Kesetiaan Seorang Isteri

Kesetiaan Seorang Isteri
antara aku dan dia


__ADS_3

malam itu Laila amat gelisah entah mengapa hatinya tak tenang, bayangan Bram selalu ada di matanya., Laila sadar dengan perasaan , bahwa ada yang berbeda dengan hatinya.


sementara itu harum dan Bram sedang berbicara berdua didalam kamarnya, harum menatap manja kearah Bram.


" Bram" ada baiknya besok kita periksa kan Laila kedokteran kandungan "! harum berbicara hati hati , dia takut Bram salah faham.


Bram membelai rambut harum penuh kasih, dia tau maksud dari ucapan harum.


"besok aku akan ajak Laila" apakah kamu ingin ikut?" Bram menatap harum, harum menggeleng.


" besok aku mau kerumah mamah " Sudah lama aku tak berujung kesana sayang"! harum menatap Bram, walaupun sesungguhnya harum tak mesti kerumah mamahnya, tapi dia ingin agar Bram dan Laila pergi berdua ke dokter kandungan nya.


" baik lah" tapi kalau kamu sudah di rumah mamah kamu" kabari aku ya"! Bram mengecup bibir harum mesra.


pagi itu harum bangun lebih awal dari biasanya, dia ingin membuat kan sarapan untuk Bram dan Laila.


" nona mau apa?" tanya seorang pelayan, saat tau harum sedang ingin memasak makanan.


" aku ingin buat sarapan "! harum tersenyum kearah pelayan itu.


" tapi non"! biar saya saja yang mengerjakan nya "! si pelayan itu tampak ketakutan.


" tenang ya"! aku yg akan berbicara nanti sama papah " bahwa aku yang memaksa kamu" untuk meminjam kan dapur mu " untuk aku "! harum tersenyum manis, hati pelayan itu pun lega.


Bram bangun dengan kaget, saat dia tau harum tak ada di sisi nya, di carinya harum kekamar mandi tak ada, hatinya gelisah , jangan jangan harum pergi ke rumah mamah nya tanpa pamit" batin Bram.


saat Bram sedang cemas , tiba tiba pintu kamarnya terbuka, harum datang dengan membawa sarapan pagi untuk nya.


harum meletakkan sarapan itu di meja, dan menatap Bram dengan heran.


" ada apa Bram?" kenapa kamu terlihat gelisah"! Bram tersenyum malu , dia sudah takut duluan di tinggalkan harum.


di peluknya tubuh harum erat, di cium nya kening nya.

__ADS_1


" sayang jangan pernah tinggalkan aku ya"! Bram berbisik lirih., harum tersenyum manis,di cium nya pipi Bram.


" Bram " aku tak akan pernah meninggalkan kamu"! harum tersenyum bahagia.


" cepat lah kamu mandi sana" dan ini sarapan untuk Laila ya"! dan jangan lupa Bram"! kamu harus bawa dia ke dokter" !


" siap bos"! Bram menggendong harum dan menidurkan nya di tempat tidur, harum yang tau kelakuan Bram , segera mendorong tubuh Bram.


" Bram " nanti kamu kesiang loh"! harum tersenyum penuh arti, Bram tersenyum malu.


" baik lah " aku mandi dulu ya"! Bram mencium harum dan berlalu ke kamar mandi.


harum tak mau di antara oleh Bram untuk kerumah mamahnya, dia memilih membawa mobil sendiri, karena dia tak mau Bram telat mengantarkan Laila ke dokter.


harum melihat kepergian mobil Bram meninggalkan rumah megah itu, tuan Andika yang melihat kejanggalan di antara harum.dan Bram , menghampiri harum.


' ada apa Antara kamu dan Bram nak?" harum kaget , saat tau tuan Andika sudah ada di belakang nya, dengan gugup harum berbohong.


" pah" gak ada apa apa pah"! mungkin bawaan bayi "! harum berkata asal, tuan Andika tampak kaget mendengar harum sedang hamil lagi.


" belum tau pah" tapi aku mulai telat"! harum menjelaskan.


" Alhamdulillah ya Alloh" semoga kali ini cucu ku selamat"! harum merasa bersalah dengan sikap tuan Andika, yang begitu mengharap anak dari nya.


tuan Andika mendekati harum , dan tangan nya menggenggam erat tangan harum.


" dengar nak"! anak mu akan lahir dengan selamat " papah akan selalu berdoa untuk keselamatan nya"! tuan Andika tampak bersemangat.


sementara itu Laila Sudah selesai mandi dan berdandan cantik, dengan rambut hitamnya di biarkan tergerai.


tak berapa lama bel berbunyi di depan pintu rumahnya, dengan setengah berlari Laila membuka kan pintu rumahnya, di lihatnya Bram sudah berdiri disana.


Laila tersenyum manis, hatinya amat bahagia , melihat Bram.

__ADS_1


'" ini untuk kamu Laila" dari harum"! Laila menerima nya dan mulai membuka nya , mata nya melotot lebar .


" ini kan makanan kesukaan aku mas"! kok mba harum tau aja ya"! Laila dengan lahap memakan semua nya .


" kamu suka makanan itu?" Bram bertanya sambil mengelap bibir Laila yang masih ada kecap nya.


Laila mengganguk malu.


uh tampan sekali dia" andaikan dia hanya milik ku "! batin Laila melihat Bram .


" kamu kenapa Laila?" Bram merasa heran dengan Laila , yang senyum senyum sendiri., dengan gelagapan Laila menggeleng malu.


' Laila kita ke dokter ya"! Bram menatap Laila .


" untuk apa kita ke dokter mas?" Laila bingung, kan dia gak sakit.


Bram tersenyum manis.


" aku ingin memastikan "apa kah kamu sudah hamil atau belum"! Laila mangut mangut.


" tapi aku akan sudah telat empat Minggu mas"! kata emak itu udh hamil "! Laila menjawab dengan logat lucu.


Bram yang memperhatikan Laila tertawa .


" aduhh mas " kamu manis banget"! batin Laila.


Bram dan Laila pergi ke dokter kandungan, di sepanjang perjalanan Laila selalu bercerita tentang dirinya dan emaknya.


Bram selalu tersenyum mendengar perkataan dari Laila.


sementara itu harum sudah sampai di rumah mamahnya, mamahnya merasa heran dengan kedatangan harum , yang seorang diri.


dengan susah payah harum menjelaskan kepada mamahnya, kalau Bram sedang keluar kota, jadi dia mau menginap di rumah mamahnya.

__ADS_1


akhirnya mamah nya percaya , walaupun agak sedikit curiga dengan Bram.


bersambung ya kk


__ADS_2