Kesetiaan Seorang Isteri

Kesetiaan Seorang Isteri
wanita spesial


__ADS_3

Laila memandang wajahnya di cermin , dia hampir tak percaya, kalau yang di cermin itu memang wajah nya., Laila menghampiri Bram yang sejak tadi sabar menunggu .


senyum manis Laila menghiasi bibirnya, Bram sendiri merasa kaget melihat perubahan pada Laila., hampir saja Bram tak mengenali Laila.


kalau tak di sapa terlebih dahulu oleh Laila.


" kita cepat pulang"! harum dan Niko sudah ada di vila"! Laila mengganguk.


Bram mengemudi kan mobil nya dengan kecepatan sedang, tak berapa lama sampai lah mereka di vila itu.


Bram segera keluar dari dalam mobilnya, dan perguruan masuk ruang,. dengan cepat Bram memeluk harum , mencium pipi wanita itu.


" aku kangen banget sama kamu sayang"! Bram mengecup bibir harum mesra, harum pun memeluk leher Bram .


cukup lama mereka berciuman, sampai Nico berdehem sebanyak tiga kali, karena Nico merasa risi melihatnya.


" nanti aja kalian lanjutkan"! timpal Nico bercanda., harum pun tersenyum manis, dan mata harum menatap Laila, yang mungkin sejak tadi pula ada disitu., berati Laila pun melihat apa yang tadi di lakukan oleh nya.


harum tersenyum ramah terhadap Laila, yang berdiri memandang nya.


" hallo Laila" ! harum menyapa Laila ramah.,Laila membalas sapa dari harum dengan ramah pula.


Bram menghampiri Laila .


" Laila ini harum isteri ku"! Laila menyalami tangan harum , dan harum menjabat tangan Laila dengan hangat.


" terimakasih ya"; Kamu sudah mau menjadi isteri dari suami ku" ! Laila kaget dan benar benar tak percaya, ada wanita seperti harum.


sore itu juga Nico pamit , dia kembali, karena esok banyak tugas disana, bram' menjabat tangan sahabat nya itu dengan erat.


" tolong urusan yang kecil kamu yang selesai kan co" dua hari lagi aku akan pulang ke sana"! Nico mengiyakan.


Bram mengajak harum untuk berbelanja, kebutuhan selama dua hari mereka disana,.harum menatap kearah Laila .


" kamu.mau ikut Laila ?" harum menatap kearah Laila , yang duduk di ruang TV, Laila menolak nya , dengan alasan malas.


" baik lah " kamu diam ya "kami gak akan lama kok"! harum mencium pipi Laila , Laila kaget dengan perlakuan harum terhadap nya.


di tatapnya Wajah harum yang tersenyum manis kearah nya." pantas saja Bram begitu mencintai nya" dia selain cantik" dia juga baik hati "! batin Laila.


sepanjang perjalanan harum bertanya dengan Bram apa saja yang udh dilakukan oleh nya terhadap Laila.


" aku belum melakukan apapun" mencium nya saja tidak"! Bram berkata jujur terhadap harum, harum menggenggam tangan Bram erat mata mereka berdua beradu , harum tersenyum .


" kalau sikap kamu kaya gini Bram" kapan kita punya anak nya?" harum mengerti apa yang ada di pikiran Bram, mungkin dia tak mau menyakiti hati nya.

__ADS_1


sampai lah Bram di pasar swalayan, harum pamit mau ke kamar kecil., di situ harum menghubungi vino yang kebetulan masih di kota yang sama.


harum minta vino datang pasar swalayan itu dan belikan obat perangsang buat Bram, harum menceritakan semuanya kepada vino .


akhirnya vino pun mau membantu harum.


Bram mulai gelisah, karena harum lama sekali di kamar kecil itu., saat Bram mau menyusul, harum sudah datang dengan senyum manisnya.


" maaf ya sayang" agak lama"! harum mengusap pipi Bram mesra.


harum sengaja berlama lama belanja nya, agar bertemu dengan vino, mata harum tak lepas dari jam tangan nya.


Bram merasa heran dengan harum, baru kali ini harum belanja begitu lama.


" sayang" masih ada yang mau kamu beli?" Bram bertanya lembut, harum merasa gugup dengan pertanyaan Bram,. karena semua barang keperluan nya sudah di beli.


beruntung vino sudah sampai disitu, dengan senyum gembira harum menyambut vino.


Bram yang tak tau rencana vino dan harum , santai saja, harum menawarkan vino untuk menginap di vila nya,. awalnya vino menolak, namun harum memberikan kode kepada vino, agar mau .


akhirnya vino pun setuju.


sampai lah mereka di vila, Laila menyambut kedatangan mereka dengan senyum, harum memeluk Laila .


Laila membantu harum membawa masuk belanjaan.


vino melihat perubahan penampilan Laila terpesona, matanya tak lepas dari Laila.


wajah Laila memang agak mirip dengan Amelia, mantan istrinya.


Bram yang melihat vino seperti itu , mencolek nya .


" ada apa Vin?" dari tadi kamu perhatikan Laila"! Bram menatap vino dengan teliti., vino tertunduk malu, akhirnya dia cerita juga , kalau wajah Laila saat ini , mirip sekali dengan mantan istrinya.


Bram tertawa terbahak-bahak mendengar ucapan vino., sedangkan vino merasa malu.


di panggil nya Laila dan harum untuk bareng duduk di situ.


mereka berempat pun bercanda dan bercerita hingga malam.


akhirnya pas jam delapan malam harum menjalankan rencananya., sebelum nya harum berbicara dengan Laila serius.


sewaktu mereka berdua di dapur.


" Laila " aku mau meminta kepada mu satu hal"! jangan kamu malu sama aku" karena aku tau semuanya"! harum terdiam, di tatapnya wajah Laila yang diam saja saat itu.

__ADS_1


" aku mau malam ini kamu tidur dengan Bram"! karena aku udh gak sabar dengan anak itu"! harum menatap mata Laila.


"tapi " Laila terdengar ragu, harum paham apa yang di ragukan oleh Laila.


harum menceritakan semua rencananya dengan vino , akhirnya Laila pun setuju.


obat itu di taruh di dalam kopi yang akan di minum oleh Bram ., mata Bram mulai sayu , dah raut mukanya sudah berubah memerah.


tanda birahinya mulai tinggi,.


tiba tiba Bram menarik harum untuk masuk ke kamar nya, sedangkan didalam kamar itu sudah ada Laila yang menunggu Bram.


harum mengikuti Bram kekamar nya , tapi sebelum menjauh , harum memberikan kode kepada vino, untuk melakukan nya.


vino pun mengganguk.


saat Bram ada di dalam kamarnya dan mulai berusaha mencumbu harum, tiba tiba lampu mati, tapi Bram tak memperdulikan itu ,dia tetap mencium dan memaksa harum.


pada saat itu lah berganti posisi.


yang ada didalam kamar itu bukan lagi harum, tapi Laila, harum sedang bersama vino.


vino menatap wanita yang di depan nya dengan rasa kagum.


" kau benar benar wanita luar biasa harum" kau begitu kuat harum"! vino memuji harum, sedangkan harum tak menghiraukan ucapan vino.


air matanya menetes di pipinya yang mulus, hatinya menjerit, disana didalam kamar itu, suaminya sedang menggauli wanita lain.


vino paham kenapa harum terdiam, malam itu harum tak bisa tidur, hatinya gelisah dan resah, sementara desah dan rintihan kenikmatan terdengar sangat jelas dari kamar itu.,entah sudah berapa kali Bram melakukan nya bersama Laila, harum paham betul bagaimana Bram , jika di tempat tidur.


harum menyiapkan sarapan, lalu dia merapikan rumah dan semuanya seorang diri., Karena Laila belum bangun.


tak berapa lama vino bangun dan menghampiri harum yang sedang menonton televisi di ruang tamu.


" mereka berdua belum bangun juga rum?" harum menggeleng.


" kamu mau ajak aku jalan jalan vino?" harum menatap kearah vino yang sedang menikmati kopi nya.


vino tersenyum manis kearah harum, dan mengganguk.


akhirnya harum dan vino meninggalkan vila , mereka berdua jalan jalan sekedar menunggu Bram dan Laila bangun.


kita tunggu ya KK .


kelanjutannya

__ADS_1


__ADS_2