Kita Mulai Dari Awal

Kita Mulai Dari Awal
Pernikahan ...


__ADS_3

Disebuah pantai yang tak jauh dari perkotaan , terdapat sebuah vila megah bergaya belanda dengan asitektur klasik yang menjadi pilihan tepat untuk menggelar acara resepsi , vila megah itu bernama Liefde dalam bahaasa belanda artinya Cinta .Bahkan Vila ini sudah menjadi tempat langganan keluarga Andarius untuk menggelar resepsi pernikahan , seperti saat ini , terlihat Gavin dan Flo tengah berdiri menyalamai para tamu undanggan . Seperti yang direncanakan lima hari yanglalu , kini Gavin dan Flo sudah resmi menjadi sepasang suami istri sejak tadi siang .


Resepsi pernikahan yang diggelar sangatlah meriah dengan tema ala - ala negri dongeng , terlihat dari dekorasi pelaminan yang seperti istana serta ada kereta kencana . Begitupun Gavin dan Flo yang juga berdandan layaknya putri dan pangeran dari kerajaan , tampak juga kedua orangtua Gavin dan Flo yang mengunakan busana bernuansa abu -abu Senada dengan konsep pernikahan bak kerajaan .


Selain itu terlihat pula kue tart berwarna biru dan putih setinggi 4 sampai 5 meter berbentuk kerajaan , pesta yang sangat mewah tapi sayang, hanya orang - orang yang tertentu saja yang bisa hadir .


" selamat bro ahirnya nyususl juga sama daun muda lagi ... hahaha " sapa Hendri yang hanya mendapatkan dengusan dari Gavin .


" selamat ya Vin cepet nyususl " sapa sinta istri Hendri .


" nyusul ?" bingung Gavin .


" dedek bayinya , lihat sahabatmu ini sudah punyak dua jagoan " sahut Hendri yang membuat Gavin malas menaggapinya .


" selamat ya " kata Hendri kali ini pada Flo


" makasih " jawab Flo dengan senyum yang dipaksa .


" selamat ya , kamu cantik sekali pantesan Gavin langsung kepincut " kata Sinta sambil menyalami Flo .


" makasih " jawab Flo masih dengan senyum terpaksa .


" selamat Gav " sapa Dev


" hem " jawab Gavin dengan wajah datar , ia tau bahwa teman - temanya datang keacara pernikahannya bukan hanya untuk ngucapin selamat tapi juga untuk membulinya .


" kok datar - datar aja kan udah dapat daun muda masih datar senyum dong " goda Dev .


" bodoh amat " jawab Gavin .


" ditunggu cerita malam pertama sama daun muda " bisik Dev yang mendapat plototan dari seng empu .


" hahaha "


" selamatya kamu cantik banget kok mau nikah sama om - om bangkotan " sapa Dev pada Flo yang hanya dijawab senyum kecut .


" tapi meski bangkotan masih tetap kuat lo , mau beberapa rondepun masih ok " kata Dev dengan alis yang dinaik turunkan .


Pletak ... " aw .. " rintih Dev saat merasakan pukulan dibagian belakang kepalanya .


" pergi lo yang mau antri masih banyak " sewot Gavin , ada - ada saja temanya itu apa tidak berfikir dulu saat berbicara sama anak kecil .

__ADS_1


" yaelah gitu aja marah " jawab Dev yang berlalu pergi .


" FLO " pangil Tee dan Farel bersamama membuat sang empu secara otomatis melihat kearah kedua sahabatnya itu bukan hanya Flo tapi juga Gavin dan tamu yang lain . senyum manis mengembang diwajah ketiga remaja itu .


" gue kagak nyangka lo beneran nikah kirain bercanda , anak gue akhirnya gede juga " kata Farel sambil memeluk Flo .


" ngak usah dipelul juga begok dilihatin banyak orang , binik orang ini " kata Tee sambil menarik lembut sahabtnya .


" ya maaf .." jawab Farel sambil menggaruk tengkuknya yang tidak gatal .


" lo besok masih ikut ke acara wisudakan " tanya Farel .


" masihlah " jawab Flo


" baguslah kalo begitu aku sudah siapin semua kebutuhanmu "


" makasih " jawab Flo


" kalo keacara study tour untuk perpisahan terahir kelas kita , lo juga ikutkan " tanya Farel


" iya soalnya kalo tidak ada kamu pasti kagak rame " sahut Tee


" pastilah gue ikut " jawab Flo yang membuat kedua temanya itu tertawa semangat .


" apa ? "


" jangan bilang siap - siapa kalo gue udah nikah " bisik Flo pelan yang langsung diangguki oleh kedua sahabatnya .


" bagus " gumam Flo


" e hem .." suara deheman Gavin mengagetkan ketiga remaja yang masih asik berbicara .


" oh iya maaf om kelupaan " jawab Tee dengan cengiran .


" om ? " gumam Gavin pelan .


" selamat ya om " kata Farel sambil menyalamai Gavin .


" ya , sudah kalian pergi lihat masih banyak yang ngantri " jelas Gavin dengan wajah datar .


" oh iya om " jawab Tee yang langsung ngancrit bersama Farel.

__ADS_1


Acara demi acara sudah selesai kini kedua pengantin berada diperjalanan menuju Hotel yang sudah disiapkan untuk pengantin baru .


Hening itulah yang dirasakan Kevin saat menyetir mobil , tidak ada satu patah katapun dari manusai yang berada dibelakangnya , terlihat Gavin yang tengah bersandar sambil memejamkan matanya , sedangkan Flo ia asik bermain dengan benda perseginya .


Hinga kini mobil memasuki halaman Hotel dan berhenti tepat didepan lobi hotel , tapi kedua mahluk itu masih terdiam dengan kegiatannya .


" maaf tuan muda dan nona muda kita sudah sampai " kata Kevin yang membuat kedua mahluk itu langsung tersadar dari kegiatannya masing , masing .


Tidak ada pemandangan romantis seperti yang ditayangkan dikebanyakan Filem , seperti prianya yang membukak pintu mobil untuk siwanita , melaikan mereka membukaka pintu mobil sendiri dan berjalan masuk kedalam hotel tanpa bergandengan tangan seperti orang asing .


" semoga saja mereka bisa menerima pernikahan ini " gumam Kevin yang melihat kedua pengantin baru itu sambil bergeleng kecil .


Dikamar hotel dengan suasana hening tidak ada satupun suara dari kedua insan yang keluar untuk memecahkan susana , Gavin yang baru saja keluar dari kamar mandi dengan rambut basahnya langsung duduk ditepi ranjang sambil melihat isi pesan dari ponselnya , sedangkan Flo ia dibuat bingung dengan baju tidur yang menurutnya aneh .


" untuk pernikahan ini seperti yang kita bicarakan kemarin kita akan berpisah setelah satu tahun " kata Gavin yang membuat Flo menghentikan aktifitasnya dan beralih menatap Gavin yang membelakanginya sambil memainkan benda persegi ditangannya .


" tenag saja aku tidak lupa " jawab Flo yang langsung kembali keaktifitasnya mengacak - acak tasnya .


Setelah itu suasana hening kembali seperti tidak ada penghuni .


" bisa aku meminjam kemejamu " tanya Fio yang memecahkan keheningan .


" buat ? "


" kau tau sepertinya ada yang menukar isi tasku sehinga baju tidurku berganti dengan baju aneh , jika akau memakai baju satunya yang kubawa itu tidak mungkin " jelas Flo .


" hemm " jawab Gavin saat melihat baju tidur kurang bahan yang Flo lempar kesembarang tempat .


pasti itu kerjaan para orang tua batin Gavin sambil bergelng pelan .


" thanks " jawab Flo sambil mengambil kemeja milik Gavin .


" tapi tungu " kata Flo lagi .


" ini .. ini kan kemeja mahal , apa tidak papa aku pakai buat tidur lalu denganmu ? lalu besok kamu akan memakai apa " tanya Flo saat tau merek dari kemeja putih milik Gavin yang harganya selangit .


Kenapa dia bukankah itu hal biasa ..batin Gavin


" pakailah besok aku akan bilang Kevin untuk membawa kemeja untukku "


aneh banget diakan anak orang kaya tapi ... ah sudahlah bukan urisanku ...

__ADS_1


" baiklah " jawab Flo langsung masuk kedalam kamar mandi .


__ADS_2