
bram mulai mencoba memasang jebakan dalam kata,untuk memastikan bahwa yang saat ini sedang bersama nya itu bukan lah nico sahabat nya ,sekaligus saudara angkat nya.
"kau tau nico pada saat itu papah begitu senang melihat kamu "!dan dia sangar ingin kan kamu menjadi anak nya"!bram memperhatikan wajah nico yang tampak mulai bingung dan agak kaku.
"aku hampir lupa akan cerita itu bram"!brmulai sadar bahwa orang yang sedang bersama nya ini, bukan lah nico.
bram mulai mengingat tentang nico.
"bram"!aku mau mengajak kamu dan harum untuk liburan bareng "!bram tau arah kemana inti dari omongan nico ini.
"tapi tidak akan seru sekarang ini nic "!nico menatap tajam kearah bram.
"kenapa kamu bicara seperti itu?" bram tersenyum dalam hati,dia semakin yakin ini bukan nico,lalu nico yang asli kemana?"
bram mulai cemas mengingat akan nico.
"ya nic"!waktu dulu kan saat kita liburan bareng sama laila juga"!nico terlihat mulai agak gugup.
"aku rasa tak butuh dia"!bram heran kenapa nico bicara dia,bukan kah laila sudah mati.
lagi lagi bram mulai mendapatkan titik terang.
tiba tiba bu odah datang dan membawa kan roti bakar,terlihat bu odah menatap nico sesaat,lalu pergi lagi.
"nic"!aku mau ada rapat hari ini"!jadi nanti kita akan bicara lagi ok"!nico berdiri dan menatap tak suka kepada bram.
bram paham ,tapi bram tak menghiraukan semua itu.
"ok aku permisi "!nico pun pergi meninggalkan bram yang menatap nico curiga.
__ADS_1
setelah kepergian nico bram segera mengajak harum untuk menyusul hana.
"rum andika dan putri ajak aja"!biar kita tenang"harum pun mengikuti ucapan bram.
sementara itu hana dan bray telah sampai di rumah orang tua nico, rumah nico sangat sederhana.
kedua orang tua nico menyambut kedatangan hana dan bray dengan baik.
hana menanyakan keberadaan nico.
kedua orang tua nico menatap hana dan bray dengan tatapan mata sedih.
dan hal ini membuat hana dan bray bingung.
"ada apa bu dengan nico?"ibu nico menangis dan memeluk hana.
"sudah hampir satu bulan lebih nico tidak sadar kan diri nak"!hana kaget mendengar ucapan ibu nya nico.
bray menatap hana tak percaya.
"boleh saya melihat nico bu"!ibu nya nico mengajak hana dan bray ke rumah sakit di daerah itu.
hana merasa sedih melihat keadaan nico yang berbaring tak bergerak.
bray segera menghubungi bram untuk datang ke rumah sakit tersebut.
ibu nya nico menceritakan kalau sebelum nya nico di temukan oleh seorang wanita cantik, dan wanita itu mengantar nico ke rumah ibu nya.
hana mencoba menebak siapa orang itu.
__ADS_1
dan sejak saat nico tak sadar kan diri.
jarak antara kota bram dan orang tua nico lumayan jauh.
jadi hana dan bray terpaksa menunggu bram di rumah sakit.
tak berapa lama kemudian akhirnya bram datang bersama harum dan anak anak nya.
hana menceritakan semuanya, harum kaget begitu pun bram.
harum menangis sedih melihat keadaan nico.
akhirnya harum dan hana memutuskan untuk menginap di rumah orang tua nya nico.
agar dapat menceritakan kenyataan yang terjadi saat ini.
ke pada orang tua nya nico.
"jadi siapa orang yang mengaku ngaku sebagai nico bram?" bram menggenggam tangan harum.
"sabar sayang "!kita pasti bisa menemukan siapa dia tapi kita harus waspada "!karena kita tidak tau siapa dia?"
hana setuju dengan ucapan bram.
tiba tiba hana menatap bram tajam.
"maaf mas"!aku curiga juga dengan bu odah dan laila"karena kita tidak tau apa yang terjadi ini"karena aku yakin mas"!ini tidak akan seorang diri"!pasti ada dalang nya dari kejadian ini"!bram mengangguk setuju.
bersambung kk
__ADS_1