
Hari berlalu begitu cepat musim demi musim telah berganti seiring waktu yang terus berputar tiada jeda ...
Masa lalu adalah kenangan dan masa sekarang adalah lembaran baru untuk memulai hidup yang baru .
Tiga tahun sudah berlalu , begitu banyak perubahan yang tak terlewatkan disetiap masa ...
.
.
.
.
.
Sebuah acara besar yang di gelar di gedung kokoh milik keluarga bangsawan , yang sudah ramai dengan para wartawan , dan para tamu undangan yang datang , mulai dari penjabat tinggi negara , pebisnis besar berbagai negara yang juga hadir , begitupun dengan keluarga Andarius yang hadir di malam ini sebagai tamu utama Gavin beserta istri dan kedua anak kembarnya yang berjalan di karpet merah , serta Charles yang berjalan sendiri setelah kepergian Angel satu tahun yang lalu , di ikuti keluarga Tawan dan Zifrabto yang juga sebagai tamu utama di acara malam ini .
Acara yang begitu mewah nan megah sesuai dengan adat bangsawan layaknya kerajaan .
" mereka datang kemari " ucap Tee pada Farel
" dia tamu utama seperti kita " jawab Farel .
" oh .."
" selamat datang tuan Andarius dan nyonya Gavin "
" oh apa kita pernah bertemu sebelumnya " tanya Gavin yang di jawab senyuman oleh orang tersebut .
" selamat malam juga tuan muda " jawab Cahrles .
" saya sangat senang sekali anda bisa datang di acara keluarga kami diwaktu sibuk anda "
__ADS_1
" seharusnya saya yang sangat bahagia bisa di undang ke acara ini " jawab Carles .
" oh iya silahkan menikmati semuanya sebentar lagi acara akan di mulai " ucapnya yang langsung pergi setelah menjabat tangan Carles Gavin dan istri Gavin .
Waktu menunjukan 20 .00 acar di mulai dengan kehadiran seorang pemuda yang berjalan di atas karpet merah membuat semua tamu menoleh melihat kearahnya .
Wajah tampan menawan terlihat begitu sempurna , tengah berjalan dan berhenti tepat di depan para tamu undangan lalu menunduk hormat kepada semua orang .
Tak beberapa lama kemudian datang dua pasangan paruh baya pemilik acara tuan rumah , Leonardo Alexander beserta sang istri yang berjalan mendekat dan berdiri di samping kanan putranya .
" selamat malam semua terima kasih sudah meluangkan waktu sibuk anda semuanya untuk hadir di acara kami malam ini " ucap Leonardo .
" perkenalkan putra bungsu kami yang sudah berusia dua puluh satu tahun usia yang sudah bisa di perkenalka ke publik sebagai keluga Alexander , Justin Alexander " ucap Leonardo Alexander , dengan sopan Justin menunduk sopan kepada para tamu undangan .
" selain acara perkenalan dan pemberian gelar bangsawan untuk putra bungsu kami acara malam ini juga untuk acara pesta pernikahan lebih teptanya perkenalan menantu kedua keluarga kami , mungkin ini sangat mendadak dan mungkin juga publik sangat terkejut jika putra bungsu kami sudah menikah tepat setelah gelar sarjana satu tahun yang lalu di usai dua puluh tahun nya "
Gavin yang duduk di tempat paling depan tepat di tempat para tamu utama di buat Fokus dengan kehadiran Marc Ken Rose dan putranya serta orang yang tadi menyambut kedatangannya tengah duduk di kursi kosong baris paling depan tepat di seberang ia duduk .
Ja jangan bilang ....
Di luar Gadis cantik bermata indah berambut panjang , begitu sempurna dengan gaun putih yang terlihat anggun , serta senyum manis yang memabukkan mata , tengah melangkah keluar dari mobil yang membuat para wartawan penasaran di buatnya satu kaki dengan sepatu heels putih dengan kaki mulus yang semakin membuat semua penasaran .
saat sosok itu keluar semua mata di buat terbuka kala melihat sosok sempurna , hingga para wartawan lupa untuk memotretnya hinga tersadar saat gadis itu berjalan di atas karpet dengan seorang laki - laki yang mirip dengannya menuntunnya .
Tap ... tap ... tap ... suara tamu yang bersentuhan dengan lantai , membuat semua orang menoleh dan melihat siapa yang datang .
Senyum manis mengembang di wajah cantik itu , begitupun wajah tampan yang berdiri di ujung sana , yang sudah menanti ke kehadirannya , mata keduanya saling menatap dalam kebahagiaan .
Malam ini malam yang indah dua mahluk yang terlihat sempurna tengah berdiri dengan kebahagiaan mereka .
" selamat datang nona ku , nona muda Florence lorenzo putri sulung Miguel Andarius , yang kini menjadi istri tuan muda Justin Alexander , nona Florence Justin Alexander " ucap seorang yang saat Flo sudah sempurna berdiri di samping Justin , kedua pasangan muda itu berjalan dua langkah menghadap kedua orang tuanya membungkuk hormat lalu berbalik lagi menghadap tamu undangan dan membungkuk sopan kepada semua orang .
" perkenalkan saya putra sulung Leonardo Alexander berserta istri saya yang menjadi pendamping saya yang berdiri disamping saya Florence Justin Alexander ....." ucal Juatin yang memperkenalkan diri dan istrinya serta berpidato .
__ADS_1
Begitu terkejut Gavin saat melihat semuanya dan mendengar semuanya , wajah cantik di atas sana seorang yang pernah hadir dalam hidupnya yang terakhir ia lihat seorang gadis lumpuh dengan kaca mata , kini ia kembali terlihat lebih sempurna dari yang dulu .
" lihatlah apa kamu menyesalunya mereka sangat cocok dan serasi " ucap Charles .
" wah bukankah itu putri miguel yang misterius ternyata dia sangat cantik dan hadir di malam ini yang pasti sudah menggegerkan jagat " ucal sang istri Gavin .
" dia tak sempurna bagimu tapi sempurna bagi laki - laki baik sepertinya ... " ucap Carles .
Suara pidato berakhir , kini kedua pasangan itu berdiri dan saling menatap satu sama lain
" terima kasih sudah mau mengulang semuanya denganku , makasih sudah memulai dari awal denganku , terima kasih sudah menerima ku malam itu yang membuat hatiku terus menggebu gebu , aku mencintai dewi ku , rembulan ku tetaplah bersamaku hinga akhir nanti mari berbahagia dan melupakan semua masa lalu denganku , kita mulai dari awal ya sayang ? " ucap Justin pelan di telinga sang istri , kalimat terakhir Justin membuat Flo merona , ia masih malu saja dengan perlakuan romantis suaminya
" terima kasih sudah mencintaiku selalu ada untukku , mengobati Lukaku dan terima kasih sudah mengenalkanku dengan pencipta yang membuatku tak lagi menyerah dengan kehidupan " ucap Flo
" sama sama " jawab Jusyin yang langsung mengecup kening sang istri dengan lembut .
*Melihat adegan romantis di atas sana membuatku terluka , aku masuk di lubang yang sama dan terjatuh lagi di tempat yang sama dasar bodoh , aku menghianati perasaan cinta demi kesempurnaan , kenapa aku memperjuangkannya malah memilih pergi setelah tau apa yang menimpanya ....
Benar aku tak pantas dengannya ... hanya laki - laki baik yang pantas untuk wanita baik* ..
Dan lihatlah diriku sekarang aku sangat malau seperti tamparan yang keras , rumah tangga yang berantakan dan selalu aku sembunyikan dari publik dengan akting yang seakan sempurna menjadi keluarga bahagia ....
" wah mereka romantis bikin iri " ucap Tee .
" ya gue tidak merasa iri hanya saja merasa kasihan sama om felix dan kak marc " ucap Farel membuat Felix serta Marc menoleh kepada nya bukan hanya kedua orang itu tapi Ken Rose serta Daniel dan sang istri .
" kenapa ? " tanya Marc heran .
" keduluan adek sama keponakan " jawab Farel .
" hahahahhhhh " sambut tawa yang lain
" kau " ucap Marc kesal dengan nada yang di tekan .
__ADS_1