
Yuliana membuka kotak tempat makan itu, dan mulai memakan makanannya.
mata nya melotot .
" sumpah koh" ini makanan enak banget"! Yuliana memakan habis , makanan yang tadi di bawa vino
vino menara Yuliana, wanita itu, mengapa bisa dia mau menerima wanita itu" batin vino penuh tanda tanya.
Yuliana yang tau sedang di perhatikan oleh vino, segera menatap kearah vino.
" kokoh kenapa?" apa kah kokoh belum makan ya?" maaf ya koh aku habiskan makanan nya"! Yuliana terlihat merasa bersalah.
" aku sudah makan tadi " vino berkata datar.
Yuliana cuma bengong , melihat vino pergi meninggalkan nya kekamar.
malam itu hujan lebat , tiba tiba lampu mati .
Yuliana menjerit ketakutan.
dengan cepat vino menyalahkan senter.
di pelukannya tubuh Yuliana, dan Yuliana terdiam didalam pelukan vino.
ada kehangatan disana .
" koh" Yuliana memanggil pelan, di lihatnya vino yang memeluk nya sambil memejamkan mata nya.
" ada apa?" suara vino pelan , terdengar setengah mengantuk.
" apa kah kamu mempunyai wanita yang spesial?" Yuliana menatap ke wajah vino.
" tak usah Bicara masalah itu"! aku malas membahas nya"! vino pun menutup wajahnya dengan bantal.
Yuliana merasa bersalah dengan pertanyaan nya, dia pun dengan perasaan tak enak, membenamkan wajahnya kedalam pelukan vino.
malam itu Yulian tertidur didalam pelukan vino, hingga pagi menjelang.
Yuliana bangun lebih awal dari pada vino, dia menatap wajah vino yang tertidur pulas .
di pandang wajah itu, bibi itu sangat mempesona ku" batin Yulian.
dengan mesra Yuliana mengecup mesra bibir vino, dia lihatnya lagi wajah vino.
dia masih tertidur pulas.
di kecup lagi bibir vino, dan dia pun berkata lirih.
" aku sadar siapa aku koh" dan aku tak mungkin berharap kamu bisa mencintai ku" Yulian menatap wajah vino , takut lelaki itu terbangun, tapi vino masih terlelap dalam tidurnya.
__ADS_1
" asal kamu tau koh" aku mulai mencintaimu " sejak kamu mau menerima aku dan anakku" i Love you koh"! Yuliana mengecup bibir vino mesra.
dan meninggalkan vino yang terlelap, Yuliana segera pergi kekamar mandi.
sepeninggal Yuliana , mata vino terbuka, dia mengusap bibir yang tadi di kecup Yuliana.
vino pun tersenyum, entah kenapa dia suka dengan kalimat yang tadi di ucapkan Yuliana.
tiba tiba pintu kamar mandi terbuka, Yuliana melihat vino sudah terduduk di pinggir tempat tidur.
" pagi koh" Yuliana menatap vino, uhu wajah itu tampan sekali" walaupun dia baru bangun tidur" batin Yulian.
" kenapa kamu bengong disitu?" vino menatap Yuliana yang berdiri mematung di depan kamar mandi.
dengan malu, Yuliana pun berlalu dari situ.
hari hari berlalu dengan cepat, tak ada kata cinta terucap dari bibir vino, walaupun itu sangat di harapkan oleh Yuliana.
sampai di suatu hari Yuliana di ajak kerumah mamah vino.
hati Yuliana bahagia sekali, karena baru kali itu dia di ajak kerumah orang tuanya vino.
" apakah mamah mau bertemu dengan aku koh?" aku takut"! Yuliana tampak ragu.
," tenang aja" mamah ku itu sangat baik"! vino menjelaskan tentang mamah nya kepada Yuliana.
" koh " mamah suka masakan apa?" Yuliana menatap wajah vino manis.
'" kamu mau masak disana?" vino bertanya sambil mengendarai mobil.
" ya " tapi takut mamah gak suka"! Yuliana berkata polos.
vino menatap kearah Yuliana sekilas, wanita ini mampu menghilangkan rasa rindu nya terhadap Amelia.
mobil vino berhenti di depan gang rumah, vino mengajak Yuliana jalan .
sampai lah dia di rumah vino, yang di sambut oleh senyum wanita setengah baya.
" apa kabar nya Yuliana sayang,?" mamah vino merangkul Yuliana penuh kasih.
Yuliana sempat kaget dengan sikap ramah , dari mamahnya vino.
tak pernah terpikirkan oleh nya, kalau sikap mamanya vino, akan akrab ini.
" ayokk sini masuk nak"! mamah vino mengajak Yuliana masuk dan mereka duduk di ruang tamu.
" mah " terimakasih ya mamah udh mau menerima Yuliana"! Yuliana mencium tangan mamah nya vino.
mamah nya vino merangkul Yuliana , dan menyuruh nya duduk di sampingnya.
__ADS_1
" sudah berapa bulan kehamilan mu nak? mamah nya vino memegang perut Yuliana yang sudah terlihat besar.
Yuliana tersenyum, dan menatap kearah vino.
" sudah bulan nya mah"! Yuliana menunduk, mamah nya vino mencium pipi Yuliana.
" sayang" kamu harus banyak istirahat ya" jaga kesehatan "! vino tersebut melihat sikap mamah nya.
terlihat sekali kalau mamah nya sangat menginginkan seorang cucu.
" Vin " malam ini kalian bermalam disini ya?' mamah ingin di temani kalian"! Yulian menatap vino, meminta persetujuan dengan nya.
" baik lah mah" vino akan bermalam disini"! Yuliana tanpa sadar memeluk vino dan mencium pipi nya.
tentu saja vino kaget , tapi tak berbuat apa apa, dia malah menikmati perlakuan Yuliana.
senyum tipis terlihat dari bibirnya vino.
dan hal itu terlihat oleh mamah nya vino.
malam itu di habiskan oleh mereka saling bercerita, tapi tiba-tiba Yuliana merintih kesakitan, perut nya mules.
" apakah kamu akan melahirkan nak?" mamah nya vino gugup.
" cepat Vin " ayokk kita bawa ke rumah bersalin.
Yuliana di bawa oleh vino kerumah bersalin harapan bunda.
Tampak di depan pintu kamar bersalin mamanya vino dan vino terlihat cemas menunggu.
selang tak lama dokter pun keluar, senyum manis terlihat dari sang dokter.
" selamat pak" anak pak telah lahir"! dokter menjabat tangan vino.
" terimakasih dok" apa jenis kelamin anak saya do" vino tak sabar.
dokter pun tersenyum.
" perempuan pak"!
nah bersambung kk
sampai saat ini saya belum dapat komentar .
saya tidak tau kalian suka atau tidak
tapi saya ucapkan terimakasih telah membantu saya untuk lebih semangat menulis
terimakasih
__ADS_1