
Keluar dari lif aku masih mengingat penolakan om Gavin padaku , aku berjalan keluar dan masuk kedalam mobil diikuti mike , tanpa banyak kata Mike menjalankan mobilnya .
Disepanjang perjalanan hanya ada keheningan aku masih tetap terdiam dan menatap luar jendela bayangan akaan perdebatan pagi tadi sangatlah menyakitkan , tak banyak memakan waktu mobil Mike berhenti tepat dikampus tempatku belajar dan membuatku tersadar dari lamunan .
" aku akan memberi tau tee dan farel jika kamu sudah berangkat " ucap Mike saat aku mau keluar , aku mengganguk tanda iya .
Aku berjalan masuk kekampus tanpa memperhatikan orang - orang disekitarku yang tengah menatapku , aku terus berjalan dan masuk kedalam kelasku dengan tenag , aku mulai duduk dikursiku dengan menatap arah luar dari jendela dengan tatapan kosong , sepertinya aku merasakan galau seperti Farel .
Gini ya rasanya patah hati , pantas saja Farel sering sekali diam dan merenung , terkadang ia sering menyendiri , dia memang buaya tapi sebelum itu ia juga pernah merasakan cinta yang nyata bersama seorang gadis yang ia puja - puja tiap harinya , tapi sayangnya gadis itu malah menduakannya dengan seorang lelaki hidung belang , kasian nggak sih sahabat gue .
Pas lagi sayang - sayangnya ternyata hanya dibuat mainannya saja , hufff itulah sebabnya sekarang Farel menjadi buaya darat , berbeda dengan Tee dia hanya bermain - main saja dengan cewek tapi ceweknya aja yang keganjenan dan kegran orang Tee cumak angep teman ceweknya agep seriusan hedeh jadilah dia juga disebut buaya darat sedarat - daratnya .
Pov end
Perdebatan pagi hari bersama Flo membuat Gavin dibuat pusing , ia malah nggak fokus dengan pekerjaannya malah kepikiran dengan Flo yang menyukai om - om , segala fikiran negatif bermain diotaknya .
" hah sial " gumamnya sambil menggosok wajahnya kasar .
Om - om yang ada difikiran Gavin adalah om - om hidung belang yang hanya untuk bermain - main .
" sial - sial " gumamnya lagi .
Tok ...tok ..
" masuk "
Ceklik ... "iya tuan apa ada yang bisa saya bantu " kata Kevi yang baru datang .
" vin saya butuh bantuanmu "
" apa tuan "
" gini tolong selidiki seseorang yang disukai flo "
" ha buat apa tuan , apa tuan sudah mulai suka ".
" ha mana mungkin "
" lalu "
" jadi gini pagi ini Flo berpenampilan berbeda , dan tadi saat makan pagi flo memintak dibelikan make up yang sontak membuatku kaget "
" terus bukankah itu hal biasa , anak jaman sekarang seusia flo itu sudah biasa memakai make up , terus apa yang salah " tanya Kevin yang bingung dengan tuannya .
__ADS_1
" ya kagetlah Vin anak kayak dia tiba - tiba berubah , apa lagi tadi dia bilang mau goda om - om "
" ha goda om - om " kaget Kevin " nggak mungkin flo sepertinya tidak akan melakukan itu "
" tapi itu nyata vin , aku mendengarnya sendiri bahkan dia akan melakukan apapun caranya " kata Gavin dengan serius .
" jadi apa yang harus saya lakukan "
" awasi dia kalo bisa ikuti kemanapun dia pergi jemput dia saat pulang kuliah dan antar dia setiap hari , kamu kan akrab dengannya pokoknya aku ngak mau tau kamu juga harus cari tau siap om - om yang disukai Flo "
" em ta ..."
" kamu tau jika bocah itu melakukan sesuatu yang mungkin akan mencoreng nama baik keluarga maupun nama baik ku , lalu gimana jika ia kenapa - napa dan ken menyalahkanku mau bagaimanapu setatusnya masih istriku dan juga keponakan sahabatku " jelas Gavin dan diangguki Kevin .
jadi sekarang diangep istri .....batin Kevin .
" baiklah tuan " jawab Kevin .
" dan laporkan semua yang dilakukan oleh Flo , soal perusahaan kamu nggak perlu kawatir cukup lakukan tugasmu kalo perlu kamu jadi pengawalnya saja , biar pekerjaanmu Felix yang menghendel lagian dia juga cukup baik dalam bekerja "
" iya " jawab Kevin .
" sudah kamu boleh keluar " kata Gavin .
Saat ini adalah jam istirahat dikampus Tee dan Farel segera menemui Flo , karna sejak pagi tadi mereka belum bertemu dengan Flo , saat menjemputnya keapartemen lamanya mereka hanya mendapati Mike , untung Mike memberitau jika Flo sudah berangkat .Dengan jalan beriringan Tee dan Farel berjalan kekelas Flo .
Bertapa terkejutnya Tee dan Farel saat melihat sahabat kecilnya berubah penampilan , gadis kecil yang biasanya berdandan layaknya laki - laki sekarang berubah menjadi wanita feminim .
" lo lo habis kejedot apa " tanya Farel sambil terbengong melihat Flo dengan penampilan barunya , rambut dan baju yang sangat berbeda dengan biasanya .
" lo kagak keracunan obatkan " kata Tee yang juga melihat Flo dengan bingung .
Sedangkan yang ditanya hanya mengerutkan alisnya bingung .
" flo kita kedokter ya " kata Farel yang langsung menarik Flo
" ma ma ..." belum sempat Flo menggatakan Tee juga ikut - ikutan menariknya .
Sudahlah Flo hanya bisa pasrah dengan keadaan , ia hanya mengikuti kemana kedua sahabatny menggajaknya pergi .Tak cukup lama mereka sudah berada dirumah sakit dekat dengan universitas , cukup dengan berjalan kaki mereka sudah sampai disana .
Flo duduk diruang tunggu dengan wajah bingung , sedangkan Farel ia tengah mendaftarkan Flo , dan Tee duduk disebelah Flo dengan wajah hawatir .
Mereka bertiga duduk dan menunggu giliran masuk untuk periksa kesehatan , cukup lama mereka menunggu mungkin saja jam istirahat sudah selesai dikampus dan mungkin para siswa sudah kembali masuk kedalam kelasnya .
__ADS_1
" Nona Florence " pangil perawat .
" ayo " kata Farel menarik Flo pelan dan diikuti Tee dibelakangnya .
Mereka masuk secara bersamaan kedalam ruanggan , terlihat dokter yang tengah duduk dikursinya menatap ketiganya dengan senyum .
" siapa yang sakit " tanya dokter . Sontak Tee dan Farel menunjuk Flo secara bersamaan .
" oh silahkan duduk "kata dokter dan dituruti Flo dan Farel sedangkan Tee ia berdiri dibelakang keduanya , sebenarnya dokter sedikit bingung dengan mereka karna anak perempuan yang mereka angap sakit terlihat baik - baik saja , hanya saja terlihat bingung .
" boleh saya tau apa yang adek keluhkan " tanya dokter kepada Flo .
" sa se ..."
" jadi gink dok , sepertinya teman kecil saya ini habis terjedot dan mungkin saja keracunan ia mengalami perubahan dalam dirinya " mata Farel membuat Dokter mengerutkan alisnya tanda bingung dengan remaja - remaja didepannya .
" maksudnya " tanya dokter tak mengerti maksut Farel .
" jadi gini dok kami sangat terkejut dengan perubahan yang dialami sahabat kecil kami ini , teman kecil kami tiba - tiba berubah begitu drastis , bagaimana tidak ia tiba - tiba berubah penampilan yang awalnya kayak cowok sekarang kayak cewek beneran " jelas Tee membuat dokter tepuk jidat , seakan ia tengah dipermainkan oleh remaja didepannya .
Cukup kesal sebenarnya dengan tingkah ketigannya , tapi sepertinya dokter memiliki ide cemerlang untuk ketiganya .
" yasudah adek silahkan berbaring biar saya priksa dulu " kata dokter .
Flo menurut saja , ia berbaring seperti apa yang dikatakan dokter sepertinya ini akan menjadi permainan dokter - dokteran bersama anak SD , dengan sangat serius dokter memeriksa Flo , lalu dokter menghembuskan nafas secara pelan dan membuat Farel dan Tee hawatir .
" giman dok "
"sepertinya ini cukup serius tapi tidak papa saya akan memberikan resep obat nanti kalian tebus diapotik , dan lagi kalian harus lebih memerhatiakannya coba kalian tanya apa penyebab perubahan yang terjadi pada dirinya " kata dokter dandiangguki oleh Tee dan Farel .
*D*asar bodoh tolol begok , yatuhan kenapa punyak dua sahabat memalukan seperti mereka sih umpat Flo dalam hati , bertapa malunya dia dengan keadaan ini , apa lagi dokter tersenyum kepadanya , yah lebih tepatnya bukan hanya senyum tapi menahan tawa terbahak - bahak smpai terjungkal - jungakl .
Diberinya resep beberap obat yang tercantum disana , sebenarnya itu hanyalah Vitamin yang baik untuk perkembangan anak seusia mereka .
Pov Kevin
Seperti yang diperintahkan tuan Gavin aku harus menjemput istrinya diuniversitas tempat belajarnya , sekarang aku sudah berada didepan kampus menunggu Flo anak remaja yang cantik dan mengemaskan , hemmm jika difikir - fikir bertapa bodohnya kak Gavin menolak perjodohannya dengan Flo dilihat - lihat Flo lebih baik dari Monik , dari paras atupun perilakunya , hanya saja Flo masih anak remaja yang labil .
Satu jam aku menunggu Flo , tapi tak kunjug keluar juga dengan sangat membosankan aku lebih memilih keluar dari mobil untuk menghirup udara segar , aku keluar dan mendudukan tubuhku didepan mobil dengan sangat santai aku memainkan ponselku , aku dengar dari para maha siswa yang lewat tengah berbisik - bisik dan terdenggar sangat ramai , entah apa yang tengah mereka bisikkan tapi sepertinya mereka tengah melihatku sambil tersenyum - senyum .
Aku dongakkan kepalaku untuk melihat kearah merek bertapa terkejutnya aku saat melihat kearah depan banya para anak cewek yang tengah berdiri didepanku , kukerutkan kedua alisku tanda bingung , mata mereka terus menujuku membuatku merasa risih dibuatnya .
Kemana ini nona Flo kenapa nggak keluar - kelaur , ku tatap mereka dan tersenyum kepada mereka dan aku dapatti mereka tengah tersenyum senag , ha apaan sih ni cewek gila kalik ya .
__ADS_1
" kak kevin " suara itu suara yang ku kenal ahirnya , segera aku menoleh kearah suara kulihat kedua teman Flo dan Flo .... wah .. beratap cantiknya gadis itu dengan model rambut dan baju yang sangat cocok digunakannya , apa lagi saat gadis itu tersenyum , tuhan inikah yang dinamakan bidadari sumpah jika bukan binik kak Gavin sudah aku embat , sumpah tuan Gavin memang benar - benar bodoh jika harus merelakan gadis secantik Flo .