Kesetiaan Seorang Isteri

Kesetiaan Seorang Isteri
bertamu


__ADS_3

tuan Andika tampak cemas, karena semalam Bram dan harum tak pulang.


dan di hubungi ponsel milik Bram tak menyambung kan.


pagi itu tuan Andika sudah duduk di ruang tamu, dia sengaja menunggu Bram.


muka nya tampak terlihat cemas.


" tuan silahkan " pak Mul menyediakan minuman hangat dan kue kering kesukaan tuan Andika.


terdengar tarikan nafas tuan Andika.


tapi pak Mul tak berani bertanya, karena dia tau, pasti tuan Andika tidak tertidur dengan nyenyak semalam.


tak berapa lama terdengar suara mobil milik Bram, tuan Andika terlihat gembira.


hatinya mulai senang , karena Bram baik baik saja.


" pagi papah"! Bram mencium pipi papah nya.


tuan Andika menyuruh Bram dan harum duduk.


Bram paham dengan kebiasaan papahnya dari dulu, kalau tak ada kabar dari nya.


pasti papah nya akan bertanya dengan detail.


" kenapa ponsel kamu tak aktif kemaren malam Bram?" tuan Andika menatap tajam kearah Bram.


" tenang pah?" maaf kan Bram" buka nya di matikan pah"! Bram berusaha membela diri,tapi tuan Andika tak terima alasan apapun.


" kamu tau'" kenapa papah selalu marah jika ponsel kamu mati?" tuan Andika terdiam, dan mulai raut wajahnya sedih.


Bram pun memeluk papah nya, dan merasa bersalah, memang selama ini , papa nya lah selalu ada di saat Bram masih kecil.


" Bram" papa gak mau kejadian itu terulang" coba lah pahami papah"! tuan Andika mengusap air matanya.


harum merasa kaget melihat tuan Andika menangis, orang sekuat mertua nya bisa menangis.


pasti ada kejadian yang sangat dia takut kan , dan kecemasan itu, Sangat terlihat di matanya.


" maaf kan Bram pah"! Bram merasa bersalah, tuan Andika pun mengusap kepala anak nya.


" kamu tau Bram?" sejak kejadian kecelakaan itu" papah tak bisa tenang " jika kamu jauh tanpa ada kabar"!


harum pun paham betapa tuan Andika begitu menyayangi Bram ,putra semata wayangnya itu.


bahkan dia sampai tak mau menikah lagi, hanya karena ingin kasih dan perhatian nya untuk Bram.

__ADS_1


sore itu Bram dan harum pergi kerumahnya vino.


alamat rumahnya masih rumah yang lama, dulu Bram sering main ke rumahnya vino.


saat mereka masih sama sama SMP.


mobil Bram berjalan dengan cepat menebus jalan kota, dan sampai di gang arah rumah vino.


mobil tak bisa masuk, terpaksa Bram menaruh mobil nya di pinggir jalan.


" ayo sayang" ! Bram mengandeng tangan harum , menuju rumah vino.


rumah itu masih sama, tak ada yang berubah.


Bram membuka gerbang rumahnya vino, yang memang tak di kunci.


kungkung menyalak kencang , dia tau kalau Bram adalah orang baru.


harum bersembunyi di belakang badan Bram.


karena mendekati kungkung menyalak terus, akhirnya mamahnya vino keluar sambil menggendong anak kecil.


" hai kungkung besik"! kungkung adalah anjing kesayangan vino , dia akan selalu menyalak jika tak kenal dengan orang itu.


" sore Tante"! Bram menyapa mamanya vino yang tampak bengong melihat Bram.


" saya Bram Tante"! teman vino SMP dulu"! Bram menjelaskan.


" OOO ya ya" maaf ya Tante lupa" ayokk silahkan masuk"! vino sudah ceritakan semua Ama Tante"!


Bram mengandeng harum masuk.


" ayokk silahkan duduk Bram" ini pasti isteri kamu ya Bram?" cantik"! harum memperkenalkan diri nya kepada mamah nya vino.


" sebentar ya Tante panggilkan dulu vino nya"! mamah nya vino masuk kedalam kamar vino,tak berapa lama vino pun keluar.


" maaf ya Bram"! saya ketiduran tadi"! vino tersenyum


" masih aja penyakit lama mu itu" kalau kena bantal langsung tidur"! Bram dan vino tertawa lepas.


" itu tadi Ade kamu yang kecil Vin?" Bram memandang kearah vino.


vino terdiam sesaat, lalu menggeleng.


" itu anak saya Bram" ! dari hasil nikah kontrak"!


Bram kaget dengan ucapan vino, begitu pun harum.

__ADS_1


" maksudnya kamu gimana Vin?" Bram ingin jelas .


vino pun menceritakan semuanya.


vino dan Amelia telah menikah cukup lama, karena vino setelah lulus kuliah , langsung menikah.


karena mamah nya ingin mempunyai seorang cucu, apalagi sejak kematian papahnya , mamanya vino selalu kesepian.


maka menikah lah vino dengan seorang gadis pilihan mamah nya , Amelia.


gadis keturunan cina, karena orang tua vino sendiri masih ada keturunan cina nya.


Amelia gadis yang cantik , dia pun pintar dalam berkerja.


karir nya lebih tinggi di bandingkan vino di perusahaan mereka berkerja.


awalnya Amelia menolak perjodohan itu, tetapi mengingat ada jasa orang tua vino pada keluarganya, akhirnya dia pun menerima.


saat pertemuan pertama vino dan Amelia, ada rasa saling ketertarikan satu sama lain nya.


sehingga tak begitu sulit untuk mereka saling akrab.


akhirnya mereka pun menikah, kehidupan vino bahagia , karena Amelia seorang istri yang baik.


dia selalu bangun lebih awal sebelum vino, dan menyiapkan kebutuhan vino.


mamah nya vino pun telah menggap Amelia bukan seorang menantu.


tapi anaknya.


sampai datang berita bahagia, Amelia mengatakan kalau dirinya sedang hamil,vino pun amat bahagia.


apalagi mamah nya.


" akhirnya mamah akan punya cucu nak"! mamah nya vino mencium pipi Amelia bahagia.


" terimakasih ya nak"! kamu udh mau kasih Mama cucu "!


Amelia memeluk mamahnya vino penuh kasih.


" mamah gak usah bilang gitu"! aku bahagia kok " bisa kasih Koko anak"! Amelia memandang vino mesra.


vino pun tersenyum bahagia.


di rangkul nya kedua wanita kesayangan nya itu.


bersambung kk

__ADS_1


jangan lupa ya klik dan komentar nya


__ADS_2