Kesetiaan Seorang Isteri

Kesetiaan Seorang Isteri
bab(26)


__ADS_3

tak berapa lama ponsel milik hana berbunyi dan disana tertulis nama vino, segera hana menjawab nya.


"ya halo vino aku akan menjemput kamu"!hana mohon izin sama paman nya bray untuk menjemput vino sahabat nya.


hana pun berjalan meninggal kan bray yang berada di lobby hotel.


tak berapa lama hana pun melihat vino yang masih didalam mobil nya.


dari jauh vino sudah tersenyum melihat kedatangan hana.


"hai apa kabar?"vino tersenyum dan keluar dari dalam mobil nya.


"alhamdulillah aku baik nah"!bagaimana dengan keadaan kamu?"hana tersenyum mendengar ucapan vino.


"alhamdulillah aku juga baik vin"!cuma ada satu yang tidak baik"!hana menatap vino tajam.


"apa itu hana?"hana mengajak vino untuk mengikuti nya berjalan.


"seperti nya ada hal yang serius yang ingin kamu cerita kan sama aku nah"!hana tersenyum kecut.


mata indah hana menatap kearah vino lalu ia duduk di bangku yang ada di taman itu.


"aku sedang mencari bram vin"!vino kaget mendengar ucapan dari hana.


"kamu lucu ya"!kan kamu tau kalau bram itu sudah mati"!hana menggeleng pelan.

__ADS_1


"bram belum mati vin"!vino tersenyum kaku.


"waduh kamu sakit atau kenapa nah?"mata hana melotot mendengar ucapan vino.


"aku serius vin"!tiba tiba vino terdiam menghentikan ketawa nya.


"aku kemaren dapat tlp dari bram"!dan dia bilang dia masih hidup "!bram memberitahu kan kalau saat ini dia begitu sulit untuk keluar dari tempat itu.


"memang dia ada dimana ?"hana terdiam mantap vino.


"jujur saja saat ini aku sendiri belum tau posisi bram ada dimana vin "!vino mulai percaya dengan ucapan hana.


"kita harus bertanya dengan warga sekitar nah"agar kita bisa lebih cepat menemukan keberadaan bram"hana mengangguk setuju.


"dan satu lagi "!aku juga merasa heran dengan kematian mamah nya harum"!bagaimana mungkin mamah nya harum bisa mati gantung diri "!aku kenal baik dengan mamah nya harum"!dia seorang wanita nya tegar dan kuat'vino terdiam mendengar kan hana menjelaskan semua nya.


"kamu jangan berbicara aneh nah"!jujur saja pembicaraan kamu itu bisa di bilang sangat menakutkan "!hana tersenyum.


"ayokk kita temukan paman aku dulu "!aku sudah pesan kan kamu satu kamar vin"!vino tersenyum menatap gadis manis yang ada didepan nya itu.


"kamu itu emang perempuan yang cerdas hana"hana tersenyum.


sementara itu harum dan keempat anak nya bermalam di rumah mamah nya harum.


"entah mengapa saya masih ragu dengan kematian mamah bibi"!bu odah menatap keluar.

__ADS_1


"kalau di kita dari keadaan nya rum"!mamah mu emang mati gantung diri sayang "!harum menggeleng.


"aku tau pasti bi bagaimana mamah"!dia tidak akan melakukan hal itu"!apalagi mamah tidak ada masalah "!bu odah mengusap rambut harum.


"jika kamu masih ragu rum "!dengan kematian mamah mu"!kita akan suruh pihak kepolisian nya untuk menyelidiki semua nya"!harum tak menjawabnya.


tiba tiba ada pintu di ketuk dari luar,dengan agak malas harum keluar kamar nya ingin membuka kan pintu rumah nya.


tapi hati nya ragu.


benar saja ada satu sosok jubah hitam yang sedang memperhatikan harum.


"siapa rum bu odah sudah berdiri di belakang nya.


"aku tidak tau bi"!karena tidak ada orang.


tiba tiba saja ada satu kaca jendela yang pecah.


harum bergegas berjalan menuju asal suara itu.


tapi dia tidak menemukan apapun.


selain seekor kucing yang sedang berjalan.


"cuma kucing bi"!bu odah mengangguk pelan,entah kenapa bu odah mulai merasakan takut.

__ADS_1


"sayang "!harum menatap bingung dengan sikap bibi nya itu.


bersambung kk


__ADS_2