentu saja hal ini membuat hana kaget,dan merasa ingin tau kenapa bisa.


"rum kamu hati hati ya"!entah kenapa aku merasa tidak enak hati "!saat mendengar mamah meninggal"harum menggiyah kan ucapan hana.


nico mengikuti harum yang turun dari mobil nya.


"rum kamu mau pulang atau bermalam disini?"harum tersenyum kecut kearah nico.


"aku sudah bilang sama pengasuh nya andika dan putri"!kalau malam ini aku.mau bermalam disini "jadi nanti mereka akan di antar kesini"!nico tersenyum, dia pura pura senang di depan harum.

__ADS_1


"kalau begitu aku pamit pulang dulu ya rum"!aku harus mepersiap kan urusan kantor rum"!harum mengangguk pelan.


sementara itu hana menghubungi vino sahabat bram ,yang memang no nya pernah di minta dari harum.


vino yang menerima no tak di kenal merasa tak respon,akhirnya hana mengirim pesan.


yang bunyinya.


"vino "!,ini aku sahabat harum"!telah terjadi kecelakaan yang menewaskan kan bram,dan banyak hal penting yang ingin aku bicarakan sama kamu"vino yang membaca isi pesan itu ternyata adalah hana segera menyanggupi, dan akhirnya hana memberi tahu kan alamatnya saat ini.


hana menatap bray dan menuju ke penginapan yang ada di daerah itu,sambil menunggu vino.


"paman"!aku merasa curiga aja ini "!bray menatap harum dan dia tersenyum.


"susah ya kalau bicara dengan seorang jaksa penuntut"!pasti selalu penuh curiga dan penyelidikan "!,hana tersenyum menatap kearah paman nya.


"aku serius paman"!apalagi harum dapat tlp dari bram"!itu jelas bram paman"!bray terdiam dan mulai ikut berpikir.


"kita akan buktikan semua nya paman"!dan tadi harum memberi tau kan kalau mamah nya meninggal "!bray kaget mendengar ucapan hana.


"innalillahi "!kenapa kita tidak pulang hana?" aku ingin melihat keadaan harum saat ini nah"!hana tersenyum.


"kalau paman saya sama harum kita mesti bermain cantik paman"!kalau kita balik lagi saat ini untuk menemui harum"!sudah pasti kita akan ketahuan paman "!bray menatap hana bingung.

__ADS_1


"jujur hana aku tak paham ini "!hana terdiam dan menatap ponsel nya menunggu tlp dari vino.


bersambung kk


__ADS_2