Kesetiaan Seorang Isteri

Kesetiaan Seorang Isteri
Kawin kontrak (2)


__ADS_3

Laila memperkenalkan Bram kepada emak, wanita itu menyuruh Bram dan sahabat nya untuk masuk ke dalam rumah nya.


Bram menceritakan semuanya tentang dirinya dan juga harum.


emaknya Laila terdiam, seakan berat untuk memberikan keputusan., di tatapnya wajah Laila yang tertunduk, seakan Laila pun sedang berpikir .


Bram tersenyum , lalu dia membuka suara .


" jika Laila dan ibu setuju" saya akan menikahi kontrak Laila" dan segala keperluan Laila serta ibu dan anak ibu yang sakit " menjadi tanggung jawab saya"! Bram berkata tegas.


" dan ada satu lagi"! setelah Laila melahirkan anak saya" dia akan saya kasih uang sebesar 500 juta "! Bram berkata lembut.


Laila menatap kearah Bram , dia seakan ingin melihat ada kah kebohongan dari ucapan Bram tadi., tapi dia tak menemukan nya.


" baiklah aku mau" tapi apa yang sudah kamu ucap" tadi dengan ku " tolong di tempati"! Laila berkata tegas , di pegang nya tangan emak nya erat.


" Laila" emak nya memeluk erat Laila , seakan merasakan apa yang telah di lakukan oleh Laila, adalah demi keluarga semata.


" emak " izinkan Laila melakukan nya"! Laila berbisik lirih di telinga emak nya., wanita tua itu pun menangis.


" kalau begitu besok saya dan Laila akan menikah kontrak ibu"! sambung Bram .


" baik lah nak" semoga semuanya berjalan lancar"! emaknya Laila memeluk erat Laila.


setelah selesai berbicara dengan emaknya Laila, Bram mohon pamit dari rumah Laila, dia ingin memberi tahukan semua nya kepada harum lewat ponsel nya, nanti di vila tempat nya menginap.


malam itu juga Bram memberi tahukan kepada harum, bahwa dia telah dapat wanita yang mau mengandung anak nya, harum merasa bahagia, sampai dia menagis mendengar ucapan Bram.


akhirnya pagi itu , Bram dan Laila menikah kontrak di rumah nya Laila, di saksikan oleh sahabat sahabat nya Bram.


selesai acara Bram menyuruh Nico untuk pulang lebih dahulu, dan menjemput harum.


Nico bingung, dengan ucapan Bram.

__ADS_1


" gimana si kamu Bram?" kan kamu mau bulan madu dong Ama Laila"! canda Nico, yang di balas tonjokan Bram di tangan Nico.


membuat lelaki itu berteriak kesakitan.


" udh lah " kamu turutin aja mau nya aku"! tegas Bram kepada Nico, kalau udh begini Nico gak berani lagi bercanda.


sementara itu vino pun siang ini mohon pamit dengan Bram, karena dia pun harus mengurus usaha dagangnya.


maklum vino adalah seorang wirausaha muda yang cukup sukses .


Laila di ajak oleh Bram untuk tinggal di vila nya malam itu.


" besok kita bawa adik kamu ke rumah sakit terbesar di kota ini" agar segera mendapatkan perawatan"! Bram menatap kearah Laila.


Laila mengganguk setuju.


malam itu hujan cukup lebat , Laila sejak tadi sore sudah berdandan secantik mungkin, agar Bram nanti bisa memuji nya., tapi dari tadi sore selepas shalat isya, Bram sibuk depan ponsel nya , maklum CEO kan harus tau perkembangan perusahaan nya bagaimana.


di lihatnya oleh Laila Bram masih asyikk duduk di depan tv, dengan cepat Laila membawakan Bram tea hangat dan cemilan yang ada di dalam kulkas.


Bram.


" kamu suka film apa Laila?" Bram bertanya lembut, Laila yang di tanya malah gelagapan.


" aaaku suka apa aja"! sekenanya Laila menjawab, hal itu membuat Bram tertawa geli.


" aduh mas " kamu jangan ketawa dong " aku gak kuat liat nya" batin Laila berkata dalam hati.


" kamu lucu ya Laila "! masa semua program kaamu suka"! Bram tersenyum kearah Laila.


malam itu tak ada yang terjadi apa pun kepada Laila, karena Bram tertidur di kursi , sementara Laila di kamar nya.


pagi itu Laila bangun lebih awal dari Bram, Laila membuat kan sarapan dan susu hangat buat Bram.

__ADS_1


" apa kah istrinya mas Bram cantik banget ya?" sampai sampai mas Bram gak mau menyentuh aku"! Laila berkata sendiri di depan cermin.


selesai mandi Laila membangun kan Bram untuk sarapan, Bram tersebut manis dan mengucapkan selamat pagi kepada Laila.


Laila tertenguh, baru kali ini dia mendengar ada yang mengucapkan selamat pagi kepadanya., dan orang itu sangat lah tampan.


" aku mau mandi dulu ya Laila" nanti kita sarapan bareng"! selesai berbicara, Bram meninggalkan Laila untuk mandi.


tak berapa lama Bram sudah ada di meja makan, wangi tubuh Bram membuat Laila semakin jatuh hati.


" Laila " maaf ya " atas kejadian semalam"! Bram membuka omongan di meja makan.


Laila menatap Bram , aneh orang ini" harus nya kan aku yang minta maaf" kok malah dia " ! batin Laila berkata .


Laila tersenyum lebar, melihat Bram makan dengan lahap nya.


" waduh nasi goreng kamu enak banget Laila"! Bram memuji Laila, hal itu membuat Laila salah tingkah.


" oh ia Laila" nanti siang harum isteri ku akan datang" dia ingin Tinggal disini juga"! semoga kamu bisa akrab ya"! Bram menjelaskan tentang kedatangan harum nanti bersama Nico.


Bram mengajak Laila untuk belanja ke mall terbesar di kota itu, dan Laila di paksa nya untuk memiliki pakaian yang bagus bagus, agar esok saat di ajak ke pesta tak malu.


Laila amat ragu saat mengambil sepatu mewah yang ada di toko itu., karena melihat harganya terlalu tinggi untuk ukuran dia.


Bram yang melihatnya langsung mengambil sepatu itu, dan memberikan nya kepada pelayan toko nya.


" mas " sepatu itu mahal sekali mas"! aku bisa cari yang murah saja"! pinta Laila, Bram tersenyum melihat Laila yang lugu.


" sudah lah kamu gak usah berpikir masalah harga ya"! ayo kita ke salon "! Bram mengajak Laila untuk ke salon., Laila bingung, Bram menjelaskan bahwa Laila harus merubah penampilan nya , agar bisa seimbang dengan harum, itu Bram lakukan , karena harum yang meminta nya.


mendengar kan itu Laila pun paham, dalam hati dia bingung, apa kah ada wanita sebaik harum", dia bahkan rela suaminya menikah kontrak" dengan wanita lain"! pikiran Laila tak sampai kesitu dia sudah pusing.


Bram membawa Laila ke salon terbaik di kota itu, dan menyuruh membuat penampilan Laila berbeda dari sekarang, lebih cantik dan alami.

__ADS_1


bersambung ya KK


__ADS_2