
vino dan mamahnya terlihat amat bahagia.
" boleh saya melihat isteri saya dok?" vino bertanya kepada dokter .
" maaf kan " tunggu sebentar ya pak" ibunya lagi di bersihkan dulu"! vino pun mengangguk tanda paham.
tiba tiba mamahnya vino mengajak vino untuk ke kantin rumah sakit.
" Vin " antar mamah beli minum dulu yukk"! vino pun menurut , mamah vino tersenyum bahagia , dia amat bersyukur bayi dan Yuliana selamat.
tak berapa lama vino dan mamah nya sudah kembali lagi kekamar Yuliana.
" mba " maaf boleh saya masuk sekarang?" vino bertanya kepada suster yang ada disitu.
"silahkan pak"! suster itu pun tersenyum ramah.
vino dan mamahnya masuk kedalam kamar Yuliana.
tapi mereka tak menemukan Yuliana disana, yang ada cuma pakaian nya , yang tadi di pakai oleh Yuliana saat melahirkan.
" Vin " mana Yuliana?" mamah nya tampak cemas.
vino memeriksa kedalam kamar mandi, tapi tak ada sana, vino terlihat cemas.
mamah nya vino melihat surat tergeletak di balik bantal.
" Vin " mamah nya memberikan surat itu kepada vino
vino memperhatikan surat itu terlebih dahulu, sebelum kemudian dia membuka nya.
" cepatlah kamu buka Vin" apa isi nya"! mamah nya sudah tak sabar.
begini isi nya.
" kokoh " jika surat ini sudah kokoh baca" berarti anak kita sudah lahir" Dan aku harap selamat" aku bahagia koh " selama menjadi istri mu" vino menarik nafas dalam, kemudian dia lanjutkan membaca.
" aku percaya " kokoh bakal jadi seorang ayah yang baik " buat anak kita" dan aku tau kokoh tak mungkin bisa mencintai aku" karena aku tau koh"! vino mengusap kepala nya , ada rasa gelisah di hatinya.
" kokoh sangat mencintai Amelia" istri sah kokoh"! aku tak mau selalu bermain hati koh" maaf kan aku koh" aku pergi" titip anak kita koh"! vino menangis sedih .
mamah nya memeluk vino erat, dia tau rasa yang saat ini sedang di rasakan putra nya.
__ADS_1
" aku mulai menyukai nya mah"! kenapa dia pergi"! vino berteriak.
dan membuat dokter jaga Datang kekamar Yuliana.
" ada apa pak?" dokter itu bertanya bingung.
" maaf dok"! boleh saya membawa anak saya pulang?" vino berkata lirih.
mamah nya vino menjelaskan semuanya, akhirnya dokter itu pun mengijinkan nya .
sampai disitu vino berhenti bercerita.
Bram mendengar kan sambil menggenggam tangan harum kuat kuat.
dan berbisik lembut.
" jangan pernah tinggalkan aku sayang"! harum membelai tangan Bram penuh kasih.
" tak akan Bram" aku tak akan pernah tinggalkan kamu"! Bram mencium kening harum mesra.
vino menunduk sedih, tapi bahagia melihat sahabatnya bahagia.
" sekarang permasalahan kamu adalah seorang anak Bram"! tiba tiba vino berbicara tegas kepada Bram.
" tapi tanpa itu bagaimana mungkin kami bisa punya anak Bram?" vino menjelaskan.
di tatapnya harum, harum terdiam tak bisa berkata apa apa, di satu sisi ego nya dia tak mau di dua kan.
di satu sisi lagi Bram butuh seorang penerus.
" aku harus bagaimana?" tiba tiba harum bertanya sambil menatap vino tajam.
vino terdiam, dia takut menyinggung perasaan harum.
tepat pada saat itu mamah nya vino datang, dan duduk disampingnya vino.
dengan lugas dan tenang mamah nya vino menjelaskan, semuanya.
dengan tersenyum lembut harum menatap kearah Bram.
" aku membolehkan kan mu kawin kontrak Bram" tapi dengan satu syarat" wanita itu harus baik untuk anak kita"! Bram menatap tajam kearah harum
__ADS_1
dia tak percaya dengan ucapan harum tadi.
" kamu Bicara apa sayang?" aku tak perduli dengan anak sayang"! aku tak mau melukai perasaan kamu?'
Bram memeluk harum kuat.
harum mencium bibir Bram mesra.
" aku percaya sama kamu Bram"! tapi papah ingin kan cucu "! lagi pula harapan keturunan keluarga Andika ada padamu Bram"! harum terdiam , di tatapnya wajah suaminya.
" aku tak mau menjadi sebab " putusnya keturunan Andika Bram"! harum tersenyum bijaksana.
Bram terdiam , ucapan harum benar adanya, dia mesti punya anak , agar ada keturunan untuk keluarga nya.
" baik lah sayang" jika itu yang kamu mau" aku dan vino akan mencari wanita yang cocok untuk anak kita"! Bram mencium bibir harum.
vino tersenyum.
" besok aku dan kamu Bram pergi ketempat Sahabat aku" dia tau kampung yang biasa untuk kawin kontrak itu"!
" baik lah"
setelah selesai berbicara , Bram dan harum mohon pamit untuk pulang.
di sepanjang perjalanan harum tak mau banyak berbicara, dia takut salah kata, dan membuat semua rencananya gagal.
sementara itu Nico dan Hana semakin akrab, bahkan mereka sudah saling tukaran no hp.
" mas Nico" maaf ya jika anah agak kurang sopan"! Hana mengambil bulu yang ada di pipi Nico.
Nico memandang wajah cantik milik Hana, dan dia tanpa sadar berbicara sendiri.
' kamu cantik banget Hana"! hal itu membuat Hana malu dan salah tingkah.
sadar akan ucapan nya Nico pun malu.
" maaf Hana"! Nico menatap Hana lama, yang dibalas dengan senyum malu Hana.
akan kan cinta mereka berlanjut.
kita tunggu esok hari ya sahabat
__ADS_1
terimakasih..mau membantu saya