Kita Mulai Dari Awal

Kita Mulai Dari Awal
Dokter Daniel


__ADS_3

" om bangun " sudah dari tadi Flo membangukan Gavin mulai dari cara yang biasa ia lakukan hinga cara yang baru namun lelaki dewasa itu engan untuk bangun , Flo harus segera ke kampus .


" om apa om tidak bekerja " pangilnya lagi tapi sayangnya lelaki dewasa itu masih setia dengan bantal dan selimut tebal yang membungkus tubuh nya .


" hemmm sudahlah " kata Flo menyerah , dengan tergesa - gesa Flo berangkat kuliah , entah pagi ini kenapa Gavin lebih susah lagi di bangunin , dan membuat nya uring - uringan hingga telat pergi kekampus .


Ditempat lain Tee dan Farel tengah menunggu Flo ditempat biasanya dengan duduk santai dibawah pohon pinggir jalan depan kampus , sudah satu jam mereka menunggu hingga kelas akan dimulai .


" kenapa lama ya "


" entahlah , biasanya dia telfon kita jika tidak masuk "


" entahlah ini sudah sangat siang , bahkan kelas kita mau dimulai , apalagi kelasnya pasti sudah dimulai lima menit lalu "


" iya juga sih "


" jangan - jangan itu bocah kecapean gara - gara tadi malam sama om gavin ..."


" ha jangan ngadi - ngadi lo "


" gue kagak ngadi - ngadi lo ingatkan kemarin flo bilang apa " kata Farel yang mengingat perkataan Flo kemarin siang .


" em ... "🤔


" soal tidur bersama " sahut Farel


" HA ... iya -iya gue inget dia bilang kalo biasanya dia sampai nggak bisa tidur karena ulah itu om kan "


" iya "


" hemm ... dasar otak kotor " kesala Tee pada Farel .


" la lo ngapain marah sama gue "


" yah dari pada meladeni otak kotor kamu mening masuk kelas dengerin dosen sambil merem "


" dih bego namanya tidur bukan dengerin dosen "


" bodoh amat " jawab Tee .


12 .34 Gavin baru bangun dari tidurnya dengan wajah kusut dan langkah gontai Gavin berjalan masuk kekamar mandi .


Setelah dari kamar mandi Gavin langsung ke dapur menyedu kopi dan mencati makanan yang bisa ia makan , sambim mencoba menelfon Kevin untuk mengirim semua pekerjaannya kerumah .


" halo "


" kirimkan berkasnya merumah "


" ha apa "


" baiklah aku akan segera kesana " jawab Gavin yang langsung bangkit dari duduknya dan segera bersiap untuk kekantor .

__ADS_1


Di kampus Flo tepat di jam istirahat , flo tengah duduk di bangku kantin paling pojok , di temani kedua sahabatnya yang tengah menatap Flo yang makan layaknya orang kesurupan .


" lo sebegitu laparnya ya flo " tanya Farel .


" gue kagak sarapan " jawab Flo yang hanya mendapat gelengan dati Farel .


" tadi lo telat " tanya Tee yang hanya di jawab Anggukan .


" terus lo masuk kelas " tanya Farel yang hanya di jawab gelengan kepala .


" terus "


" gue masuk di jam kedua jam pertama gue absen " jawab Flo setelah menelan makanannya .


" emang lo telat karena apa "


" bangunin om gavin "


" bangunin om gavin " tanya Farel yang lagi - lagi mendapat ganggukan dari Flo


" setelah ini kita pulang "


" ngapain kalian pulang memangnya mata kuliah kalian sudah selesai " tanya Falo dengan mulut yang masih penuh makanan .


" ya habis ini kita kosong "


" jadi gue sendiri dong di kampus "


"hah .. pasti membosankan "


Sampai di kantor Gavin langsung di sungguhi beberapa berkas untuk rapat siang ini .


" apa jadual saya setelah rapat "


" bertemu Klien di restoran biasanya "


" baiklah kamu boleh keluar "


" rapatnya satu jam lagi "


" hemm "


Mata kuliah ketiga sudah selesai namun Flo lebih memilih meninggalkan kampus karena merasa bosan dan apsen lagi di jam ke empat , kedua temanya sudah pulang lebih dulu meninggalkannya sendiri , kini ia tengah berjalan di trotoar dengan langkah malas .


Duk .. " aw .. " teriak Flo saat tubuhnya terjatuh karena tertabrak seseorang yang berjalan terburu - buru dari lawan arah .


" oh sorri kamu nggak papa " tanya seorang yang sudah menabraknya .


" nggak papa apanya apa lo nggak punya mata ya " marah Flo tanpa melihat siapa yang bertanya ia masih sibuk dengan mengibas - nhibaskan tangannya yang terasa sakit karena kerikil .


" maaf kan saya tadi saya terburu - buru dan tidak melihatmu " ucap orang tersebut .

__ADS_1


" ya tapi kalo jalan lihat - lihat dong punya mata apa gunanya kalo nggak dipakai " marah Flo lagi yang masih belum melihat siapa orangnya .


" iya maafkan saya , biar adek saya bantu " kata laki - laki itu sambil menyodorkan tangannya untuk membantu Flo berdiri .


Sedikit kasar Flo meraih tangan orang tersebut dan mencoba berdiri " aw .. " rintihnya saat merasakan sakit dipergelangan kakinya , dengan spontan orang tersebut mengangkat tubuh Flo dan membuat sang empu terkejut di buatnya .


" woy turunkan gue " teriak Flo saat tubuh mungilnya diangkat oleh orang tersebut untung jalanan sepi tak banyak pejalan kaki yang lewat , jika banyak pejalan kaki mungkin orang itu sudah di kira penculik .


Tanpa perduli dengan Flo yang memberontak di gendongannya orang tersebut langsung mendudukan tubuh kecil itu di atas bangku di bawah pohon .


" Kamu ....! " kata orang tersebut saat melihat wajah Flo , membuat Flo yang dari tadi tidak melihat orang yang sudah menabraknya spontan melihat kearah wajah orang tersebut , bertapa terkejutnya Flo saat melihat wajah itu .


" Dok ... dokter " panggilannya . iya itu adalah dokter rumah sakit dekat kampusnya dan tentunya dokter yang sudah memberinya Vitamin saat ia dibawa Farel dan Tee kerumah sakit .


" iya ini saya " kata dokter itu .


" sebentar biar saya lihat kaki kamu " kata dokter yang mulai berjongkok dan melihat pergelangan kaki Flo .


sial malu banget gue mana tadi ngomong kasar lagi sama ni dokter , rasa malu karena periksa kemarin aja masih membekas ditambah ngomong kasar lagi hihih ... bodoh banget sih gue ... batin Flo merutuki nasibnya .


Klek ... " aw ...." teriak Flo .


" sudah sekarang coba kamu jalan "


" dokter apain kaki Flo "


" saya obatin , sekarang kamu coba berdiri dan berjalan pelan " kata dokter itu dan dituruti Flo .


" wah sudah nggak sakit " kata Flo saat merasakan pergelangan kakinya sudah tidak nyeri lagi .


" sudah " tanya dokter itu dan diangguki Flo .


" baguslah " jawab dokter itu .


" emm. .. maaf ya dok tadi flo sudah bicara kasar " kata Flo dengan menundukkan kepala sambil memainkan kedua jari telunjuknya .


" tidak papa seharusnya saya yang memintak maaf sudah menabrak , siapa tadi nama kamu "


" flo "


" flo ? "


" florence dipanggil flo "


" oh , nama yang bagus " puji dokter itu .


" dokter sendiri siapa namanya " tanya Flo .


" Daniel "


" emm "

__ADS_1


__ADS_2