Kesetiaan Seorang Isteri

Kesetiaan Seorang Isteri
bab(19)


__ADS_3

laila dan papah nya doni pun menuju rumah makan,yang ada didaerah situ.


mata papah nya doni tampa sengaja menatap kearah hana.


dan tatapan mata mereka beradu.


papah nya doni tersenyum kearah hana,yang dibalas dengan malu malu oleh hana.


doni begitu manja dengan hana,dan itu semua tidak luput dari penglihatan papah nya doni.


"terimakasih ya kamu sudah membuat doni senang"hana tersenyum.


"aku juga senang bisa memberikan perhatian kecil terhadap doni"!papah nya doni memberikan kartu namanya kepada hana.


"tolong hubungi saya ya"!tatapan mata papah nya doni berharap.


hana tersenyum dan mengagumkan kepala nya.


mereka pun berpisah di taman itu.


hana menatap kepergian mobil papah nya doni sampai menghilang.


sementara itu harum sedang bermain dengan andika kecil,senyum harum selalu mengembang dari bibirnya yang mungil.


"sayang mamah"!bram yang melihat tingkah harum segera mendekati harum,dan memeluknya dari belakang.


"sayang "!sudah lama aku tidak bercinta dengan kamu "!harum menatap bram dan tersenyum manis.


"bram"!ada andika disini tuh"!bram menatap andika yang sedang tiduran sambil menendang nendang.


andika baru berusia lima bulan.


tapi tubuh nya sangat sehat.


"sayang "!ayokk lah"!bram tidak sabar lagi,dia pun menggendong tubuh harum keatas tempat tidur nya.


bibir mereka pun saling beradu.


resah nafas harum memenuhi ruang itu.

__ADS_1


rintihan dan desah kenikmatan pun terdengar sangat menggoda.


bram terus memacu tubuhnya dengan alunan irama yang sangat lembut, harum terpejam menikmati nya.


hingga berulang kali bram menikmati nya.


dan akhirnya mereka terkulai lemas.


bram memeluk tubuh harum dan menggecup pungung harum hingga merah.


"aku selalu cinta dengan mu sayang "!dan tidak akan aku ulangi kebodohan ku yang sama"!harum memeluk tubuh bram erat.


"semoga apa yang kamu ucapan itu benar bram"bram menggecup bibir harum mesra.


"aku janji sayang "!harum mengangguk mesra.


"kamu tau sayang ?"harum menggeleng manja.


bram tersenyum dan nengecup bibir harum.


"papah itu benar"!kamu adalah kehidupan ku"dan jujur saja mungkin aku pernah bodoh karena telah mengecewakan mu"!harum terdiam, sakit memang jika harum mesti mengingat penghianatan bram terhadap dirinya.


tapi harum mencoba melupakan semua itu,demi anak nya .


"aku hanya ingin kamu berubah bram"!dan bukan sekedar kata"!yang membuat aku terlena"!bram memegang tangan harum.


"ya sayang "!demi anak kita"!harum merebahkan kepalanya di dada bram.


bahagia itu masih belum dibilang sempurna, karena harum belum tau kedepan nya sikap bram seperti apa.


sementara itu laila sedang duduk sambil memangku sila putri bungsu nya.


"sila sayang "!badan kamu panas nak"!laila terlihat cemas dan segera memanggil mamah nya.


dengan terburu buru buru odah mengedong sila,dan laila membawa mobilnya kearah rumah sakit.


"laila " sila panasnya tinggi sekali nak"!bu odah tampak cemas.


dengan kecepatan yang tinggi laila membawa mobilnya ,untung rumah sakitnya tidak begitu jauh dari tempat tinggal laila.

__ADS_1


dengan cepat sila di masukan ke ruangan UGD.


laila menangis dengan perasaan yang penuh rasa takut.


"laila kamu tidak menghubungi nak bram?" laila terdiam,laila merasa malas untuk menghubungi bram.


karena sejak bram balik lagi dengan harum,bram jarang sekali melihat anak mereka.


"sudah lah bu gak usah"!laila masih sanggup mengatasi nya"!ibu tenang aja ya"!,laila mencoba membesarkan hati nya sendiri.


walaupun sejujurnya dia pun amat takut.


tak berapa lama dokter keluar dari dalam ruangan.


dengan cepat laila menghampiri dokter tersebut.


"maaf dokter"!bagaimana keadaan anak saya?! dokter itu terdiam sesaat.


"maaf bu "!anak ibu mesti di rawat disini "!karena keadaan masih sangat lemah"!laila terlihat tidak mampu lagi menahan air matanya.


"tapi anak saya tidak ada penyakit yang berbahaya kan dok?"dokter itu tersenyum.


"anak ibu ada kelainan di jantung nya "!seperti nya ini ada faktor keturunan juga ya bu?" laila terdiam dia amat bingung.


"maaf dokter saya dan mamah saya tidak punya penyakit jantung "!dokter itu tersenyum.


"tenang bu"!putri ibu sehat cuma ada kelainan di jantung nya"!ya kemungkinan ada keturunan dari papah nya"! laila terdiam mendengar penjelasan dari dokter.


"boleh saya melihat anak saya dok?"dokter itu pun menyuruh laila dan bu odah untuk menunggu.


"ibu tunggu saja sampai si adek nya di pindahkan ke kamar ya"!akhirnya laila mengangguk setuju.


bu odah tidak sabar untuk tidak menelpon bram.


tanpa sepengetahuan laila bu odah menghubungi bram.


"hallo"!suara bram dari seberang sana.


"halo nak bram"!ini ibu nak"!bu odah memberi tahu kan,kalau sila masuk rumah sakit.

__ADS_1


bram terdengar sangat terkejut, dan bram pun akan datang ke rumah sakit itu.


bersambung kk


__ADS_2