
Setelah makan bersama ditempat restoran pilihan Marc tempat yang tak jauh dari toko bunga Cuka , Marc kini mengantar Flo pulang setelah mengantar Cuka pulang , berada diperjalanan pulang , senyum Flo terus mengembang hati ini sangat menyenangkan dan begitu menghibur bagi nya .
Sampai didepan gedung apartemen Flo turun dan berpamitan pergi .
" tunggu " panggil Marc menghentikan langkahnya .
" kenapa " tanya Flo yang berhenti dan kembali membalikkan badannya .
" kamu tidak ingin mengajak kakak mampir " tanya Marc , Flo berfikir sejenak dengan alis yang berkerut .
" tidak , makasih makan gratis dan bunganya " jawab Flo yang langsung berjalan pergi dengan langkah cepat .
" dia benar - benar " gumam Marc melihat tingkah Flo .
Sampai di aparteman yang masih gelap , dengan cepat Flo menyalakan lampu .
" om " panggil Flo .
" bodoh sudah tentu om Gavin belum pulang , sudahlah lebih baik aku bersih diri dan segera memasak " gumamnya
Perkataan Gavin masih berputar diotak Ken , rasa kecewa dari sahabat kecilnya begitu menyakitkan . Dan rasa bersalah telah mendukung perjodohan keduanya , ia fikir jika Flo bersama Gavin , Flo akan bahagia .
" sayang kamu kenapa kok bengong " tanya Rose .
" aku merasa bersalah kepada flo "
" kenapa "
" seharusnya dulu aku tak mendukung perjodohannya , seharusnya aku mencegahnya " kata Ken dengan tagis .
Ingatannya kembali berputar .
Malam setelah kedatangan Charles Angel serta Gavin , malam dimana Flo bercekcok dengan miguel sang ayah .
" aku nggak mau menerima perjodohan itu " kata Flo .
" kamu harus mau "
" tidak " jawab Flo .
Plak ... satu pukulan keras mendarat diwajah cantik gadis itu .
" jangan pernah melawanku cukup kau lakukan perintah ku jangan jadi anak pembangkang itu juga demi kebaikan mu "
" tidak sekali tidak tetap tidak ..." jawab Flo
Plak ... lagi - lagi pukulan keras mendarat diwajah cantik Flo membuat gadis itu terjatuh kali ini , ini bukan pertama kalinya bagi Flo , dan di saat seperti itu tidak ada yang berani menolong gadis kecil itu .
" kau ... aku tidak mau tau kau harus menerimanya "
" dan ingat jangan pernah memalukanku ataupun menghancurkan segalanya " kata Miguel sebelum ia pergi .
" sayang nak kamu tidak papa "
" lepaskan aku bukan urusanmu "
" flo " panggil Marc yang tidak dipedulikan .
Di taman gadis kecil itu duduk termenung sendiri dengan air mata yang berlinang dan suara tangis yang tertahan .
" flo " pnggil Ken yang membuat gadis itu segera mengusap air matanya dan berlagak baik - baik saja .
" iya om "
" boleh om duduk "
" silahkan "
" maaf tadi om tidak ..."
" tidak papa aku tau " jawab Flo
" ini sudah biasa " ucapnya lagi .
" sini lihat wajahnya " kata Ken .
" apa terasa sakit "
" tidak " jawab Flo dengan senyum .
" ini membengkak biar om obati ya "
Dengan lembut Ken mengompres wajah lebam Flo , kulit putih yang terdapat bekas tamparan yang membiru .
" seeet "
" maaf apa sakit "
" tidak "
" jika sakit katakan "
" aku sudah terbiasa dengan rasa ini " jawabnya
__ADS_1
" em .. jika sakit katakan agar om lebih pelan "
" flo gavin adalah teman om sahabat kecil om dia orang yang sangat baik " kata Ken
" om aku tidak ingin menikah , aku masih punya banyak impian "
" om tau "
" om hanya mengatakan jika om Gavin orang yang sangat baik , om yakin jika flo bersamanya akan bahagia "
" lalu bagaimana dengan impian flo "
" dia pasti mengizinkanmu meraih impianmu meski itu setinggi langit , percayalah "
Setelah memasak beberapa menu dan menatanya rapi dimeja makan Flo segera mengambil ponselnya mencoba menelfon Gavin .
" om gavin kemana sih sudah dari tadi ditelpon nggak diangkat " gumamnya .
" apa masih sibuk "
" biarlah " gumamnya lagi .
Dengan setia gadis itu menunggu sambil duduk disofa ruang tengah .
Pagi Hari yang cerah dua insan yang masih tertidur lelap terbangun karena sinar matahari yang menyelusup masuk lewat celah jendela .
" kamu sudah bangun "
" baru saja " jawab Monik
" kenapa nggak bangunin aku "
" karena kamu sangat tampan saat tertidur " jawab Monik .
" benarkah "
" hemm " jawab Monik dengan anggukan .
" manis sekali " kata Gavin .
" bangun dan segera mandi aku akan menyiapkan sarapan "
" kita man..."
" no , aku akan menyiapkan sarapan kamu mandi dan bersiap bukankah kamu mau kekantor hari ini "
" baiklah " jawab Gavin .
Hampir setengah jam , kebiasaan Gavin yang tidak pernah bisa diubah , lelaki dewasa iu baru turun dengan baju rapi .
" ayo kita sarapan "
Dimeja makan menikmati sarapan pagi Gavin terlihat bahagia , sesekali wajahnya tersenyum .
" sayang sebenarnya aku mau menanyakan soal ..." tkata Monik yang terhenti .
" soal apa " tanya Gavin .
" ha sayang apa kamu sudah mengabari flo kalo kamu tidak pulang " kata Monik yang mengingat Flo .
" oh ... sudahlah dia pasti juga sudah tau "
" sayang tapi .."
" sudahlah pasti dia sudah tau , dan juga dia pasti menginap ditempat temannya "
" temannya "
" kenapa " tanya Gavin lagi
" kenapa ? , tentunya kenapa - napa flo "
" iya juga sih " jawab Gavin .
" kok kamu kayak nggak peduli gitu nggak ada rasa khawatirnya "
" peduli kok cuman aku sudah mengerti aja " jawab Gavin .
Flo terbangun disofa , pagi hari yang cerah tak secerah wajah Flo yang terlihat kusut , badan yang terasa pegal karena tertidur disofa , bercampur dengan rasa kecewa karena Gabin yang tak pulang .
" ternyata om nggak pulang " gumamnya
Dilihatnya masakan semalam yang berubah menjadi dingin .
" aku akan menghangatkannya " gumamnya .
Setelah menghangatkan masakan semalam , Flo beralih membersihkan seluruh apartemen mulai dari menyapu mengepel hingga mencuci kaca , setelah semua selesai tepat di siang hari , Flo segera kekamar mandi dan bersiap , hari ini rencananya Flo akan pergi kekantor Gavin mengantar makanan untuk makan sianag lalau pergi kuliah .
" semoga saja om Gavin menyukainya "
Dengan langkah penuh percaya diri , Flo berjalan tak lupa ia menyapa semua orang yang ia temui .
" selat siang "
__ADS_1
" selamat siang " .
Dengan bersenandung ria Flo berjalan , wajah cantik dan senyum merekah diwajahnya tampak terlihat semakin sempurna .
Sampai di kantor , Flo segera ke lif khusus tanpa harus ke resepsionis . Tepat dilantai paling atas pintu lif terbuka Flo segera keluar dan menunju ruangan paling ujung dengan pintu yang paling besar .
" flo " panggil kevin melihat kedatangan Flo .
" hai kak " jawab Flo
" iya , kamu ngapain kesini dan bersama siapa " tanya Kevin .
" oh ini , aku datang naik taxi " jawab Flo sambil menunjukkan kotak makan yang ia bawa .
" buat "
" buat om gavin sudahlah Flo masuk dulu ya om gavin ada kan "
" tapi flo " lagi - lagi Kevin menghentikan lagkah Flo .
" nanti aja ya kak " jawab Flo yang langsung mendekat kearah pintu besar yang sedikit terbuka , senyum manis mengembang diwajahnya . Semoga om Gavin menyukainya batinya yang penuh keyakinan , Flo melangkah hendak masuk namun tertahan saat melihat dengan jelas dicelah pintu yang terbuka sedikit , Gavin dan Monik sedang bercumbu mesra .
" sayang apa rasanya enak "
" semau makanan yang kamu masak terasa lezat "
" kamu bisa aja "
Cup satu kecupan mendarat di bibir Monik , kecupan yang sangat lama dan mendalam .
" kenapa rasanya menyakitkan " gumamnya dengan air mata yang menetes membasahi pipinya .
" tuan kev ..." panggil Felix yang baru datang .
" flo " panggilnya lagi saat melihat Flo .
Dengan cepat Flo mengusap air matanya dan mengubah wajah sedih menjadi senyum riang .
" kak felix "
" kamu ngapain ke ...." pertanyaan Felix terhenti saat melihat apa yang tengah dibawa Flo , Kesal tentu tangan kekar Felix mengepal kuat .
" kak kevin dan kak Felix udah makan " tanya Flo .
" belum " jawab keduanya .
" apa mau makan bersama flo , flo membawa banyak makanan flo sendiri juga belum makan " tawar Flo yang disetujui keduanya .
" kita makan di .." kata Flo lagi .
" diruangan kakak saja " Sahut Kevin .
Kamu sangat polos ..batin Kevin .
Aku tak pernah menyangka kamu menjalani kehidupan sesadis ini bukan suami bukan ayah semua sama saja batin Felix .
Dengan telaten Flo membuka dan menyiapkan makanan untuk kedua lelaki itu yang masih setia menatapnya dengan tatapan penuh rasa iba .
" silahkan di coba , ini flo yang memasak sendiri lo " kata Flo .
" benarkah , kamu bisa masak " tanya Felix
" aku belajar " jawab Flo dengan wajah sedih .
" biar saya coba pasti sangat lezat dari baunya saja sudah terlihat " kata Felix yang langsung menyantap satu sendok kedalam mulutnya .
" wah ini sangat lezat " kata Felix dengan senyum begitupun Flo yang juga tersenyum senag .
" kak kevin juga makan jangan melihatku terus aku tau aku memang cantik " kata Flo PD yang membuat Felix tertawa , sedangkan Kevin mengelus lembut puncak kepala Flo lalu menyantap makanannya .
" oh iya kemarin kamu gimana , kenapa tidak hubungi kakak "
" aku ketemu kak Marc disana , eh tau nggak kak .." kata Flo yang langsung menceritakan kejadian kemarin kepada Kevin .
.
" sayang aku pulang dulu " pamit Monik
" biar aku anatar "
" baiklah dengan senang hati "
Senyum mengembang dikedua pasangan itu .
Setelah mengantar Monik sampai di bawah Gavin segera kembali keruangannya tapi langkahnya terhenti saat melihat Flo baru keluar dari ruangan Kevin .
" Flo ngapain kamu ada disini " tanya Gavin .
" tadinya aku mau minta uang saku , tapi sepertinya om gavin sibuk "
" kalo begitu flo berangkat kuliah dulu ya om " ucapnya lagi .
" tunggu sebentar aku akan mengambilkan uang saku untukmu maaf aku lupa uang bulanan untukmu " kata Gavin yang terpotong .
__ADS_1
" tidak usaha flo sudah mau terlambat jadi flo pergi dulu ya " jawabnya yang langsung pergi dan masuk kedalam lif bersama Kevin .