Kesetiaan Seorang Isteri

Kesetiaan Seorang Isteri
ada rasa


__ADS_3

vino mengajak Yuliana sarapan bareng


Yuliana tau kalau vino tak mencintai nya, mungkin hanya karena bayi ini, vino mau menikahi siri dirinya.


lagi lagi Yuliana menarik nafasnya panjang, ada rasa sakit , tapi dia harus tau diri.


vino lelaki berjiwa besar , yang sudah mau menarik nya dari lembah hitam, dan menjadi kan bayi nya anak vino.


sampai disitu hati Yuliana menangis, jujur dia mulai mencintai vino.


vino melirik Yuliana yang sedang melamun, sedang memikirkan apa dia, padahal jelas jelas keperluan nya sudah aku cukupin. batin vino.


" kau tau " orang hamil itu tidak boleh banyak melamun"! vino menoleh kearah Yuliana yang kaget dengan ucapan nya.


" maaf koh" aku gak melamun kok"! Yuliana berbohong.


" ya sudah" kalau begitu kamu habiskan sarapan mu"! nanti aku mau keluar dulu"! sudah dua hari aku tak melihat mamah"! vino menjelaskan.


Yuliana menatap sedih, dia ingin ikut , tapi tak berani bicara, karena dia sadar, tak mungkin juga vino mau mengajak nya.


" kalau kamu ingin keluar rumah" hati hati ya"! mungkin kamu bosan ada di dalam apartemen terus"! vino menatap Yuliana.


Yuliana tersenyum kecut, orang seperti nya bosan?" sudah pasti bosan karena tidak ada kamu koh, Yuliana menjawab dalam hati.


" tidak koh"! aku menunggu kokoh aja di sini"! jawab bodoh yang Yuliana keluar kan, walaupun hatinya ingin ikut.


vino meninggalkan Yuliana yang terduduk di ruang tv.


vino pergi kerumah mamah nya, yang memang sudah dua hari tidak di lihat.


di percepat laju mobilnya, menebus keramaian kota.


Yuliana merasa bingung apa yang mesti dia lakukan , duduk saja atau dia pergi membeli kebutuhan nya .


akhirnya Yuliana memutuskan pergi , untuk sekedar menunggu waktu vino pulang.


dengan cepat dia memesan taksi online.


berangkat lah Yuliana ke salon langganan nya.

__ADS_1


" hai cin " udh lama gak datang"! sapa pelayan salon , yang memang sudah akrab dengan Yuliana.


Yuliana tersenyum melihat sapa nya.


" gw denger sih " loh katanya nikah ya?" pelayan itu bertanya lagi , sambil mengelus Elus rambut Yuliana.


" mau di apain ini rambut ?" pelayan itu bertanya lagi.


" seperti biasa " gw minta di rapihkan aja"! Yuliana berkata singkat.


hari itu tak banyak yang di lakukan Yuliana, Selian di salon .


sementara itu vino sudah sampai di rumah mamahnya.


" mamah lagi apa?" vino melihat mamah nya sedang ada di dapur, tau siapa yang menyapa nya , mamah nya vino langsung memeluk putra nya itu.


" kamu kemana aja dua hari Vin?" mamah kangen nak"! mamah nya mencium pipi vino.


maklum vino anak satu satunya.


dan mamah nya vino seorang janda.


mamah nya vino menatap tajam kearah vino.


" Vin " kamu sungguh hebat nak" kamu mau mengakui anak itu"! walaupun itu bukan darah daging mu"! mamah nya memeluk vino erat.


" mamah tidak marah sama vino?'' vino menatap mamah nya pasrah.


mamah nya vino mencium kening vino penuh kasih.


" tak ada alasan untuk mamah marah sama kamu" mamah bangga justru sama kamu"! vino memeluk mamah nya dengan sayang.


" makasih ya mah"! sudah mau mengerti akan vino"! vino mencium pipi mamah nya.


" kapan kamu mau bawa anak itu kesini?" mamah nya menatap kearah vino.


vino terdiam, dia tak mau terlalu dalam membawa Yulian , kedalam keluarga nya.


seperti nya mamah nya paham , apa yang sedang di pikirkan oleh vino.

__ADS_1


" sayang" dia kan akan menjadi mamah dari anak kamu"! sewajarnya dia kenal dengan mamah "! mamah nya vino tersenyum manis.


" ayolah mamah " aku tak ada hati dengan nya"! aku cuma merasa kasihan" dengan bayi yang ada didalam perut nya"! vino menjelaskan kepada mamah nya.


mamah nya vino tau benar kalau vino begitu mencintai Amelia, walaupun Amelia telah meninggal nya.


" sayang " mamah percaya cinta itu rumit"! mamah nya vino pergi , meninggalkan vino .


yang sedang duduk di meja makan.


sementara itu, Yuliana yang ada di dalam kamar tidur nya.


menatap wajahnya erat erat di kaca, lalu dia menangis, mengapa dunia tak adil baginya" mengapa.


Yuliana mendengar suara pintu di ketuk dari luar.


dengan cepat Yuliana menuju pintu .


di bukanya pintu rumahnya, dan dia melihat vino berdiri disana, dengan membawa keperluan bulanan untuk Yulian.


" bantu aku"! vino berkata pelan, dengan cepat Yuliana mengambil plastik bawaan di tangan vino.


" maaf kan aku koh"! tadi aku keluar sebentar"! Yuliana menjelaskan kemana tadi dia pergi.


vino menatap sekilas lalu sibuk merapikan barang-barang yang tadi dia beli.


Yuliana cuma cemberut sendiri, mana mungkin dia perduli Ama aku" aku kan bukan orang yang penting buat dia, batin Yulian.


" kamu sudah makan?" vino berkata lembut.


Yuliana kaget, ternyata vino perhatian juga sama dia.


" kasihan anak kamu" cepat makan "! vino memberikan Yuliana satu kotak makanan yang dia bawa dari rumah mamah nya.


kita tunggu kelanjutannya ya KK


sampai saat ini aku belum dapat komentar atau vote.


tolong bantu ya

__ADS_1


__ADS_2