
Masih di meja makan , setelah kepergian Flo , viola terlihat masih kesal dengan apa yang di katakan Flo , ia terus saja menggomel tanpa henti .
" miguel kenapa kamu diam saja , lihatlah anak haram itu semakin kurang ajar " ucap viola .
" dia benar - benar tidak sopan , lihatlah tadi berani - beraninya ia duduk di sini dan makan bersama "
" kamu juga mendengarnya bagaiman anak haram itu menghinaku "
" sudahlah mom " sahut michael .
" diamlah aku tidak sedang berbicara padamu" ucap viola .
" miguel kamu harus memberinya pelajaran agar ia tidak melunjak nantinya " kata viola lagi , mendengar itu Miguel hanya mengangkat satu alisnya .
" pelajaran ? "
" ya , biar dia tau batasan " jawab viola , miguel hanya manggut - manggut .
" baiklah aku akan memberi pelajaran pada orang yang pantas mendapatkannya " ucap Miguel yang membuat viona dan marc menoleh melihat kearahnya
" ayah tidak akan melukai adekkan" tanya marc
" kamu tidak serius kana " tanya viona dengan wajah khawatir .
" paman jangan dengarkan kata mom " kali ini michael yang angkat bicara .
" michael diamlah jangan ikut campur urusan orang dewasa "
" tuan kita harus segera berangkat " sahut jek yang baru datang , membuat semua mata tertuju padanya .
" ded " panggil michael yang hanya mendapatkan senyuman dari sang empu .
" cih babu " ucap viola .
" mom " panggil michael tidak senang .
" baiklah aku harus berangkat sekarang " ucap miguel yang langsung berdiri dari duduknya , di ikuti viona dan marc .
" mom tidak seharusnya mengatakan itu pada ded " tegur michael setelah miguel viona dan marc keluar .
" jangan panggil dia ded "
" terserah " ucap michael yang langsung menyusul keluar .
Di luar miguel dan marc yang tengah berpamitan dengan viona .
" aku berangkat "
" sayang kamu tidak akan membuat flo terluka lagikan " tanya viona yang masih khawatir .
" jaga diri kamu baik - baik " jawab miguel dengan senyum lalu masuk mobil .
" bun marc berangkat , bunda jaga diri baik - baik ya " pamit marc kali ini .
" iya sayang kamu juga harus berhati - hati "
" iya bun dha " marc langsung masuk kedalam mobilnya .
Samapi di dalam kelas , Flo masuk dengan keadaan kelas yang sudah ramai denga mahasiswa lainnya .
" flo " sapa bela , saat flo akan duduk di kursinya .
" ya "
__ADS_1
" bisakah kamu membantuku menjelaskan materi minggu kemarin , aku tidak memahaminya sama sekali "
" kenapa kamu menanyakannya padaku , kenapa nggak minta di jelaskan justin saja dia pasti memahaminya "
" justin ? , justin tidak ada dia sudah pindah apa kamu tidak tau soal itu "
" pindah ! " kejut Flo
" iya sudah lama ia pindah , apa kamu tidak menyadari jika ia tidak ada "
Begitu lama ia meratapi perasaanya , rasa sedih dan luka , sampai ia tidak sadar jika salah satu temannya tidak ada .
" pindah kemana dia "
" entahlah , dia tidak mengatakan apapun padaku " jawab bela .
" sudahlah , mungkin hari ini hanya ada dua mata kuliah , nanti pulang kamu mau mengajariku "
" hem "
Apa saja yang sudah aku lewatkan dalam beberapa bulan ini ....
" kita bicara nanti lagi ok " kata bela saat dosen datang , dengan cepat ia kembali ke bangkunya .
Jam kuliah berakhir lebih cepat , karena mata kuliah banyak yang kosong , Flo bersama bela kini berada di kafe untuk belajar bersama , tidak dengan dua sahabatnya karena tee dan farel masih ada kelas .
" eh flo kamu nggak risih ya terus di ikuti kayak gitu " bisik bela sambil melihat kearah pengawal yang duduk tidak jauh dari mereka .
" risih tapi sudahlah jangan di perhatikan "
" oh ok "
" kalo begitu kamu mau pesan apa biar aku yang traktir "
" baiklah " ucap bela yang langsung berdiri dan pergi untuk memesan tapi sebelum itu ia menuju bangku pengawal flo .
" ehm tuan mau pesan apa biar aku pesankan juga "
" maaf tidak perlu "
" tidak papa aku yang traktir "
" tidak perlu nona "
" ayolah aku ingin berbaik hati padamu "
Melihat bela , membuat flo ingin tertawa , ada ada saja yang di lakukan gadis satu itu .
Alunan merdu musik di dalam mobil yang di kendari gavin , musik cinta menyiratkan perasaan gavin saat ini , rasa senang dan cinta menggebu di dada , bayangan flo selalu saja membuat senyumnya mengembang .
Sore ini gavin pergi ke kampus berniat menjemput Flo .
Di depan kampus , gavin membuka kaca jendela sambil terus melihat ke arah pintu keluar , begitu banyak para mahasiswa / i berjalan keluar dengan wajah lelah mereka .
" di mana dia kenapa belum keluar "
" tunggu sebentar , kamu harus menunggu gavin " gumamnya sendiri .
" sebentar lagi " gumamnya lagi .
Langit berubah gelap , flo dan bela batu saja keluar dari cafe , kini keduanya akan pulang .
" flu gue duluan ya "
__ADS_1
" ya hati - hati "
" tuan pengawal aku pulang duluan ya "
" i iya nona " jawab pengawaal .
Sejak tadi bela terus saja mengoda pengawal flo .
" mungikni dia suka sama kamu " ucap flo pada pengawal .
" ah nggak mungkin nona muda ada - ada saja " ucap pengawal dengan wajah malu - malu , membuat flo ingin tertawa .
" sudah ayo " kata flo lagi yang langsung masuk kedalam mobilnya .
" kita akan langsung pulang "
" sepertinya tidak bawa aku ke tempat biasa "
" baik nona "
Malam semakin larut dan kapmus mulia sepi , namun Flo tak kunjung keluar dari pintu keluar , membuat gavin yang menunggu di buat cemas .
" kemana dia " gumamnya , lalu keluar mobil dan pergi masuk kedalam kampus , untuk mencari flo .
Saat baru saja ia melewati gerbang ia berpapasan dengan seorang satpam yang baru saja berkeliling .
" maaf ada yang bisa saya bantu "
" em saya mau menjemput istri saya "
" istri ? em apa salah satu dosen disini , tapi sepertinya semua dosen sudah pulang semua " jawab satpam .
" em bu bukan dosen ta tapi maha siswa di sini dia jur..."
" maha siswa ! , oh em maaf - maaf tapi semua maha siswa sudah pulang , bahkan saya sudah mengecek semua ruangan "
" pulang !"
" iya semua sudah pulang saya saja juga mau pulang , emang ada anak sekolah sampai tengah malam begini "
" tengah malam " gumam Gavin yang langsung mengecek jam di tangannya , benar saja mana ada anak berkuliah di jam 11 .54 .
Pulang larut , flo pikir jika rumah akan sepi karena semua orang sudah tidur , ternyata salah , saat ia hendak masuk kedalam kamar seseorang menghentikan langkahnya .
" apa harimu melelahkan " tanya suara berat , Flo menoleh dan melihat orang di belakangnya .
" ...."
" beristirahatlah " ucapnya ldengan senyum .
" selamat malam , bermimpilah yang indah " ucapnya lagi , lalu melangkah menjauh .
" apa kamu belum tidur " tanya Flo membuat langkah Miguel terhenti , ia kembali berbalik dan melihat sang putri .
" baru akan tidur " jawabnya dengan senyum , lalu tidak ada pembicaraan lagi .
tak apa jia kamu belum bisa memanggilku ayah aku tau akan sulit bagimu memangilku ..
" aku akan ke kamarku " ucap Flo yang di jawab anggukan .
Tanpa keduanya sadari sepasang mata melihat keduanya .
" ada yang aneh dengan mereka , sial jangan sampai miguel menerima gadis itu "
__ADS_1