
Dengan kesal Flo berjalan masuk kedalam kampus di ikuti Tee dan Farel yang masih tertawa dibelakangnya .
" kalian bisa diam atu tidak sih " omel Flo membalikan badannya dan menatap kedua sahabat laknatnya .
" maaf lagian lucu " jawab kedunaya masih dengan tertawa tanpa dosa .
" kalo kali ...."
Buuk .... " maaf - maaf saya ngak sengaja " kata seorang pemuda yang tak sengaja menabarak tubuh Flo hampir jatuh .
" ya hati - hati " jawab Flo sambil berjongkok membantu pemuda itu mengambil beberapa buku yang terjatuh .
" maka...." kata pemuda itu saat menerima buku dari Flo dan secara langsung melihat wajah Flo , tanpa kedip pemuda itu terus menatap gadis didepannya .
" hay lo kagak papa kan " tanya Flo yang tak diperdulikan pemuda didepannya .
" halo " kata Flo lagi kali ini berhasil mengagetkan pemuda didepannya .
" oh eh maaf " gugupnya
" ngak papa lain kali hati - hati , ini buku lo "
" i iya makasih "
" sama - sama " jawab Flo langsung pergi meningalakan pemuda yang masih menatapnya itu .
" ehemmm matanya " sindir Tee membuat pemuda itu mengalihkan pandangannya dan menunduk .
" maaf " kata pemuda itu , yang tak dihiraukan oleh Tee dan Farel , mereka malah pergi meningalkan pemuda yang masih berdiri mematung .
Kini Flo dan kedua sahabatnya sudah masuk kedalam kelas yang sudah dikonfirmasikan , ya tentunya mereka tidak satu kelas hanya saja dua remaja laki - laki itu masih ingin mengoda Flo dengan tas pinknya , dan tentunya membiuat sang empu uring - uringan sendiri .
" kalian tidak capek apa tertawa terus "
" engak tuh " jawab keduanya semakin membuat Flo kesal , Flo duduk dikursi dan masih diikuti Tee dan Farel yang duduk di sebelahnya tanap mau pergi kekelas masing - masing , lagian kelas juga belum dimulai .
" dasar teman resek " gumam Flo kesal , diambil ponsel disaku celananya dan mulai menelfon seseorang disebrang sana .
" halo kenapa lagi flo "
__ADS_1
" om nanti aku mau beli tas lagi dan aku mau mintak uang , aku ngak mau pakai tas pilihan kak kevin " omel Flo
" emang kenapasih tas pilihan kevin "
" pokoknya ngak mau , nanti aku mau beli tas ditemenin tefa "
" ya ya terserah kamu nanti aku transfer aja kerekening kamu "
" jangan lupa "
" iya flo "
Tiiit .... sambungan yangblangsung dimatikan oleh Gavin .
" kenapa sayang " tanya Monik saat melihat Gavin yang mengurut dahinya .
" keponakanmu lagi " tebak Monika dan dianguki Gavin .
" hahahah selain pekerjaan ada juga ya yang bikin kamu pusing , aku jadi penasaran seperti apa dia " kata Monik membjat Gavin terkejut dan melototkan matanya .
" kenapa "
" kenapa memangnya "
" ya ya ja jangan aja "
" kok gitu sih kan aku hanya ingin tau dia seperti apa hinga bikin kamu pusing , apa jangan - jangan kamu nyembuyiin sesuatu dariku "
" ha engaklah sayang jangan berfikiran negatif "
"lagian kamu , aku kan cumak pengen tau dia mungkin juga bisa dekat dengannya "
" em o ok kapan - kapanya soalnya dia juga baru masuk kuliah takutnya gangu kegiatanan belajarnya " jawab Gavin terpaksa karna melihat raut wajah Monik yang sedih .
" beneran "
" i iya "
" makasih sayang " ucapnya
__ADS_1
" sama - sama "
Tak lama kemudian kelas terasa hening , suara candaan dari para mahasiswa sudah senyap saat dosen memasuki ruangan , Smua fokus memperhatiakn dosen didepan tidak ada satupun dari mereka berisik , termasuk Flo yang tidak berisik sama sekali karna dia malah duduk dengan wajah yang masih tertekuk dan mata yang terus menatap tas pink dengan hati mendokol , bagaimana tidak darintadi ia harus mendapatkan buli dari kedua sahabatnya sendiri gara - gara tas pink motif beruang itu .
Hah sial sekali diriku .. batinya tanpa peduli dengan dosen didepannya , hinga kelas dosen didepannya selesai dan berganti dosen lainnya , Flo masih tetap dengan hati mendokolnya .
Mood hancur Flo tak terhenti dikelas bahkan waktu istirahat hinga masuk lagi dan sampai pulang dia masih tetap cemberut , membuat temannya tak lagi menertawakanya , Tee dan Farel malah bingung bagaimana cara mengembalikan mood Flo yang masih uring - utingan .
" flo kamu jadi beli tas baru " tanya Tee
" kita antar , kemarin gue lihat ada model terbaru keren banget gila kamu maukan " bujuk Farel
" yakan Tee "
" iya gue aja mau beli kita beli yang samaan ya , biar kopel " kata Tee sambil menyengol Farel .
" tentunya gimana , lagian tas yang kita pakek juga tas lama giman kamu setuju " kata Farel yang tak digubris oleh sang empu .
" duh lo sih buat moodnya hancur " kata Tee
" ye lo juga begitu "
" KALIAN CEPET " triak Flo yang sudah berada didalam mobil ,tepat dikursi kemudi secepat kilat kedua sahabatnya itu masuk kedalam mobil .
Dengan ugal - ugalan Flo menyetir mobil tak peduli lagi dengan para pengendara yang kesal dengan cara mengemudi Flo .
" flo pelan - pelan nati kenak tilang kayak waktu itu " kata Tee
Masih dengan diam Flo malah mempercepat laju mobilnya , untungnya jalanan tak begitu ramai .
Salah sendiri buat gue marah gue bales ni biar tau rasa kalain .....batin Flo sambil tersenyum miring Flo malah menambah kecepatan dan membuat Farel yang aslinya penakut jadi ketar - ketir dibelakang , segala do' a ia panjatkan hinga ia tak sadar membaca doa mau makan .
" flo pelan lo ngak maukan buat om Gavin jadi duda dan direbut janda " kata Farel yang langsung membuat Flo berhenti dadakan .
Cheeet ..... " selamat gue masih perjaka lagi " kata Farel sambil mengelus dadanya .
" gue aja ya yang nyetir " bujuk Tee
Tanpa jawaban Flo keluar dan berpindah ketempat duduk sebelah kemudi bertukar tempat dengan Tee . Lega rasanya saat Flo ahirnya bisa dibujuk meski dia masih dengan mode marahnya tapi setidaknya dia tidak membuat masalah dengan jalanan .
__ADS_1
Aksi balas dendamnya tidak berhasil , lagian Flo juga belum siap lihat om Gavin jadi duda dan menikah lagi dengan jada seperti yang dikatakan Farel , meski Flo tau om Gavin masih belum menerima pernikahannya dan dia baru saja menyukai om Gavin tapi setidaknya rasa sukannya tidak berahir teragis dengan meninggalkan .