
Di sepanjang perjalanan Flo terus saja mengigil kedinginan , wajahnya pucat dengan bibir yang membiru .
" kamu nggak papa flo " tanya Kevin .
" kak aku mau ganti baju kita berhenti disana ya ini sangat basah dan aku merasa kedinginan " kata Flo menunjuk salah satu swalayan baju di pinggir jalan .
" baiklah kamu tahan sebentar ya " jawab Kevin yang langsung menuju tempat yang di tunjuk Flo .
Hujan sudah mulai mereda jalan sudah di evakuasi , dua pohon besar sudah di singkirkan dan kini Gavin bisa bernafas lega melanjutkan perjalannya dengan tenang , meski ia sudah terlambat untuk kekantor .
Dengan kecepatan sedang Gavin menelusuri jalanan yang basah karena hujan , tak sengaja matanya menagkap sesok orang yang sudah menggangu pikirannya beberapa hari ini tengah bersama sosok yang ia kenal tengah berjalan bergandengan keluar dari swalayan .
Dengan segera Gavin menghentikan mobilnya dan melihat apa yang di lakukan kedua orang di luar sana , terlihat Kevin menatap lekat Flo sambil menyentuh dahi Flo .
" apa kamu baik - baik saja "
" iya aku baik - baik saja " jawab Flo sambil memegang tangan Kevin yang menyentuh dahinya .
" kamu pucat " kata Kevin .
" tapi aku baik - baik saja kak , jangan khawatir , mungkin aku tidak akan baik - baik saja kalo kakak meninggalkan aku dan pergi dengan wanita lain " jawab Flo dengan wajah cemberut .
" tidak akan , itu tidak akan terjadi percayalah padaku , di hatiku hanya ada kamu " jawab Kevin , yang langsung mendapat pelukan dari Flo dengan erat .
Melihat itu entah kenapa Gavin semakin tersulut emosinya , dengan amarah yang mengebu Gavin keluar dari mobil dan melangkah cepat menuju keduanya .
Buk .... Gavin langsung memisahkan pelukan Flo dan Kevin dengan kasar membuat kevin terjatuh , melihat kevin terjatuh Flo hendak menolongnya namun tangan kekar Gavin menghentikan Flo dan Gavin menyeret Gadis kecil itu meski ia terus memberontak .
Melihat itu Kevin berdiri dan ingin menolong Flo , tapi dia kalah cepat karena Gavin langsung menyunguhinya tendangan di bagian perutnya yang membuat Kevin tersungkur sampai kepalanya terbentur batu .
" KAK KEVIN " panggil Flo kembali akan menolong Kevin tapi lagi - lagi Gabin langsung menyeretnya .
" lepas .. om lepaskanaku " kata Flo yang tidak di perdulikan oleh Gavin yang terus menyeret nya untuk masuk ke mobil .
Bertepatan dengan itu Miguel yang memang melewati tempat itu melihat Flo yang di seret paksa Gavin masuk kedalam mobil , terlihat Flo yang mencoba untuk lepas tapi sayang gadis kecil itu kalah kekuatan dan dengan terpaksa ia masuk kedalam mobil Gavin .
" tuan itu nona .."
__ADS_1
" ikuti mobil nya " kata Miguel yang melihat mobil Gavin melesat pergi .
Di dalam mobil Flo terus meronta meminta gavin agar menghentikan mobilnya .
" DIAM ! " bentak Gavin yang membuat Flo langsung terdiam dengan air mata yang terus mengalir .
Mobil terus melaju dengan cepat , dan berhenti tepat di sebuah hotel .
Gavin keluar dari mobil dan menyeret Flo paksa untuk masuk kedalam hotel , dengan Flo yang terus mencoba lepas dari cengkeraman Gavin namun tetap saja usaha itu selalu gagal karena kalah kekuatan .
" satu kamar " kata Gavin membuat pihak resepsionis merinding dan langsung mengambilkan kunci .
" ini pak " kata resepsionis sambil menyodorkan kunci kamar .
" om lepaskan flo om hiks ... " ucap Flo kesekian kalinya yang tidak dihiraukan Gavin , laki - laki dewasa itu malah menarik Flo menuju kamar yang ia pesan .
Membanting tubuh kecil Flo keatas kasur , melepas jasnya dan melempar kesembarang tempat , dengan kasar ia melonggarkan dasinya dan mulai mendidih tubuh kecil Flo mengunci tangan Flo keatas membuat Gadis itu merasa takut dengan air mata yang mulai mengalir .
" om lepaskan flo om ...hiks ... hiks ...."
" apa karena dia kamu mengugat ku " kata Gavin .
" lepas ? bukankah ini yang kamu mau saat itu " kata Gavin , dengan kasar ia melahap bibir ranum Flo memaksa masuk kedalam mulutnya .
"Tangis Flo semakin menjadi kala Gavin mulai bermain - main di area leher , serta tangan yang tak tingal diam yang bermain di area da** bahkan laki - laki dewasa merobek kemeja yang di gunakan Flo membiat semua kancing kemeja itu lepas , akibatnya bagian atas milik Flo ter ekspos jelas , membuat Gavin semakin menjadi di buatnya .
" om le ... le ..pas om .."
" bukankah kamu mencintai ku
bukan kah kamu akan berusaha membuatku jatuh cinta
" kata Gavin kali ini ia hendak melepas bajunya memberikan sedikit kesempatan untuk Flo melepaskan diri .
Sadar akan hal itu Flo langsung mendorong tubuh Gavin dengan tenaga yang ter sisa .
Buk ... Melihat Gavin yang tumbang Flo segera berdiri dan berlari menuju pintu , lagi - lagi langkahnya terhenti kala Gavin dengan cepat menahannya .
__ADS_1
" om lepas " kata Flo .
" kenapa ? aku akan memberi yang kamu mau malam ini " kata Gavin , dengan kasar Gavin kembali menyeret Flo , tapi dengan cepat Flo melawan ia menendang bagian bawah Gavin membuat laki - laki itu tersungkur mengaduh kesakitan , melihat itu Flo segera berlari keluar .
Ting ... suara lif yang terbuka memperlihatkan Miguel dan Jek yang keluar dari lif , membuat Flo menghentikan langkahnya .
Wajah kacau dengan air mata , serta baju yang berantakan , Flo gadis cantik nan menggemaskan itu terlihat begitu menyedihkan .
Flo memegang kemeja depanya , ia menunduk dengan tangis yang tertahan , membuat Miguel yang melihatnya begitu miris , dengan langkah pelan Miguel berjalan mendekati sang putri , dan langsung memeluk tubuh kecil itu , membuat Flo tersentak dengan perlakuan sang ayah .
" apa yang terjadi " ucap Miguel namun tak di jawab oleh Flo yang terdiam dalam pelukannya , pelukan Miguel semakin erat terdengar nafasnya yang memburu , seperti tengah menahan amarah .
Gavin begitu marah dan murka ia hanya bisa menahan sakit di bagian bawahnya sambil meliahat pintu yang terbuka .
" sial " umpatnya .
" katakan apa yang terjadi padamu nak " kata Miguel lagi namun masih sama tidak ada jawaban dari sang putri , dengan pelan ia melepas pelukannya , melepas jas yang ia kenakan untuk menutupi bagian depan Flo , lalu ia berjalan melangkah menuju kamar tempat Flo keluar tadi , namun langkahnya terhenti saat terdengar suara Jek .
" nona Flo " panggil Jek membuat Miguel menoleh terlihat Flo yang tak sadarkan diri di lantai dengan Jek yang menangkap tubuh kecil itu .
" fl flo nak nak florence ..." panggil Miguel .
" tuan sebaiknya kita segera membawa nona pergi dari sini " saran Jec .
" ya " kata Miguel yang langsung mengambil alih tubuh Flo dati Jek lalu segera mengangkat Tubuh kecil itu .
Ting ... suara lif terbuka kali ini terlihat Kevin dengan wajah khawatir serta darah yang masih mengalir di bagian dahinya .
" flo .. ada apa dengan flo " tanya Kevin pada Miguel .
" lebih baik tuan minggir dulu " kata Jek .
" ta tap ..." kata Kevin yang terhenti saat Jek sedikit mendorong tubuhnya untuk menyingkir .
Kevin hanya bisa pasrah melihat Flo di bawa pergi Miguel , ia berdiri di depan lif tempat Miguel pergi , setelah itu ia berbalik lagi berjalan cepat mencari Gavin yang entah dimana .
Masih terasa sedikit nyeri Gavin mencoba berdiri memungut jasnya dan berjalan melangkah akan keluar namun langkahnya terhenti saat Kevin yang tiba - tiba muncul di hadapannya , dan langsung memukul Gavin hinga tersungkur .
__ADS_1
" brengsek .." marah Kevi