
Ya, mereka memang sudah seperti Saudara sendiri. Mr Chan lah yang membantu biaya sekolah Yeon. Hingga Yeon bisa sampai sukses seperti sekarang.
Di tengah acara tiba-tiba segerombolan orang-orang yang menggunakan teropong wajah tiba-tiba datang menyerang. Mereka membawa senjata tajam.
Mereka dengan brutal merusak benda-benda yang berharga di kantor Mr Chan. Mr Chan dan Yeon pun langsung menghadapi mereka. Mr Chan dan Yeon sangat lincah dalam ilmu bela dirinya.
Namun, tiba-tiba Yeon di dorong dari belakang. Dan Yeon pun jatuh tersungkur. Mr Chan tiba-tiba panik melihat Yeon.
"Yeon," Langsung berlari ke arah Yeon.
Dan mereka berhasil mengalahkan Mr Chan dan Yeon. Gerombolan penjahat itu mengikat tangan Yeon dan Mr. Chan.
Tiba-tiba seseorang datang membantu Mr. Chan dan Yeon. Orang itu, menghajar segerombolan penjahat itu dengan lincah. Dia melompat lalu menendang.
"Lepasin dia!" Ujarnya dengan tegas.
"Siapa kamu?" Tanya penasaran.
"Kalian ga perlu tahu siapa saya. Lepasin mereka sekarang! Atau saya akan buat kalian patah tulang hari ini juga." Ujarnya lagi. Segerombolan penjahat itu pun langsung melepaskan ikatan mereka. Dan seketika gerombolan itu langsung berlari.
Orang itu pun langsung pergi begitu saja. Yeon pun memanggil orang tersebut. Namun, dia tidak ingin membuka jati dirinya.
"Siapa kamu?" Tanya Yeon.
"Siapa Aku kamu ga perlu tahu. Yang penting sekarang kamu tidak apa-apa." Ujarnya. Dan dia pun langsung pergi begitu saja.
Mr Chan ingin mengucapkan terimakasih kepadanya, namun dia keburu pergi. Mr Chan dan Yeon selamat dari gerombolan orang jahat.
Yeon pun pulang dan diantar oleh Mr Chan. Mr Chan tidak ingin terjadi apa-apa dengan Yeon. Sesampainya di rumah Yeon, Yeon memperkenankan Mr. Chan itu untuk masuk ke rumahnya.
"Silahkan duduk tuan Chan..Tunggu sebentar..." Ujarnya.
"Kak, Yeon pulang.." Yeon langsung menghampiri Sabrina ke kamarnya. Dan Yeon meminta bantuan Sabrina untuk membuatkan minuman untuk tuan Chan.
Sabrina pun membuat minuman untuk tuan Chan. Sementara Yeon sedang asyik ngobrol dengan tuan Chan. Karena waktunya sangat mepet, tuan Chan pun pamit pergi.
"Loh dek.. tuan Chan kemana?" Tanya Sabrina.
"Tuan Chan keburu pergi kak.. lain kali saja katanya. soalnya dia masih ada urusan." Ujar Yeon.
__ADS_1
"Ya sudah kalau begitu.." Sabrina pun membawa masuk kembali minumannya.
Sabrina pun melanjutkan pekerjaannya. Akhir-akhir ini, Sabrina sangat disibukkan oleh pekerjaannya. Karena produk kecantikan dan kesehatan dari perusahaan Sabrina sudah menarik perhatian dunia.
satu tahun berlalu Sabrina tinggal di hongkong. Sabrina menjadi wanita yang semakin sukses. Sabrina banyak dikenal orang.
Bahkan, dari perusahaan di luar hongkong pun mengajukan kontrak kerja sama dengan perusahaan Sabrina group. Yeon semakin bangga terhadap kakaknya.
Selain cantik, Sabrina memilki hati seperti emas. Bahkan Sabrina terkenal dengan sifatnya yang penyayang. Sabrina juga orang yang sangat cerdas, bijaksana dan jago beladiri.
"Saya salut sama kakak.. pokoknya kakak itu is the best bagi aku.." Puji Yeon.
"Oh iya kak.. besok Aku ada pertemuan dengan tuan Chan. Kakak bisa temani aku gak?" Ujarnya.
"Loh, bukannya kamu sudah sering dengan tuan chan? Kenapa masih minta ditemani kakak segala? Tanya Sabrina.
"Ini pertemuannya beda kak.. Tuan Chan kan ingin bertemu dengan kliennya yang dari luar negeri. Dan Aku sangat gugup. Aku butuh kakak.." Ujarnya.
"Oh, begitu. Ya sudah.. kakak temani ya.. memangnya jam berapa?" Tanya Sabrina.
"Siang kak.. jam 1." Jawab Yeon.
...****************...
Sabrina sudah siap untuk berangkat ke kantor. Sabrina pun mengendarai mobil sendiri untuk pergi ke kantornya.
Sabrina memarkirkan mobilnya dengan elegan. Dan Sabrina langsung turun dari mobil dan menuju ruang acara.
Di kantor, Sabrina mengadakan acara peresmian suatu produk baru yang akan segera launching. Para tamu undangan dan para pemimpin perusahaan ternama sudah hadir. Mereka sudah menunggu kehadiran CEO cantik.
"Welcome to Sabrina gruop's is the company." Sapa Sabrina kepada mereka.
"Thank you miss Sabrina.. nice to meet you.." Ujar salah satu dari mereka.
Sabrina mempersilahkan mereka untuk masuk ke ruang khusus acara. tutur kata Sabrina sangat sopan terhadap mereka. Sehingga tidak heran jika banyak pemimpin perusahaan-perusahaan besar yang ingin bergabung dengan perusahaan Sabrina.
Semua tamu undangan sudah datang tepat waktu. Dan MC pun segera memulai acaranya atas perintah Sabrina. MC menyambut Sabrina untuk segera menaiki panggung yang telah disediakan.
"Hi All, let me introduce myself. My Name is Sabrina, And I want to introduce our new product." Ujarnya.
__ADS_1
"This name Our product Milk And Fruit juice. This product shaped drink. Use this product for health and beauty. And no Alkhol." Ujarnya sambil menunjukkan produknya.
"We allow, Miss and Mr.. For try it. Please try and enjoy." Ujarnya.
Mereka pun bertepuk tangan dan mencoba mencicipi produk minuman dari Sabrina group. Sabrina mendapat pujian dari banyak pihak.
Selesai acara, Sabrina pun langsung menepati janjinya untuk menemui adik kesayangannya di sebuah restoran mewah yang telah dikonfirmasikan.
Sabrina telah tiba di restoran itu. Sabrina pun mencari keberadaan Yeon. Dari jauh Sabrina melihat Yeon. Ternyata Yeon sudah bersama dengan Tuan Chan dengan posisi duduk berhadapan dengan Yeon.
"Apakah itu Tuan Chan yang dimaksud?" Pikirnya. Sabrina pun langsung menghampiri Yeon.
"Kakak," Yeon langsung berdiri dan menyambut kakaknya. Sabrina pun tersenyum kepada Yeon.
"Sabrina?" Ujar tuan Chan sambil berdiri dan tertegun.
"Kak, kenalin ini dia Tuan Chan yang pernah Aku ceritakan." Sambil menunjuk tuan Chan.
Ketika Sabrina menoleh, Sabrina menjadi tertegun juga. Dan tidak terasa tas Sabrina jatuh. Sabrina seperti gugup.
"Jadi, Tuan Chan yang dimaksud itu adalah kau Dae?" Ucapnya.
"Jadi Sabrina adalah kakakmu?" Tanya tuan Chan kepada Yeon.
"Iya Tuan, ini kakak Aku yang Aku ceritakan. Apakah kalian saling mengenal?" Ujarnya.
Sudah bertahun-tahun mereka berpisah. Dan sekarang mereka dipertemukan kembali. Sabrina merasa canggung ketika bertemu kembali dengan Dae Hyun.
"Oh iya kak, bagaimana tadi acaranya?" Tanya Yeon memulai pembicaraan.
"Ya, lancar." Jawab Sabrina.
"Wah syukurlah kalau begitu." Ujarnya.
Tuan Chan pun langsung memesan makanan. Dan mereka pun menikmati makanan di restoran itu. Sesekali Tuan Chan langsung melirik Sabrina. Sabrina juga melirik ke arah Tuan Chan. Mereka saling curi-curi pandang.
"Oh iya.. Besok kan libur.. Bagaimana kalau kita traveling?" Ujar Yeon.
"Wah, ide bagus itu Yeon." Kata Tuan Chan.
__ADS_1
Sabrina juga setuju dengan acara traveling ini. Yeon pun sangat senang akhirnya kakaknya setuju juga.