Kisah Cinta Gadis Desa

Kisah Cinta Gadis Desa
Ep.14


__ADS_3

Setelah Syifa pulang dari jakarta ia langsung melamar kerja di pabrik garmen majalengka.


Sebelum melamar ia harus mengurus surat suratnya lebih dulu.Setelah selesai Syifapun langsung melamar pekerjaan ke pabrik yang di tuju.Setelah Syifa di terima ia pun bisa langsung melakukan training dan langsung bekerja di keesokan harinya.


Ke esokan harinya


Syifa berangkat ke pabrik bersama temannya Arlin


Kebetulan hari itu line Syifa di lemburkan sedangkan line Arlin di pulangkan.Karena perjalan dari rumah ke pabrik cukup jauh ia meminta Abdi untuk menjemputnya karena jalan dari pabrik ke rumah sangat amat sepi dan melewati pesawahan.


Abdi menunggu Syifa di jalan *****.Saat itu hujan deras namun perjalanan Syifa terhenti karena rantai motornya putus di tengah jalan.Syifapun panik karena tidak ada seorang pun saat itu,Syifa merasa ketakukan karena suasana saat itu sangat sunyi,hujan,gelap dan posisi Syifa ada di tengah jalan sawah.


Syifapun mengabari Abdi


"Halo,rantai motor aku putus di jalan**** kamu segera kesini cepetan"ucap Syifa via telepon dengan sikap ketakutan.


Tak berapa lama kemudian Ada seorang ibu ibu menanyakan Syifa.


"Nak kenapa?"Tanya si ibu


"Ini bu rantai motor aku putus"ujar Syifa sembari ketakutan


"Ya sudah di dorong saja biar ibu yang nyalain lampu motor buat nerangin jalan kamu"ujar si ibu


"Makasih bu"Ucap Syifa pada si ibi yang telah menemani kegelapannya


"Sama sama"ucap ibu


Syifapun menuntun motornya dari tempat kejadian menuju bengkel,dengan kondisi jalan becek,berlubang dan naik turun.


"Kok pulangnya malam nak"Tanya si ibu


"Iya bu habis lembur"Ucap Syifa sambil mendorong motornya


"Tidak ada temennya"Tanya si ibu


"Temen aku tidak lembur bu"Jawab Syifa yang sedikit kecapean karena mendorong motor


"Oooh,Sini nak mau gantian,kamu cape tidak"ujar ibu karena kasihan melihat Syifa mendorong motornya sendirian


"Tidak bu"Ibu menolaknya dengan halus


Sebenarnya Syifa sangat cape karena motornya lumayan berat dan jalannya juga lumayan menantang tapi Syifa tidak mau merepotkan si ibu,memberi ia pencahayaan saja Syifa sudah bersyukur.


Lalu ada anak muda lewat dan menanyakan Syifa dengan sang ibu


"kenapa ini bu"Tanya si anak muda


"Ini rantainya putus"ujar ibu


"Yaudah ibu pulang saja nanti si mbanya saya yang step motornya sampai bengkel bu"ujar pemuda menawarkan bantuannya


"Nak tidak apa apa?"Tanya ibu pada Syifa dengan menatap wajah syifa yang kelelahan


"Iya bu tidak apa apa ibu pulang saja sudah malam soalnya"ucap Syifa pada ibu karena merasa kasihan


"Ya sudah ibu pulang hati hati ya"ucap si ibu pada Syifa


"iya bu makasih ya"ujarnya

__ADS_1


"Iya nak"


"Kamu naik nanti aku step motor kamu"ujar pemuda tadi


"Iya mas"


Dan motor Syifapun di step oleh pemuda tadi,dalam batin Syifa


"Huuuuuffffff adem banget kenapa tidak dari awal saja"Gumamnya dalam hati


Sesampainya di bengkel motor


Abdipun ketemu Syifa,"Aku tadi nelfon kamu berkali kali tidak di angkat"ujar Abdi kesal karena melihat ada cowo lain di samping Syifa


"Tadi aku lagi dorong motor"ucap Syifa balik kesal


"mba aku pulang yah,di tinggal tidak apa apa kan?"ujar pemuda tadi


"Iya mas tidak apa apa makasih banyak loh mas sudah bantuin"ucap Syifa dengan rasa terimakasihnya


"Iya sama sama"ujar pemuda itu lalu ia menyalakan motornya dan pulang


"Harusnya tadi kamu nungguin aku saja"ucap Abdi kesal


"Hah nungguin,aku ketakutan di sana sepi,gelap,hujan,aku nelfon kamu sampai nangis nangis tidak terdengar kah"ujar Syifa jengkel


"Ya tinggal dorong saja motornya ke bengkel"balas Abdi marah


"Dari awal sebelum di step sama mas tadi,aku tuh dorong motor sekian meter,aku baru pulang kerja,di tambah dorong motor aku cape,untung ada yang berbaik hati,gimana sih kamu"Ucap Syifa pada Abdi dengan muka asamnya


Abdi pun hanya terdiam.


"Mba motornya sudah jadi"ujar mamang bengkel


"45 mba"ujar tukang bengkel


"ini pa"ucap Syifa dengan memberi uang sama tukang bengkel


Saat motornya berhasil di benerin Syifa dan Abdi pun pulang ke rumah.


**********-_-**********


Setiap kali Syifa lapar ataupun belum makan Abdi selalu membawakan Syifa makanan,setiap Syifa menginginkannya.


"A aku laper"manja Syifa lewat pesan


"Kamu mau apa"Balas Abdi


"Seblak balungan yang pedes"ujar Syifa sambil bayangin gimana enaknya


"Oke aku pesen dulu ya"ucap Abdi


"Baik bos di tunggu ya"


Beberapa menit kemudian Abdi menelfon Syifa


"Yang aku di depan rumah kamu"


Syifapun bersegera membuka pintu dan keluar.

__ADS_1


"Sini duduk"ucap Syifa


Dan merekapun memakan seblak berdua.


Abdipun menyuapi Syifa


"Nih yang Aaaaaaaaaaa"


Lalu Syifapun menyuapi Abdi balik


hingga seblaknya habis.


"Enak enggak"ucap Abdi


"Enak A pedes"Ujar Syifa sedang ke pedasan lalu ia meminun beberapa teguk air


glekkk....glekkk...gleeekkkk Hahhhh pedas😫


Abdipun hanya senyum senyum saja melihat Syifa ke pedasan.


Syifapun menuangkan air minum untuk Abdi lalu Abdi meminumnya.


"Yang besok aku ada acara PMII nanti aku nginep 3 hari enggak papa kan,nanti aku enggak bisa hubungin kamu kemungkinan besar tidak ada signal,soalnya di hutan belantara jauh dari perkampungan"ucap Abdi berusaha menjelaskan


"Yaudah iya"ucap Syifa sedikit kesal


"A hubungan kita sudah 5 tahun kapan Aa ngelamar aku"Tanya Syifa berharap


"Sabar yang kan aku lagi kuliah"


Syifapun menekuk mukanya


"Kamu tahu akibatnya kalo kita nikah sekarang dan mogok kuliah"


"Apa"


"Kalo kita nikah sekarang mau makan apa bekatul(makanan bebek desa),aku kan belum kerja,kalo aku mogok kuliah nanti aku tidak dapat warisan sepeser pun,ibu aku sudah berusaha ada agar aku bisa kuliah,kamu ngerti dong yang,kalo aku tidak kuliah mau kerja apa?kerja di pabrik nanti juga bakal habis kontrak,kalo kuliah kan lebih mendingan,bisa jadi guru atau lainnya kan jabatannya lumayan yang,aku juga berencana mau S2 tapi aku berencana nikahin kamu dulu setelah lulus S1 dan kerja,tolong sabar"


"iya"ucap syifa cuek


"Kamu jangan terobsesi sama temen kamu yang sudah nikah,kamu kerja dulu saja,tunggu aku selesai kuliah baru kita akan nikah,setelah kita nikah aku tidak mau kamu kerja cape capean seperti kamu lajang sekarang,mengertilah semua aku lakukan demu kamu"


"Aku cemburu,pasti di kampus banyak wanita yang lebih perfect dari aku,kalo tiba tiba kamu berpaling aku bisa apa,aku enggak pinter apalagi cantik,aku minder,aku ingin memilikimu sekarang juga,sebelum kamu jadi milik wanita lain"ucap syifa menangis


Lalu Abdi menyenderkan kepala Syifa di bahunya.


"Kamu jangan pesimis begitu,mana mungkin aku berpaling darimu kalau kamu berusaha setia sama aku,kamu selalu kecewain aku saja aku masih tetep setia sama kamu kan,apalagi kamu setia,setiap di kampus aku selalu ingat kamu,Setiap ada kegiatan luar kampus banyak wanita lain di pikiran dan hatiku cuma ada kamu,aku sudah terlanjur jatuh cinta dan nyaman dengan kamu,percayalah"ujar Abdi berusaha menenangkan lalu ia menghapus air mata Syifa dengan jari tangannya.


Ke esokan harinya,Abdipun berangkat ke kampus.dan ia melakukan kegiatan tanpa memegang ponsel


Saat itu pula Syifa merasa bosan dan gabut sekali.Tapi ia berusaha untuk memahami semua kegiatan Abdi.


3 hari kemudian......


"Hai sayang hari ini aku pulang,tapi aku istirahat dulu di kosan temen"pesan Abdi pada Syifa


"Alhamdulilah nanti pulangnya hati hati ya"


"Siap bu bos,Aku mau ngebo dulu alias molor haha"

__ADS_1


"Yaudah istirahat"


"Siaaaapp"


__ADS_2