
Setelah Gavin keluar , kevin masih harus kembali bersabar menunggu giliran melihat Flo , saat miguel datang tepat saat Gavin baru keluar .
Miguel langsung masuk melihat sang putri , ia terlihat begitu sedih melihat sang putri berbaring lemah disana , dengan wajah pucat .
" sayang nak maafkan ayah " ucap miguel yang kini duduk di samping sang putrinya , tangisnya tak perlahan lagi , tangisnya pecah begitu saja , rasa bersalah serta penyesalan miguel rasakan saat k i
" maafkan ayah .." ucapnya dengan tangis .
" ini salah ayah " ucap miguel .
" ini salah ayah ...
Namun pantaskah aku mendapatkan maaf darimu nak , pantaskah aku menjadi ayahmu ....
Di luar ken rose viona serta marc yang melihat miguel dari luar , juga meneteskan air mata air mata kebahagiaan karena miguel yang kini menerima flo putrinya , juga air mata kesedihan karena melihat Flo yang terbaring lemah .
" semoga ini awal kebahagiaan flo " ucap ken dan di setujui yang lain .
" kalian pulanglah lebih dulu " kata ken pada marac dan rose .
" jaga bunda sama tante juga " kata ken .
" tapi aku masih ing ..."
" disini ada paman ayah dan yang lainnya , " kata ken .
" tapi sayang "
" keadaan kamu dan bayi kita juga sangat penting , keadaan kak viona juga penting , jika kak miguel tau kak viona serta kamu marc dia juga akan bersedih , jadi aku mohon pulanglah dan beristirahat kalian bisa datang lagi nanti " kata ken
" baiklah " jawab marc dengan berat hati .
Marc beserta viona dan rose , ketiganya kembali pulang meski hati mereka sangat berat .
" mike " panggil ken pada anak muda yang duduk di samping Gavin saat ini .
" iya "
" temani marc pulang " kata ken .
" baiklah , kabari aku keadaannya " kata mike .
" tentu " jawab ken .
" aku titip rose "
" ya " jawab mike .
Di tempat lain Jek yang membawa michel kerumahnya setelah pulang dari kantor polisi , dengan keadaan michael yang tampak murung setelah melihat sang ibu yang kini harus berada di kantor polisi untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya .
" kamu akan tinggal di sini " kata jek yang baru saja masuk kerumahnya dan mempersilahkan sang putra masuk .
" makasih ded " jawab michael .
" jangan berterima kasih ini juga rumah mu " jawab jek .
" ya " jawab michael
" ayo aku akan mengantarmu kekamarmu " kata jek yang langsung berjalan membawa koper sang putra di ikuti michael di belakangnya .
" ini kamar mu " kata jek saat sudah sampai di kamar yang besar dan luas .
" setelah ini pelayan akan membersihkannya , maaf masih kotor " kata jek .
" tidak apa - apa ded " jawab michael .
" untuk sementara waktu jika kamu saat ini lelah tidurlah di kamar ded " kata jek .
" tidak aku tidak merasa lelah " jawab michael .
" hem baiklah "
" duduklah bersantai atau kamu bisa melakukan apapun yang kamu mau ded masih haru.....s " kata jek terpotong .
" ded ..." panggil michael .
" ya "
__ADS_1
" ded punya waktu untukku " tanya michael .
" waktu untuk "
" aku sangat merindukan ded , mom selalu menahanku untuk bertemu atau menghubungi ded , mungkin hal yang sama mom lakukan pada ded , selama ini aku tidak pernah merasakan memiliki seorang ded di sisihku karena mom " ucap michael yang membuat jek terdiam .
Andai waktu itu aku membawamu nak , maaf karena aku fikir kamu bukan anakku bukan darah dagingku karena perilaku ibumu ... tapi hasil medis kemarin membuatku sadar ... maafkan ded ... yang meninggalkanmu selama ini ... ded yang salah ...
" aku tau ded saat ini sibuk tapi aku senang akhirnya aku bisa bersama ded saat ini aku sangat merindukan ded .... " kata michael .
" kamu mau makan bersama sebelum ded mengurus sesuatu " tawar jek .
" tentu " jawab michael dengan senang hati .
" ded akan membuatkan makanan pasti kamu akan menyukainya "
" pasti .." jawab michael .
Waktu semakin berputar , kini hari semakin malam miguel baru saja keluar dari ruangan Flo dengan mata sembab , dan kini giliran kevin yang sudah sabar menunggu sejak tadi , namun saat Miguel keluar terlihat kevin yang tak kunjung berdiri dan masuk kedalam , ia tampak terduduk dengan pandangan mata yang kosong dengan penampilan acak - acakan serta lembab di wajah karena perkelahiannya dengan penjahat tadi , keadaanya saat ini tidak jauh beda dengan Felix yang duduk di sampingnya .
" kak kev " panggil tee barulah kevin sadar dan menoleh kearah orang yang memanggilnya .
" sekarang giliran kakak masuk " kata farel mendengar itu Kevin langsung beranjak dari duduknya .
" kak bangunkan dia aku tidak bisa melihat temanku seperti ini " kata tee saat kevin hendak masuk kedalam , mendengar itu felix ken maupun miguel melihat kearah kevin .
" katakan padanya semua menunggunya " kata tee yang membuat air mata kevin menetes .
" masuklah , dia sudah menunggu mu " kata miguel yang kemudian kevin masuk kedalam .
Melangkah masuk ke ruangan serba putih , kevin duduk di samping gadis cantik yang amat ia cintai , dengan terus menggenggam tangan kecil milik Flo , kevin tak tahan menahan tangis , rasa rindu yang selama ini menyiksa , serta perasaan tidak berdaya melihat orang yang ia cintai terbaring lemah di hadapannya , tanpa senyum manis yang tercetak di wajahnya , hanya wajah pucat yang bisa ia lihat saat ini .
" aku datang " ucap kevin dengan menggenggam tangan Flo lalau mengelusnya dengan lembut .
" aku datang " ucapnya lagi .
" maafkan aku yang datang terlambat maaf ...maaf ... maafkan aku ..." ucap kevin dengan isak tangisnya , ia tak bisa berkata apapun lagi hanya tangis yang mengabarkan keadaan hatinya saat ini .
" bangunlah aku mohon "
FLO ...
" iya sayang "
" mama kenapa lama "
" maaf florence sayang "
" mama besok hari ulang tahun flo "
" florence mau apa "
" florence mau papa "
" papa ? "
" papa akan datang kan , papa akan meniup lilin bersamaku kan , papa juga akan membawa mama sama aku ke taman bermain , papa juga akan membawaku dan mama kerumah yang lebih besar , papa akan membawa banyak uang agar mama tidak berjualan roti lagi kan "
" ..."
" jika papa tidak datang maka aku tidak ingin berulang tahun dan meniup lilin lagi "
" sayang , papa pasti datang jika besok papa tidak datang berarti papa masih sibuk "
" kenapa begitu "
" papa harus memiliki banyak uang agar bisa membeli rumah yang lebih besar seperti yang florence mau "
" benarkah "
" iya sayang "
" rumah dengan halaman luas "
" ya "
" rumah yang tidak akan bocor lagi "
__ADS_1
" tentu "
" kamarnya besar "
" ya "
" em ... apa dapurnya juga besar "
" tentu "
" ada taman bunganya , mama suaka sekali dengan bunga apa papa akan membeli rumah yang seperti itu "
" tentu , tapi papa harus memiliki banyak uang "
" banyak uang "
" ya , papa harus bekerja untuk semua itu "
" benar juga "
" jadi , jika besok papa tidak datang apa tidak papa "
" baiklah tidak papa , aku akan menunggu dan akan meniup lilin bersama mama , floren akan berdoa untuk papa agar pulang membawa banyak uang "
" terima kasih sayang papa pasti akan bangga padamu "
hiks ... hiks .. hiks ...
" itu suara tangis siapa "
" entahlah mama tidak tau ayo kita lihat "
" tidak jika nanti itu hantu "
" hantu ? "
" ya "
" tidak ada hantu sayang "
" lalu suara tangis itu "
" ayo kita lihat "
" em tapi aku takut "
" ada mama di sini sayang jangan takut "
" tapi jika nanti dia memakan mama "
" tidak akan "
" apa hantu takut sama mama "
" ya "
" baiklah kali begitu ayo kita lihat " kata Flo kecil yang berjalan mengikuti sang mama menuju suara yang terdengar semakin lirih di , terlihat seorang anak laki - laki yang menagis melihat kearah mama dan dirinya .
" siapa dia ma "
" datanglah padanya "
" tapi "
" datanglah "
end ....
Fajar mulai terlihat , bersamaan dengan kevin yang merasakan pergerakan di tangan Flo , yang mulai bergerak dengan pelan .
" flo .." panggil kevin .
" flo kamu dengar aku " ucapnya lagi .
" flo " panggil kevin lagi kali ini mata flo tampak mulai terbuka dengan pelan , dengan cepat Kevin memencet tombol yang tertempel di tembok untuk memanggil dokter .
" ma " suara Flo yang terdengar lirih .
__ADS_1
" kak ke "