
Bram menuju ruang makan,disana ada Nico dan juga papah nya.
harum datang dengan membawa buah buahan untuk cuci mulut.
harum menyendok kan nasi di piring papah nya dan Bram.
tuan Andika memegang tangan harum dan tersenyum bijaksana.
"aku berharap harum bisa menjadi cucu ku Andika "!sebagai lelaki yang tegar dan berjiwa besar"!harum tersenyum kearah tuan Andika.
Bram tau kalau papah nya itu begitu menyayangi harum.
"Nico"! kamu jadi menikah'i Laila?" mata Bram menatap kearah Nico tajam.
Nico tersenyum dan mengangguk pelan.
sedangkan tuan Andika tak ingin menatap kearah Nico.
"maafkan aku pah"! bukan nya aku tak menurut apa yang papah minta dari ku"tapi aku sudah terlanjur mencintai dia"! Bram menatap kearah papah nya, yang tampak diam tak bereaksi.
"Nico "! aku percaya papah mengerti itu"karena soal perasaan tidak ada yang bisa memaksa"! harum menatap Bram.
dia paham maksud dari ucapan Bram itu,agar papah nya setuju dengan rencana Nico untuk menikahi Laila.
acara sarapan itu terkesan kaku, karena tuan Andika tak mau banyak bicara.
harum paham kalau mertuanya itu tak suka dengan pilihan Nico.
harum menarik tangan Nico,agar mengikutinya dari belakang.
Nico mengikuti langkah harum yang menuju ke taman belakang.
"maaf Nico "! bukan nya aku mau ikut campur dengan urusan kamu"! tapi sepertinya papah tidak setuju dengan niat kamu untuk menikah dengan Laila"! Nico terdiam,mata nya menatap kearah depan.
pikiran nya jadi ragu dan bimbang.
"kamu tau kan Nic"! betapa keras hatinya papah"! jadi aku harap kamu bisa berpikir kembali dalam masalah ini"! Nico menarik nafasnya dalam.
"rum"! aku mesti bagaimana ?" terlihat Nico bimbang.
"kamu harus sudah tau resiko nya"! jika kamu melanjutkan pernikahan kamu dengan Laila Nic"! Nico tertunduk lesu.
__ADS_1
apa yang di ucapkan oleh harum benar,tuan Andika jika sudah membenci seseorang dia kan membuat orang itu hidup nya susah.
"aku cuma ingin hidup bahagia bersama wanita yang aku cintai rum"! terlihat kekecewaan didalam perkataan Nico,harum sendiri bingung,kenapa begitu banyak lelaki yang jatuh hati terhadap Laila.
apa sebenarnya yang di cari oleh lelaki,di dalam diri Laila itu.
harum berpikir tak paham.
"maaf Nic"! jujur ya aku mau tanya sama kamu?" dulu bukan nya kamu punya hubungan dengan Hana?" Nico terdiam tak menjawab pertanyaan dari harum.
"aku tau semuanya dari Hana"! Nico kaget mendengar ucapan harum.
"Hana bilang kaya gitu?" harum mengganguk pelan.
"dan Hana juga tau niat kamu ingin menikah dengan Laila"! Nico terlihat agak gelisah.
"aku ..aku tak tau mesti bagaimana rum" harum mengambil HP nya dan membuka nya.
lalu menulis pesan ke Hana.
"Bram mau berangkat Nic"! aku harap kamu nanti malam temui Hana"! karena aku sudah kirim pesan dengan nya atas nama kamu" Nico kaget mendengar nya.
belum sempat Nico mengucap satu patah kata,harum sudah pergi meninggalkan Nico .
"sayang"! aku mau ijin Ama kamu "! harum menatap Bram .
"ijin kemana lagi Bram?" Bram tersenyum.
"nanti siang ada rapat sayang"! jadi aku tidak bisa pulang makan siang bersama ya"! harum tersenyum dan mengangguk pelan.
"ya Bram "! aku paham"! Bram mencium harum mesra.
"Bram"! jangan kau ulangi perbuatan mu ya"Bram mengganguk pelan.
tuan Andika tersenyum melihat kemesraan antara Bram dan harum,dia sangat berharap harum dan Bram tidak akan hancur lagi rumah tangga nya.
mobil Bram meninggalkan rumah nya sementara Nico malah tertidur di bangku belakang
sementara itu Laila sedang bersiap siap untuk mengantar kan putri ke sekolah nya.
saat ini putri akan masuk sekolah taman kanak-kanak nol kecil.
__ADS_1
tiba tiba ponsel nya berbunyi,dan Laila melihat disana ada nama Bram.
"hallo mas"! suara Laila terdengar sangat merdu.
"hai Laila"! kamu lagi apa?"Laila tersenyum,dia sangat bahagia mendengar suara Bram dari sana.
"aku lagi mau antar putri sekolah mas"! ada apa mas?" suara Bram tertawa kecil.
"aku mau bicara sama kamu Laila"! kita bertemu di tempat biasa ya"! Laila mengiyakan.
dengan cepat Laila naik kedalam mobilnya dan mengajak putri untuk naik pula.
"mah itu suara papah Bram ya?" Laila mengganguk pelan.
"aku kangen sama papah Bram mah"! Laila tersenyum dan mengusap kepala putri.
"sayang"! kamu sekarang sekolah dulu ya"nanti setelah pulang sekolah baru kamu bisa main sama papah Bram"! putri mengganguk pelan.
setelah menurunkan putri di sekolahnya,Laila menuju tempat yang di janjikan oleh Bram.
tampak dari kejauhan mobil mewah Bram sudah terparkir disana.
Laila tersenyum,dan dengan cepat dia pun memarkirkan mobilnya.
Bram menatap Laila yang turun dari mobilnya.
senyum manis terhias dari bibir Laila.
"sudah lama menunggu aku mas?" Bram menggeleng pelan.
"ada apa mas ?" ngajakin aku ketemuan disini"! Bram tersenyum.
"aku mau tanya apakah kamu serius dengan Nico?" Laila tertawa kecil mendengar ucapan Bram itu.
"kamu kenapa mas?" jangan bilang kamu cemburu ya"! Bram membuka kaca mata nya ,dan menatap wajah Laila yang ada di depan nya.
Bram tersenyum.
"papah ku tidak setuju dengan pernikahan kalian"! Laila tampak kaget dengan ucapan Bram.
"lalu"! Laila seakan keluh ingin berbicara.
__ADS_1
bersambung kk