KISAH PAHLAWAN DAN IBLIS

KISAH PAHLAWAN DAN IBLIS
Penyerangan di dunia gelap


__ADS_3

Gemuruh langkah kaki berjalan memasuki dunia gelap, sepuluh ribu pasukan iblis mulai melakukan serangan, ledakan demi ledakan, kobaran api membakar rumah-rumah sekitar.


Jerit suara terdengar keras meminta pertolongan, tanpa belas kasih, tanpa perlu sedikit pun ragu, setiap kepala melayang jatuh, tubuh-tubuh tertusuk pedang hingga menembus jantung, satu persatu nyawa telah tewas. Hingga terbentuk kubangan darah mengalir diantara tumpukan mayat yang berserakan di jalan.


Kini sepuluh orang dipaksa bersujud dengan bilah pedang melekat di kulit leher. Siapa pun berani melawan, maka tidak ada kesempatan mereka untuk tetap hidup.


Satu sosok kehadiran berjalan mendekat, langkah kaki lemah gemulai berjalan jingjit saat melewati genangan darah. Dia tampak cantik seperti wanita, namun memiliki tubuh berotot dan juga berjakun.


Rulhan Sonfall adalah iblis dengan kepribadian abstrak, dia seorang lelaki yang menolak jenis kelaminnya sendiri.


Kaki Rulhan Sonfall menginjak satu kepala saat akan bicara.


"Sekarang aku bertanya kepada kalian, apa kalian mau patuh terhadap penguasa iblis dan menyerahkan segalanya untuk menjadi pengikut setia atau menolaknya ?." Tanya satu sosok makhluk bersayap hitam yang berdiri di depan mereka.


"Dasar iblis si*alan, kalian telah membuat tempat ini kotor." Ucap salah satu manusia yang di tahan oleh Rulhan Sonfall.


"Padahal sejak awal di sini sudah kotor. Bahkan aku kemari untuk membersihkan kotoran itu." Jawabnya tertawa terbahak-bahak.


"Kami tidak mau menjadi pengikut kalian, di sini kami mendapat kebebasan untuk hidup, jadi jangan merusak kesenangan kami."


"Kebebasan kata mu ?." Semakin tinggi suara Rulhan untuk tertawa.


"Bagaimana bisa kau menertawakan kebebasan yang kami inginkan." Orang itu pun semakin marah.


"Memang kebebasan seperti apa yang kalian semua miliki, huh ?. Hanya sekedar berkeliaran di tempat tanpa aturan seperti dunia gelap ini kau sebut kebebasan ?, Sungguh lucu sekali.... Seluruh makhluk hidup di alam semesta ini terikat oleh satu aturan yang tidak bisa ditentang, yaitu hukum rimba, yang lemah akan di makan yang kuat, tanpa kalian sadari, kalian tidak bisa keluar dari aturan hukum rimba... Kecuali jika kalian mau mematuhi sosok kuat, itu akan memberi kalian hidup sedikit lebih lama." Ucap Rulhan Sonfall seperti memberi suatu nasihat.


"Mau seperti apa kau mengoceh, kami tidak akan pernah mau patuh terhadap penguasa iblis." Ungkapnya.


Rulhan Sonfall menggeleng kepala...."Baiklah, aku anggap itu adalah jawaban yang kalian pilih."


Penguasa iblis Rulhan Sonfall memberi isyarat kepada para algojonya untuk menebas leher semua yang menentang dan menolak kepatuhan kepada penguasa iblis.


Hingga ketika pedang itu terayun, bercak darah hinggap di pipi Rulhan Sonfall, dia kesal dan marah, dia tidak senang jika ada noda mengotori wajah cantiknya, meski pun jelas dalam kategori jenis kelamin, dia adalah lelaki, atau lebih tepatnya, waria siluman burung gagak.


Kini Rulhan Sonfall, telah menaklukkan wilayah timur yang di kuasai oleh kaum Gouna.


Sosok lain pun datang, dia membungkuk dan memberi hormat kepada Rulhan.


"Dengan seluruh kekuatan pasukan ras iblis tentu penaklukan dunia gelap ini akan sangat mudah." Kata Kepala keluarga besar kaum Gouna.

__ADS_1


Namun hembusan nafas panjang keluar..."Bukan mudah lagi, tidak ada gregetnya sama sekali, aku ingin bisa bertarung, sejak aku datang ke dunia ini semua terasa sangat mudah, bahkan Edurali sekali pun belum cukup membuatku bertarung secara serius."


"Aku tidak yakin ada seseorang yang bisa memuaskan anda dalam bertarung, karena para penguasa wilayah disini sangatlah lemah, mungkin hanya suku manusia naga saja yang sedikit lebih kuat." Ungkapnya.


"Hmmm membosankan."


Pasukan iblis kiri mengarahkan serangan ke wilayah selanjutnya.


**********


Di kediaman kelompok bandit Sanziu....


Berita tentang adanya penyerangan besar oleh para ras iblis telah terdengar dari salah satu penduduk yang datang untuk meminta bantuan kepada penguasa wilayah Xin Sanziu.


"Para iblis itu berani menyerang dunia gelap, mereka tidak tahu dengan siapa berhadapan." Xin Sanziu terlihat meremehkan.


"Tapi tuan Xin, mereka membawa puluhan ribu pasukan, dan satu sosok yang menyebut dirinya sebagai penguasa iblis." Jawabnya begitu takut.


"Omong kosong, dia bahkan berani mengaku sebagai penguasa iblis, itu lucu sekali." Tawa Xin Sanziu tidak terbendung.


Semua orang ikut tertawa terbahak-bahak bersama Xin Sanziu, tentu tidak ada yang menyangkal bahwa kehadiran penguasa iblis bukan hal sembarangan.


'Tuan sebuah serangan besar datang.'


'Apa !!!.' Zen terkejut.


"Semuanya pergi dari sini." Baru Zen berteriak keras.


Bola api besar muncul di atas langit dan ******* atap rumah yang siap menghanguskan semua tamu di dalamnya.


Zen sudah bersiap mengeluarkan lapisan energi sihir untuk melindungi orang di sekitar, lebih utama tentu Eri, Lify dan Hanna, tapi entah siapa di sekitar ikut dalam perlindungannya, dianggap saja sebagai ketidaksengajaan yang beruntung.


Tapi memang kekuatan penghancur yang luar biasa, sihir pertahanan miliknya cukup untuk menghentikan serangan sihir tingkat raja namun membuat lapisan itu retak.


Zen menciptakan sebuah tombak trisula di tangan, dia segera mengarahkan pandangan mata ke atas langit dan melemparkannya langsung. Dimana di situlah kemunculan aura gelap penuh kekuatan dari salah satu penguasa iblis.


Xin Sanziu melihat bagaimana Zen melepas satu serangan senjata yang dia miliki, tapi pak tua itu sudah menyadari akan kehadiran musuh.


Tapi asap hitam tebal menyamarkan wujud dari penguasa iblis, hingga suara lelaki lemah gemulai terdengar jelas memberi efek tekanan mental kuat kepada semua makhluk di bawahnya.

__ADS_1


Itu memiliki efek samping seperti sakit kepala, pusing, mual-mual, mulas, diare, sembelit, asam lambung naik, sesak napas dan bagi orang dengan mental lemah bisa juga kejang-kejang.


Semua karena aura gelap yang dia keluarkan membuat siapa pun di bawah tingkatannya mengalami efek mirip sindrom Anxiety disorder atau gangguan mental yang menyebabkan rasa cemas dan takut berlebih.


"Tidak aku sangka, kalian semua masih bisa selamat setelah menerima serangan tingkat raja milik ku."


"Siapa kau ...." Teriak Xin Sanziu ke arah suara itu datang.


"Kau berani bertanya kepada ku... Kau harusnya sadar seberapa rendah dirimu itu. Tapi baiklah biar aku jawab, itu menjadi hadiah sebelum kalian semua mati.... Aku adalah penguasa iblis, Rulhan Sonfall." Ungkapnya sendiri.


.


Tentu bagi siapa pun mereka, entah itu adalah manusia, iblis, Dwarf, elf atau makhluk-makhluk lain di dunia Dios akan merasa tidak senang setelah mendengar ada yang memperkenalkan diri sebagai penguasa iblis.


"Jangan bercanda, berani-beraninya kau menyebut dirimu sebagai penguasa iblis." Teriak salah satu iblis yang nyatanya menjadi tamu dari undangan Xin Sanziu.


"Oh, kau ras iblis juga... Maka, kau harus patuh kepadaku." Itu adalah sihir perintah dan membuatnya membungkuk patuh.


Dimana penguasa iblis memiliki satu kemampuan absolut yang tidak bisa di tentang oleh para iblis lain, karena sudah di takdirkan sebagai bawahan sang penguasa.


Terkecuali Zen dan Eri, karena Zen adalah seorang pahlawan utusan Dewa dan Eri sudah menjadi bagian dari pengikutnya, sehingga efek sihir perintah tidak berpengaruh kepada mereka berdua.


"Anda benar-benar penguasa iblis, maaf atas kelancangan hambamu yang buta ini tuan ku." Ungkapnya memberi hormat dengan bersujud.


Atas tindakan iblis tingkat tinggi yang menjadi tamu undangan Xin Sanziu itu, semua orang barulah sadar, bahwa pernyataan bahwa dirinya adalah penguasa iblis adalah nyata.


Hingga semua orang semakin ketakutan dan mulai berusaha untuk pergi dari rumah Xin Sanziu yang sudah separuh hancur.


Rulhan Sonfall, memberi perintah kepada pasukan iblis menghadang semua orang agar tidak pergi.


Jumlah pasukan iblis sangatlah banyak, ada puluhan ribu yang sudah mulai menghancurkan rumah-rumah di wilayah kekuasaan Xin Sanziu.


Zen tahu bahwa kali ini dia juga ikut terjebak dalam tujuan Penguasa iblis Rulhan Sonfall di dunia gelap.


Berusaha mencari cara agar bisa menghindari pertarungan, dia pun segera mengeluarkan satu skill khusus sebagai pengalih perhatian.


"Keluar lah.... Shadow army."


Makhluk-makhluk hitam gelap merangkak keluar dari bawah bayangan Zen yang berjumlah ribuan. Dia memberi perintah untuk mengacau kepada pasukan iblis agar bisa memberi jalan bagi Zen membawa Eri, Lify dan Hanna pergi.

__ADS_1


Orang-orang kebingungan melihat segerombolan makhluk hitam menyerang ke arah pasukan iblis, tapi itu juga menjadi kesempatan mereka kabur.


__ADS_2