
Bram merasa Dang Ding dung , menanti wanita wanita yang akan di bawa oleh pak Adi itu.
dia takut memilih nya salah , dan harum akan menuduh nya yang tidak tidak, seperti nya dua sahabat nya itu paham , apa yang sedang di pikirkan oleh Bram.
vino tersenyum , di pegang nya tangan Bram, lalu menepuk nya.
" santai saja lah " kamu cari saja yang cantik" agar tak malu jika di ajak jalan"! canda vino menggoda Bram.
Bram hanya tersenyum kecut , hatinya benar benar gelisah
tak berapa lama seorang wanita datang membawakan Napa berisi kan tea hangat dan rebus singkong.
" silahkan di makan dan di minum mas"! wanita muda itu pun pergi kebelakang kembali.
Nico mencubit tangan Bram, dan matanya memandang meledek kearah nya, Bram tersenyum masem.
" kamu lihat Bram cwe tadi" cantik kan"! aku yakin perempuan disini cantik cantik" ! canda Nico.
tak berapa lama pak Adi datang dengan beberapa orang wanita muda, yang cantik dan manis.
mereka semua tersenyum manis kearah ketiga lelaki tampan itu.
pak Adi maju mendekati Bram , dan berbisik pelan.
" silahkan tuan pilih " kalau tidak cocok nanti saya cari kan lagi"! sambung pak Adi.
Bram menatap wanita wanita itu , semua tersenyum menggoda nya, dan terlihat sudah terbiasa dengan lelaki.
Bram terdiam tak ada respon, melihat hal itu vino maju kedepan dah berbisik pelan kepada pak Adi.
" Carikan yang lain pak" sepertinya teman saya tidak mau dengan yang ini"! pak Adi mangut mangut paham.
" baik lah tuan " tunggu sebentar ya tuan" saya akan hubungi teman saya " yang ada di kampung sebelah"! pak Adi pun menyuruh wanita wanita itu keluar.
setelah mengantar kan wanita wanita itu pak Adi masuk lagi kedalam, duduk bersama sama dengan Bram dan kedua sahabatnya itu.
" tuan maaf " sebenarnya wanita seperti apa yang tuan cari?" pak Adi bertanya hati hati , takut menyinggung Bram.
Bram tersenyum ramah, dan menceritakan wanita yang dia mau, pak Adi mangut mangut.
" kalau itu mah ada disini juga tuan" saya pikir tuan mencari wanita yang cantik dan seksi"! pak Adi berkata bercanda.
" waduh pak Adi" isterinya Bram itu udh cantik pak" ! pak nya dia cari yang seperti itu"! Nico tertawa terbahak-bahak.
yang di ikuti oleh vino..
" saya akan kerumah nya wanita itu dulu ya tuan" tuan santai saja dulu disini"! selesai berkata pak Adi pun pergi meninggalkan Bram .
setelah kepergian pak Adi , Nico menatap kearah Bram tak mengerti dengan selera yang dia mau Bram.
__ADS_1
" sumpah Bram" apa maksud nya coba'! kamu minta wanita yang seperti itu?' Nico menatap Bram dengan bingung.
Bram tersenyum kecut.
" co " aku kesini bukan untuk mencari wanita"! tapi mencari wanita yang mau melahirkan anak " buat aku dan harum"! tegas Bram .
vino mangut mangut mendengar ucapan Bram.
sementara itu pak Adi , mendatangi sebuah rumah yang letaknya ada di kaki gunung .pak Adi membuka pagar bambu yang menjadi pagar rumahnya.
dengan sopan pak Adi mengucapkan salam, tak beberapa lama keluar lah seorang wanita separuh baya membalas salam pak Adi.
" si Laila ada mak ?" tanya pak Adi.
" ada pak "! ada apa ya pak?" si emak bertanya sambil menatap pak Adi.
" ada orang yang mencari istri emak"! pak Adi menjawab lugas.
" sementara emak panggil kan dulu si Laila nya"! emak pun masuk kedalam rumahnya, tak berapa lama keluar lah sinemak bersama wanita muda yang berwajah cukup manis dan berambut ikal bergelombang.
" ada apa pak Adi"! suara lembut dari Laila mengagetkan pak Adi .
" ini nenk ada orang mau mencari istri kontrak"! Laila memandang pak Adi , lalu terdiam.
" gimana nenk mau gak?" orang nya tampan dan kaya nenk"! pak Adi merayu Laila.
" pak " aku punya syarat untuk lelaki itu " jika dia mau menjadikan aku istrinya"! Laila menatap emak nya dalam dalam.
" gini aja nenk "! nenk ketemu aja dulu Ama tuh orangnya" setelah itu terserah nenk"! pak Adi menjelaskan.
akhirnya Laila pun setuju, dia pun ikut kerumahnya pak Adi.
tak berapa lama pak Adi dan Laila pun telah sampai di rumahnya pak Adi.
pak Adi mengajak Laila masuk untuk bertemu dengan Bram, Laila masuk mengikuti pak Adi.
" tuan" ini kah wanita yang anda mau?" pak Adi bertanya dengan sopan kepada Bram.
Bram menatap tajam kearah wanita yang ada di depan nya itu.
seorang wanita berkulit coklat, dan rambut ikal bergelombang, dan mata bulat.
Bram tersenyum, dan mengganguk pelan.
pak Adi memperkenalkan Laila dengan Bram .
Laila gugup di depan Bram , seorang lelaki tampan yang sangat Gagah ingin menjadi kan nya isteri kontrak nya.
Bram tersenyum, melihat Laila terbengong melihat Bram.
__ADS_1
" kamu mau jadi istri kontrak ku?" Bram bertanya sambil tersenyum manis, Laila terdiam mendengar pertanyaan dari Bram.
" kamu mau tidak menjadi istri kontrak saya?" Bram mengulang pertanyaan nya lagi.
pak Adi mencolek Laila yang terdiam, dan Laila menatap kearah Bram.
" maaf " saya mau menikah dengan mas" tapi saya minta syarat"! terdengar lirih suara Laila.
Nico menatap wanita itu bengong.
" hai siapa nama kamu tadi?" Nico berkata agak keras, membuat Laila gemetar.
" Laila nama saya"! jawab Laila gemetar.
" ya kamu Laila" kamu minta syarat?" gak salah"! Nico berkata meledek.
Bram menepuk pundak Nico agar diam.
" syarat nya apa Laila?" Bram berkata lembut, dan matanya menatap kearah Laila .
" aku cuma minta" mas mau membawa adik aku berontak kerumah sakit besar"! Laila menunduk sedih, ada butiran air mata disana.
Bram menarik nafas nya dalam , dia tersenyum lembut.
" baik lah " aku akan bawa adik kamu untuk berobat hingga sembuh"! Laila menatap senang kearah Bram .
" terimakasih mas" baik lah aku mau jadi istri kontrak kamu mas"! Laila kegirangan.
" tapi aku mesti bicara serius dulu dengan orang tua mu " ! di rumah mu "! Bram berkata tegas.
Laila mengganguk setuju, Bram pun pamit kepada pak Adi untuk kerumahnya orang tua Laila.
tapi sebelum pergi , Bram memberikan pak Adi uang di amplop coklat.
pak Adi terlihat sangat puas dan pemberian Bram.
" nanti acaranya " tolong pak Adi yang atur ya" ! vino menegaskan kepada pak Adi , pak Adi mengangguk paham.
mobil Bram pun pergi meninggalkan rumah pak Adi , menuju rumah Laila yang ada di kaki gunung.
Laila menuju rumah yang berwarna putih.
mobil berhenti pas di depan rumah Laila,
Laila turun dan masuk kedalam rumahnya, tak berapa lama keluar lagi dengan seorang wanita separuh baya.
bersambung ya KK
di tunggu komentar nya ya kk
__ADS_1