
MANTAN MENGABARI SYIFA
Sejak putus dari syifa radit tidak pernah lagi menjalin asmara dengan wanita lain,meskipun pernah menjalin hubungan dengan wanita lain hubungannya pun hanya bertahan 2 minggu saja.
Siang hari tepat jam 11.30 Radit menghubungi syifa.
"Syif nanti nyore yuk"
"Kemana"
"Ayok aja"
"Jam berapa nih"
"Jam 2 an saja"
"Okeeee"
Raditpun sudah tidak ada kabar lagi,menghilaaaang wkwk
Tepat pukul 13.30 Radit menelfon Syifa
"Halo Assalamu'alaikum"
"Wa'alaikum salam"
"Aku mandi dulu ya syif kamu juga"
"Iyah"
Mereka pun mandi,sendiri sendiri tentunya yaaaa.selesai mandi Radit kembali menghubungi syifa
"Halo"
"iya halo"
"Udah siap belum syif,kita ketemu di pangkalan ojeg ya"
"Okeee"
Syifapun menuju pangkalan ojeg di antar oleh temannya.
"Heii makasih ya gaeeeesss,hati hati"ucap syifa
"Iya syif oleh oleh ya"
"Siaaaappp"
Dari kejauhan terlihat radit sedang menunggu syifa,syifapun melangkahkan kakinya menuju radit
"Hei"ucap syifa pada radit
"Sini syif"suruh radit pada syifa dan radit pun memakaikan helm pada syifa
"Ayo naik"ujar radit
Dalam perjalanan Syifa merasa senang banget,bisa nyore keliling kota
"Mau kemana mas"
"Laut"
"Emang rameh gitu"
"Rameh banget malah"
"Masa"tanya syifa ragu
"Serius sayang"raditpu bikin syifa kembali baper
Sesampainya di laut,Radit membuka helmnya dan helm syifa.
"Kesana yukk lepas sepatunya"
"Iya mas"
Merekapun main main layaknya anak kecil,Radit menyusuri pinggir pantai mencari dan menangkap ikan kecil dan syifapun hanya senyum senyum sendiri melihat tingkah aneh mas radit.
"Syif videoin dong"
"Mas radit mau ngapain sih"
Dan mas radit lagi lagi melakukan hal konyol loncat kesana kemari layaknya anak silat yang sedang melakukan perlawanan.
"Udah"tanya mas radit
"Udah mas"
__ADS_1
Lalu mas raditpun menulis I LOVE YOU di pinggir pantai dan akhirnya di terjang ombak...hehehhee
Lalu mas Radit mengajakku jalan dengan menggandeng tangan syifa.
"Tuh liat banyak yang pacaran yah"
"Trus"
"Mau dong pacaran"gurau mas radit
"Syif sini gendong nanti aku bawa kamu ke ujung sana"ucap mas radit
"Ihh apaan sih"
"Cepetan"
Lalu mas radit menggendong syifa hingga ke ujung depan yang di tuju,,,
"Ehh buset syifa berat banget lu,tubuhnya aja kecil"
"Suruh siapa gendong syifa"syifapun mengeluarkan sedikit lidahnya tanda meledek mas radit
Waktu mulai senja
"Liat syif senjanya bagus yah"
"Iya bagus kaya kamu mas,dateng memberi harapan pergi tanpa alasan"
"Bucin lu,ayok ahh kita bersihin kakinya di toilet"
Selesai membersihkan kakinya merekapun memakai sepatunya dan hendak pulang yuhuuuuuuu
Di tengah perjalanan "syif kamu mau tidak di ajak makan di angkringan"
"Mau kok mas"
"Yaudah yukk"
Sesampainya di angkringan mas raditpun memesan nasinya sementara syifa duduk manis saja.
Makananpun datang
"Nih makan yang banyak"mas radit naruh lauk di piring syifa
"Enggak mau ihh mas radit"syifa memindahkan lauk itu di piring mas radit
"Kamu tuh ya suruh makan aja susah,apalagi kerja"
"Ehh syif disini deket kampus aa kamu loh"
"Masa sih"
"Beneran,hayooo bakal kepergok"
"Enggak lah,,aa aku gabakal marah percaya deh"
"Masaaaaa"ledek mas radit pada syifa
Selesai makan merekapun langsung pulang.mas radit pun mengantar syifa tepat di depan rumahnya.
Satu bulan kemudian
Mas raditpun kembali mengajak syifa ke suatu tempat.
Di tengah perjalanan mas radit memesan dua es buah
"Bu pesen es buahnya dua ya"ucap mas radit pada ibu penjual es buah
"Iya mas"
"Bentar ya syif"
Mas raditpun meninggalkan syifa untuk membeli chipay
"Kemana mas"tanya syifa takut di tinggal wkwk
"Mau pesen chipay"ujarnya
Es buahnyapun jadi
Merekapun meminum dan memakan es buahnya
Selesai makan mas radit membayar langsung membayarnya dan mengambil chipay
Sementara syifa nunggu mas radit di motor
"Syif tau engga tadi mas di tanyain sama mba mba cantik tukang chipay"
__ADS_1
"Apa"jawab syifa cemberut
"Katanya mas mau rasa apa,rasa yang pernah ada apa rasa yang tertinggal"radit tersenyum nakal
Sementara syifa hanya tersenyum lalu menggelengkan kepalanya
"Nih pake jaket mas"suruh mas radit ke syifa
"Enggak mau"Syifapun menolak dengan manjanya
"Ayo cepet nanti masuk angin,sini mas pake in"sosweettt
Mas raditpun membantu syifa memakai jaketnya dan helmnya
Lalu merekapun berangkat ke tempat tujuan
"Disini enggak papa kah"tanya mas radit
"Tidak masalah"jawab syifa
"Kamu di sini dulu ya,mas mau beli aqua"
"Iyah"lalu syifapun duduk di samping danau
Mas raditpun datang membawa aqua nih minum.syifapun meminumnya dan mas radit membuka chipaynya.
"Ayok makan"ujar mas radit
Lalu syifa dan mas radit memakan chipay nya berdua
Pas chipay yang ter akhir
"Cepet habisin,katanya sih yang ter akhir enak"ucap mas radit
Lalu syifa membagi dua chipay itu
"Ayok makan biar sama sama enak"ucap syifa dengan memakan chipay sambil menatap mas radit
Mas raditpun tersenyum dan memakan chipaynya
"Mas sering banget kesini syif nongkrong sama temen"
"Oh lumayan enak yah mas"
"Iya"jawab mas radit sambil melempar batu di danau
"Syif kamu sayang banget sama abdi"tanya mas radit
"Iya mas"
"Yaudah kamu sayang boleh tapi jangan sampai kamu tidak bebas dan terkekang yah"pinta mas radit
"Mas radit kenapa ngajak syifa jalan padahal mas radit tau syifa punya abdi"tanya syifa
"Sebelum janur kuning melengkung,sebelum kamu SAH sama dia apa salahnya jalan bareng,dia enggak punya hak buat ngelarang keras kamu deket sama yang lain,toh dia bukan suami kamu"
"Iya sih mas"
"Jadi kapan nikah"mas radit mulai kepo
"emEnggak tau,kalau mas radit?"jawab syifa
"Belum ketemu jodohnya syif,padahal mas serius sama dia tapi dianya enggak peka"ceritanya lagi curhat
"Siapa"tanya syifa penasaran
"Kakak kelas kamu dulu"ucapnay
"Enggak tau ah"ujar syifa sedikit cemburu
"Eh udah sore pulang yuk"ajak mas radit pada syifa
"Ayok mas"ujar syifa lalu syifapun berdiri
"Syif kata ibu kamu,kamu kalo bikin sambel asin ya?"ledek mas radit pada syifa
"Sok tau"syifa berusaha membela diri
"Serius,pengen nikah tah"tanya mas radit
"Enggak"jawab syifa malu malu
"Nikah yuk"ucap mas radit entah serius entah bercanda
"Udah ahh ayok mas pulang"ucap syifa sembari menaiki motot
Merekapun pulang.....
__ADS_1
"Mas radit jangan kenceng kenceng"ucap syifa karena syifa ketakutan
Mas radit semakin meng ngegas motornya.Syifapun memeluk mas radit dikarenakan takut jatuh.