Kesetiaan Seorang Isteri

Kesetiaan Seorang Isteri
berbagi suami


__ADS_3

dokter memberi tahukan kalau Laila positif hamil, hati Bram amat gembira., tanpa sadar dia memeluk Laila di depan dokter.


Laila menikmatinya nya, bahkan Laila balas pelukan Bram., saat Bram sadar , Bram melepaskan pelukannya.


Bram meminta maaf kepada Laila karena khilaf, dan Laila bersikap biasa saja.


sepanjang perjalanan arah pulang Bram selalu terkesan memanjakan Laila.


dan hal itu membuat Laila bahagia.


hujan turun dengan lebatnya, geluduk pun terdengar bersahutan, Bram amat cemas dengan keadaan harum ,dia berpikir apakah harum sudah pulang atau masih di rumah mamahnya.


tapi belum sempat Bram menelpon harum, harum sudah terlebih dahulu memberi tahukan, kalau dia menginap di rumah mamahnya., dan harum meminta Bram untuk menemani Laila.


Bram memaksa ingin menjemput harum, namun harum menolak nya, dia bilang kasihan Laila yang sedang hamil.


hati Bram merasa bersedih dengan sikap harum , yang begitu pengertian terhadap nya.


di tempat yang berbeda harum menangis didalam kamarnya, dia menjerit, hati siapa yg rela membiarkan suaminya tidur dengan wanita lain.


tapi dia tak berdaya, semuanya demi Bram.


karena dirinya tak bisa memberikan Bram anak.


" aku tak boleh egois" Laila sudah baik" dia mau memberikan anaknya untuk aku dan Bram " ! harum berbicara sendiri didalam kamar nya.


malam itu harum tertidur dengan hati berdoa untuk kebahagiaan Bram .

__ADS_1


Laila menatap Bram yang sedang duduk melihat tv ,Laila tau pasti Bram sedang gelisah memikirkan harum., betapa bahagianya harum, dia begitu spesial di hati Bram, seakan tak ada yang lebih berharga didalam hati Bram ,selain harum.


" kesini lah"! Bram memanggil Laila yang sedang berdiri di depan pintu kamarnya, Bram menggeser duduknya ,agar Laila duduk di sampingnya.


" kamu sedang memikirkan apa ?" Bram memandang Laila, Laila cuma menggeleng pelan., kepalanya disandarkan di pundak Bram, Bram membiarkan nya , hati Laila begitu nyaman .


" mas" Laila memanggil pelan, Bram menoleh kearah Laila.


" ada apa ?" Bram tersenyum manis., ya ampun senyum mu itu Bram " Laila berkata di dalam hati..


" aku kan sekarang sedang hamil mas" apa kah aku boleh meminta sesuatu?" Laila menatap kearah Bram .


" memang kamu mau minta apa?" Bram tersenyum manis, membuat Laila salah tingkah .


" aku ingin merasakan bulan madu mas"! Laila berkata pelan , dia takut Bram marah., Bram terdiam mendengar ucapan Laila.


" karena aku belum pernah merasakan nya" dan ini anak pertama untuk aku"! Laila berkta sambil memainkan jarinya, dia tak berani menatap kearah Bram.


" Laila maafkan aku" bukan aku tak mau " tapi aku mesti menjaga perasaan harum juga" kamu pasti tau lah "! Bram menjelaskan ,agar Laila mengerti.


" ya aku paham mas" aku yang minta maaf mas"seharusnya aku tak pantas berkata seperti itu "! Laila menunduk.


" bukan itu Laila" bagaimana kalau kita pergi bersama dengan harum" agar pulang dari bulan madu itu " harum bisa langsung berpura pura hamil" usul Bram , Laila setuju dengan usul Bram.


" baiklah besok aku bicara dengan harum "! Bram tersenyum bahagia.


malam itu terlewati tanpa kejadian yang spesial, karena pikiran Bram Hanya tertuju kepada harum, hal itu membuat Laila kecewa.

__ADS_1


dan dia menangis didalam hati nya.


" aku terlalu bodoh " kenapa juga berharap lebih dari Bram ' sedangkan dia cuma menikah dengan ku secara kontrak" itu pun demi seorang anak" batin Laila.


pagi itu tuan Andika menelpon harum , menanyakan tentang Bram, akhirnya harum berbohong ,bahwa dia dan Bram menginap di rumah mamahnya.


akhirnya tuan Andika percaya, pagi itu harus segera menelpon Bram dan meminta nya untuk menjemput nya, karena tuan Andika tadi menanyakan tentang dirinya.


Bram segera bangun dan pergi kekamar mandi, di lihatnya Laila masih tertidur pulas .


" Laila bangun" sudah pagi '! Bram membangun kan Laila yang masih tertidur, berlahan-lahan Laila membuka matanya , dan melihat Bram sudah duduk di samping tempat tidur nya , dengan pakaian rapih.


' kamu mau kemana mas ?" Laila bangun dan terduduk di tempat tidur.


" aku mau jemput harum " susu dan roti bakar untuk sarapan kamu " sudah aku buat kan "! Bram tersenyum manis.


Laila mengganguk pelan , Bram mendekati Laila dan mencium kening Laila, hati Laila amat senang, sudah tiga bulan mereka bersama ., baru kali ini Bram mencium kening nya.


di lihatnya Bram yang sudah keluar dari pintu rumahnya, hati girang setengah mati.


ciuman pertama dari Bram , batin Laila.


Bram memacu laju mobilnya dengan kecepatan sedang, tak berapa lama dia pun sudah sampai di rumah mamahnya harum, di lihat istri sudah menunggunya di depan rumah, senyum manis harum menyambut kedatangan nya, mata indah harum selalu memancarkan kasih .


di kecup nya kening harum penuh cinta, harum mencium tangan Bram .


" kita pulang sayang"! Bram menatap mesra kearah harum , harum mengganguk pasti.

__ADS_1


bersambung kk


__ADS_2