
masa bahagia itu hanya sesaat dirasakan oleh vino, karena menginjak bulan kelima kehamilan Amelia.
Amelia terkena kecelakaan, yang merenggut bayi mereka, hingga Amelia mesti kehilangan bayinya.
sedang Amelia sendiri sejak kejadian kecelakaan itu, dia tak bisa hamil lagi.
hal itu membuat Amelia stress, dan memutuskan pergi ke Cina meninggalkan vino.
vino yang tak kuat kehilangan anak dan istrinya, selalu pergi kerumah bordir dan pulang pagi.
sampai pada akhirnya vino bertemu dengan wanita cantik yang sedang hamil.
wanita itu sempat di tidurin oleh vino, karena saat itu kehamilan wanita itu baru menginjak tiga bulan.
Yuliana nama wanita malam itu.
" Koko mau kan menjadi bapak dari anak ku ?" wanita itu menatap tajam kearah vino , yang asyik minum di wanita itu , kala itu.
" kamu boleh bawa bayi ku koh" karena aku ingin bayi ku punya keluarga' tidak seperti aku"! Yuliana menunduk sedih.
" memang nya kemana orang tua kamu,?" vino mulai serius menanggapi ucapan Yuliana.
Yuliana membakar rokok, yang memang ada di meja ,vino mengambil rokok dari mulut Yuliana,dan membuangnya.
" kamu sudah tau sedang hamil" masih saja kamu merokok"! vino mencoba memberi tau kan tentang berbahaya nya asap rokok,untuk janin yang sedang dia kandung.
wanita itu menatap vino haru, baru kali ini dia melihat pelanggan nya , perduli dengan kesehatan bayinya.
" apakah kamu tau siapa bapak bayi itu?" vino menatap Yuliana tajam.
Yuliana tertunduk, mata nya Mulai berkaca kaca.
" aku dulu di perkosaan koh"! dan berengsek nya lagi " dia itu masih sepupunya aku sendiri"! Yulian menangis .
__ADS_1
vino memberikan sapu tangan nya kepada Yuliana,dan membiarkan wanita itu menceritakan kesedihan nya, tanpa mau vino mencegah nya.
di tatapnya Yulian dalam dalam .
" kamu akan aku nikahin siri Yuli" tapi satu syarat" !vino menatap tajam kearah Yuliana.
" apa syarat itu Koko?" jika tak berat aku akan sanggupi"! Yuliana terlihat mulai gembira.
" syarat pertama" kamu tidak boleh berkerja lagi jadi wanita malam" dan yang dua " jika anak ini lahir" aku yang akan mengurus nya" jadi kamu tak boleh mengurus anak ini"! bagaimana?"
vino menatap Yuliana tajam.
Yuliana mengganguk tanpa berpikir dulu.dan vino tersenyum.
" besok kita menikah" dan kamu mesti tanda tangan di surat perjanjian ya" bahwa kamu tak akan mengaggu anak itu kelak"! vino tegas
" ya baik koh" aku paham,"! Yuliana tersenyum simpul,dalam hatinya dia cuma berpikir, anaknya akan punya keluarga yang mencintai nya ,dan menjaganya.
keesokan harinya vino dan Yuliana pun menikah sirih, di saksikan teman teman terdekat vino dan Yuliana.
malam itu Yuliana dan vino melewati malam penuh gairah, walaupun serang serangan banyak yang memulai Yuliana.
Yuliana begitu bernafsu melihat tubuh vino yang kekar dan putih, perut nya yang rata.
apalagi vino seperti orang cina.
" koh" Yuliana memanggil pelan di telinga vino.
vino cuma menoleh terus memejamkan matanya, melihat ekspresi vino demikian.
Yuliana Mulai menciumi dada vino yang bidang.
dan meninggalkan beberapa kecupan disana, terus Yuliana melakukan pemanasan.
__ADS_1
hingga Kebawa yang paling sensitif.
vino mendesah kenikmatan, mendengar desahan vino , Yuliana semakin hot melakukan serangan nya.
malam itu Yuliana habis melayani vino hingga berkali-kali, sampai Yuliana tertidur di bawah ************ vino.
pagi pun telah datang, matahari menyapa dengan lembut, vino terbangun dan menemukan Yuliana di bawah kakinya.
dia mencoba mengingat apa yang telah di lakukan Yuliana.
akhirnya vino tersenyum sendiri.
Yuliana memang hebat, dia bisa bikin aku tak berdaya berkali kali, di tatapnya tubuh tanpa busana milik Yuliana.
dan mata nya melihat kebagian perutnya, dia berkata sendiri, " setidaknya ada darah ku juga disana"!
vino meninggalkan Yuliana yang masih terlelap tidur, vino mandi dan menyiapkan sarapan untuk Yulian.
wanita itu terbangun karena mencium aroma harum, dari masakan yang di masak vino.
segera Yuliana bangun, dan menuju dapur, di lihatnya vino sedang membuat kan sarapan.
" hallo Dedy" Yuliana menyapa vino dengan mesra, walaupun Yuliana tak berani untuk mencium vino.
vino membalas sapaan dari Yuliana biasa saja, datar.
" koh" Yuliana memanggil vino mesra, vino menoleh, dan memandang Yuliana.
" ada apa?" vino menunggu apa yang mau di ucapkan oleh Yuliana.
" kamu tak mau kemana mana kah?' Yuliana bertanya hati hati.
vino menggeleng, dan meneruskan membuat sarapan.
__ADS_1
bersambung ya kk