Kita Mulai Dari Awal

Kita Mulai Dari Awal
belajar masak ..


__ADS_3

Hari ini Flo yang mengemudikan mobilnya , membiarkan kedua sahabatnya duduk tenag dikursi kemudi sambil memainkan game diponselnya , Mereka sangat tenag jika sedang bermain game .


Tak memakan banyak waktu kini keduanya sudah sampai dikediaman keluarga Andarius , dan tanpa kedua sahabat Flo sadari jika mereka sudah sampai di tempat tujuan mereka yaitu di rumah mertua Flo yang tak mereka bayangkan di benaknya tadi .


" sudah sampai cepet keluar dan bawa belanjaannya " kata Flo , dengan cepat keduanya menyimpan ponselnya kedalam saku celana , lalu mereka keluar mobil dengan plastik belanjaan ditangan mereka .


Gelek ...bertapa terkejutnya keduanya jika tempat yang dimaksut Flo adalah rumah mertuanya .


" rumah ini lagi "


" kita salah lihat kalik "


" kalian berdua ayok masuk , sudah ditungguin mommy didalam " ajak Flo tanpa sadar jika kedua sahabatnya itu tengah tegang .


" kita kesini "


" ya iya kan aku mau belajar masak "


" bukankah kerumah kak cika "


" kak cika sibuk jadi ayok masuk "


" kamu masuk aja sendiri kita balik dulu ya " kata Farel dan diangguki Tee tanda setuju .


" hey kalian tidak boleh pergi , kalian harus belajar memasak juga dan jika kalian menolak maka aku tidak akan pernah menolong jika para cewek yang kalian kencani mengejar - ngejar kalian lagi "


" gawat ini lebih gawat dari bertemu mertua galak " gumam Tee


" ok kita belajar memasak denganmu " jawat Tee , berjalan mendekat kearah Flo berbeda dengan Farel ia masih berfikir ditempatnya berdiri .


" ok gue ikut " jawab Farel akhirnya .


Mereka masuk bersama , dan disambut Angel yang memang sudah menunggu menantunya , pelukan hangat dan senyum sumringah ia tunjukan kepada menantunya , berbeda dengan wajah sadisnya yang hanya ia tunjukakn kepada kedua remaja yang berada dibelakang flo .


Dengan rasa sedikit tertekan Tee dan Farel mengikuti kedua perempuan didepannya menuju dapur .


" kamu sudah datang " sapa Charles yang baru saja turun .


" iya dadd " jawab Flo dengan senyum .


" kalian juga datang "


" iya kek eh om " jawab kedua remaja yang masih dengan wajah sedikit tertekan itu .


pasti ulah angel dasar batin Charles dengan bergeleng kecil .


" apa kalian juga akan belajar memasak "


" sepertinya " jawab Tee sambil melirik kearah Flo .


" tentu jika aku bisa masak kalian berdua juga harus bisa memasak " sahut Flo


" kenapa begitu " tanya Charles heran dengan pernyataan menantunya .


" tentusaja harus begitu kan kita sahabat " jawab Flo


" yasudah flo lebih baik kita segera belajar memasak " ajak Angel


" dan kalian berdua jangan hanya berdiri disana bawa belanjaanya dan ambil clemek " kata Angel dengan suara ketus .


Gelek ...


" sudah sana jangan menolak nanti kalian diomeli seperti waktu itu " printah Charles


" iya om " jawab keduanya , langsung berjalan kedapur .


" kok bisa ya kakek eh maksudnya om charles mau nikah sama perempuan yang kayak mak lampir " bisik Tee


" benar juga katamu kalo aku jadi ka eh om cahrles gue bakal pilih - pilih dulu lah setidaknya " sahut Farel


" HE KALIAN BERDUA APA YANG KALIAN BICARAKAN CEPAT JANGAN HANYA BERDIRI DISANA " kata Angel dengan suara nyaring . Charles yang mendengarnya hanya bergeleng dan menatap kedua remaja laki - laki itu dengan tatapan kasihan .


Sepulang dari supermarket , Felix langsung duduk manis disofa tanpa peduli dengan barang belanjaanya yang berserakan diatas meja makan . Sambil memejamkan mata ia mencoba menghilangkan lelah dan fikiran yang memenuhi otaknya ahir - ahir ini .


Bertemu dengan Flo tadi membuat fikiran dan perasaan rindu kepada seseorang yang ia cari selama bertahun - tahun menjadi beregejolak apalagi saat menatap wajah Flo ! entah kenapa hatinya terus berkecamuk , seperti ada rasa sedih dihati, rasa kehilangan yang membuat dadanya terasa sesak .


Tapi disisi lain ia ingin sekali melihat Flo senyum gadis itu membuatnya sedikit tenag dan mata teduh miliknya membutnya sedikit nyaman .


Dreet ..dret ...Tiba - tiba suara ponse membangunkannya Dania is colling ...

__ADS_1


" halo "


" gue udah ngirim semua apa yang lo mintak dan pastinya lo bakal kaget sama kayak gue , gue kaget setengah ingin menggoy , dan mungkin ini akan menjadi semua jawaban atas apa yang selama ini kamu carai "


" maksudnya "


" nanti kamu akan tau jika kamu melihatnya , semua yang kamu cari selama ini akan terjawab disitu pencarianmu akan berahir disini percayalah "


" maksudnya "


" sudah - sudah jangan gangu gue , gue mau kencan , lebih baik kamu lihat apa yang aku kirim , itu info yang sangat penting dan banyak menyimpan rahasia didalamnya , aku mendapatkannya dengan bantuan seseorang jadi kamu jangan ragu dengan infonya "


Tuut ..


" apa maksudnya " gumam Felix , tidak bayak tanya ia segera mengambil leptop dan membukak imel dari sahabtanya .


Dek ...


Bertapa terkejutnya Felix saat melihatnya , dibacanya setiap kaliamat yang ada didata itu , air matanya menetes dadanya sesak fikiranya kacau bagaimana mungkin ini .


Berbeda dengan Flo yang berusaha belajar memasak demi sang suami . Gavin yang sudah selesai dengan kegiatan pansa dengan Monik tengah duduk disofa sambil menikmati filem yang mereka tonton .


Semua rasa rindu selama satu bulan masih belum cukup untuk satu hari ini mungkin akan berlanjut selama beberapa hari , Gavin pasti rela jika harsu meninggalkan pekerjaanya dan menitipkanya kepada Kevin atu bisa juga kepada Felix meski ia karyawan baru dikantornya tapi cara kerjanya luar biasa .


" sayang "


" hemm "


" jangan pernah tinggalin aku ya "


" tentu "


" terimakasih "


" iya sama - sama " jawab Gavin , lalu suasana henig kembali keduanya masih dengan saling memeluk dan menatap filem yang mereka tonton .


" kamu akan selalu mencintaiku kan "


" tentu "


" jangan berfikiran yang aneh - aneh deh "


" ketakutanmu tidak beralasan , aku orang yang selalu mecintaimu "


" maksaih udah mau mencintaiku "


" hemmm " dehem Gavin dengan angukan .


Hening kemabli dianatara keduanya , meski begitu pelukan dan kecupan dari Gavin masih dirasakan Monik .


Dreet ... dreeet ... Tiba - tiba suara ponsel Gavin menghentikan kecupan dikepala Monk dan melepasakan pelukan hangatnya .


" siapa Gav "tanya Monik , nggak tau sebentar biar aku lihat dulu , diambilnya ponsel yang ia letakkan diatas nakas nomor yang tidak dikenal , tanpa mengangkatnya Gavin langsung menolak panggilan itu . Namun sayang orang yang menelfonya tak membiarkan Gavin tenag hinga berkali - kali ponselnya berbunyi .


" sayang siapasih "


" nggak tau , itu hanya nomor yang tidak dikenal "


" yasudah angkat aja siapa tau penting "


" iya "


" jangan lupa di los sepiker " kata Monik dan diangguki Gavin .


Tiit ..


" hlo om lo sibuk apaansih ditelfon nggak diangkat " Suara Flo yang terdengar nyaring .


Monik yang mendengarnya langsung menatap Gavin dengan tatapan penuh tanya .


" yaampun Flo bisa nggak pelan - pelan kalo ngomong telinga saya sakit nanti "


" ye .... lagian siapa suruh kagak angkat telfonnya , om lo dimana pulang nggak "


" nggak kamu dirumah sendiri saja dulu "


" sendiri ya kagak berani menig gue kerumah mike , oh iya besok aku sudah masuk kuliah "


" mike ? siap ? "

__ADS_1


" temen flo kenapa emang kawatir "


" flo jangan macam - macam kalo mau nginep dirumah temen jangan sapai kamu membuat masalh dan membuat saya pusing , mike itu laki - laki kan "


" iya mike laki - laki "


" flo kamu itu cewek kenapa nginep dirumah laki - laki apa nggak ada temen cewek "


" lah mike itu keponakannya bibik ros lagian kita sangat akrap jangan bawel deh jadi orang tua lagian mike itu cowok jadi jadian jadi jangan kawatir "


" flo .."


" besok aku kuliah uang sakunya dan peralatan kuliahku "


" bukanya kemarin sudah saya beri uang untuk beli peralatan kuliah "


" yah ... udah flo buat beli makanan tadi sama belanja bahan makanan buat belajar masak "


" yasudah besok biar diurus kevin " kata Gavin sambil mengurut pangkal hidungnya , ia seperti seorang yang dititipi anak .


" yasudah kalo gitu Flo tidur dirumah mike , tenag aja Mike nggak bakal berani apa - apain flo kok lagian di itu bences nggak nafsu sama cewek "


" ya ati - ati dan jangan macam - macam "


" ya "


" dada om tua kesayanga love yu " kata Flo sebelum mematikan telfonya .Gavin meletakan ponselnya dan mengusap wajahnya kasar .


" sayang jelasin itu siapa " tanya Monik membuat Gavin tersentak .


" i iitu keponakan aku "


" ponakan siapa bukannya kamu anak tungal " tanya Monik dengan suara mengintimidasi


" itu gini itu anak sepupu aku yang dari luar , dia dititipin kesini "


" terus kenapa tidak ke orang tuamu "


" ya tuhan , sayang momm dan daddy sudah berumur mana mungkin mengurus anak bandel , kamu tau dia itu sangat bandel kadang bisa membuatku pusing dengan kelakuan nakal dan jahilnya yang tidak ada kata ampun " jelas Gavin memang gitu adanya , Flo memang anak ajaib yang sudah membuatnya pusing beberapa minggu ini .


" lalu kenapa sepupumh nitipinnya kekamu , bukankah dia anak mereka kenapa dititipin " pertanyaan Monik membuat Gavin bingung harus jawab apa . cukup lama Gavin memikirkan alasan nya hinga teringat cerita Kevin .


" sayang kamu belum jawab pertanyaanku " tanya Monik lagi .


" pertanyaanmu membuatku mengingat sesuatu yang menyedihkan "


" maksud kamu "


" orangtuanya meninggal tiga tahun yang lalu karna kecelakaan pesawat itulah sebabnya sekarang ia berada bersamaku " jawab Gavin dengan wajah yang dibuat sesedih mingkin .


maafkan aku kak miguel aku nggak bermaksud mendoaakan kamu meninggal bersama istrimu dipesawat , dan maafkan aku flo aku nggak bermaksud mendoakan kamu menjadi yatim piatu batin Gavin .


" oh maaf .. maafkan aku sayang aku nggak tau jika itu sesedih ini "


" iya nggak papa " jawab Gavin


"aku jadi penasaran seperti apa keponakanmu " kata Monik membuat Gavin melotot sempurna


" lebih baik janggan "


" kenapa "


" a a aku takut aja kalo kamu dijahili dan jadi korban berikutnya " jawab Gavin dengan gugup .


" pasti kamu sudah dibuat susah dengan anak sepupumu itu , sabarya kamu harus semangat pasti sepupumu sangat bahagia melihat kamu yang menyayangi putrinya seperti anak sendiri " semangat monik yang haanya dibalas senyuman kecut olah Gavin


" tapi sayang itung - itung itu jadi permulaan untuk kamu mengurus anak "


" HA " kaget Gavin mendengar ucapan Monik , mana mau dia punya anak sebandel Flo .


" kenapa "


" janggan aneh - aneh aku jadi bayangin anak kita seperti flo "


" flo oh namanya flo , pasti dia cantik dan mengemaskan "


" iya sih tapi kelakuanya bikin orang pusing "


" hahahah kamu sepertinya tertekan sekali "

__ADS_1


__ADS_2