Kesetiaan Seorang Isteri

Kesetiaan Seorang Isteri
bab(8)


__ADS_3

Bram menatap kearah harum meminta pendapat harum.


harum menggeleng pelan


"tidak mah"! walaupun aku masih cinta sama Bram"! bukan berarti dengan mudah nya Bram balik lagi dengan aku"! Bram menatap kearah Bu Wati, seakan meminta Bu wati yang berbicara kepada harum.


"harum"! kasihan anak kamu rum"! kamu tau bagaimana kedepannya untuk anak kamu"harum menangis.


"mah aku wanita mah"! saat ini Bram telah mempunyai istri"! walaupun saat ini Bram dan Laila belum nikah resmi"! tapi status mereka suami istri"! Bram menunduk mendengar ucapan harum.


"Bram pulang lah kamu"! kasihan Laila "pasti dia menunggu kamu pulang"! harum meninggalkan Bram yang masih duduk bersama dengan Bu Wati.


Bu Wati tersenyum kearah Bram.


"Bram ibu rasa kamu cukup tau"mana yang mesti kamu lakukan"! Bram mengganguk pelan.


Bram pun mohon pamit ,Bu Wati mengganguk pelan.


saat di jalan arah pulang Bram di TLP lagi oleh tuan Andika, untuk datang kerumahnya tuan Andika.


mobil Bram pun menuju kediaman tuan Andika.


sementara itu Laila yang sedang menggendong sial mulai gelisah,di lirik nya jam sudah menunjukkan jam enam sore,tapi Bram Belum juga sampai rumah.


"dimana kamu mas?" Laila mengambil ponsel nya dan mencoba menghubungi Bram.


tapi tidak nyambung.

__ADS_1


Laila semakin gelisah.


"apakah dia dan harum akan kembali lagi"mas aku tidak mau kamu balikan lagi dengan harum mas"!Laila menangis.


sila yang ada didalam gendongan Laila menatap wajah Laila bingung.


tapi namanya bocah cuma bisa melotot doang gak bisa bicara apa-apa.


"sila"! jika papah mu lupa akan pulang"mamah akan antarkan kamu ketempat orang yang mengambil papah mu dari kamu nak"! sila menatap Laila yang menangis,tanpa bicara apa-apa.


Bram pun telah tiba di rumahnya tuan Andika,di lihatnya papah nya sedang menunggu nya di sofa depan rumahnya.


Bram segera turun dari mobilnya,dan mendekati papah nya.


"malam pah"! Bram mencium pipi papah nya.


"Bram "! kamu tau kenapa kamu papah panggil kesini?" Bram menggeleng pelan.


tuan Andika menatap tajam kearah bram.


"papah mau kamu balikan lagi Ama harum"dan papah mau kamu melakukan apapun yang harum mau"! asalkan harum mau kembali lagi bersama mu Bram"Bram menatap papah nya dengan lesu.


"pah"! sebelum papah bicara seperti ini "Bram sudah berbicara sama harum"! tapi dia tidak mau sama aku lagi pah"! tuan Andika menatap tidak percaya dengan ucapan Bram.


"aku tau pasti papah tidak akan percaya dengan ucapan aku"! tapi aku bicara jujur pah"!tuan Andika menggeleng pelan.


"apakah kamu tau apa jenis kelamin anak harum?" Bram mengganguk.

__ADS_1


"laki laki pah"! tuan Andika terlihat sangat gembira.


"papah tidak mau tau Bram"! pokoknya papah mau harum dan anak nya tinggal lagi di rumah ini"!Bram kaget,dia tau pasti permintaan harum.


Bram mesti tinggalkan Laila, sedang kan Laila saat ini telah memberikan nya dua orang anak.


"Bram "! anak laki laki itu sangat lah penting untuk kelangsungan keluarga Bram"! Bram terdiam.


"jadi mau tidak mau kamu mesti ceraikan Laila Bram"! dan kembali lah bersama harum"dia lebih pantas untuk kamu"Bram terdiam, karena dia tidak tega untuk meninggalkan Laila.


Bram mohon pamit kepada tuan Andika,dan langsung pulang.


sepanjang perjalanan pulang,Bram terus memikirkan tentang ucapan papah nya.


untuk Bram meninggalkan Laila.


tak berapa lama Bram pun sudah sampai di rumahnya Laila.


dengan cepat Laila keluar dan membuka kan pintu untuk Bram.


"mas"! kemana aja kamu mas?" aku tlp kenapa tidak aktif?"Bram tersenyum lesu.


"maaf ya sayang"! tadi hp aku lowbat jadi gak bisa tau kamu tlp"! Laila mengganguk pelan.


"bagaimana acara pemakaman papah nya mba harum mas?" Bram tersenyum dan mencium kening Laila.


"sayang"! aku lelah sekali"! aku mau langsung mandi ya"! Laila mengganguk pelan.

__ADS_1


bersambung kk


__ADS_2