
Bersenang senang Gavin dan monik menikmati setiap waktu bersama , rona bahagia tergambar di keduanya , Sudah lebih dari seminggu Gavin dan Monik berada di korea menciptakan momen bahagia dan berbagai cerita romantis . Dan hari itu sudah berlalu , Gavin dan Monik kini sudah kembali kenegara asalnya dua hari yang lalu .
Kini keduannya sudah berada di apartemen milik Gavin dengan monik yang tengah duduk disofa dengan beberapa barang yang ia beli dari korea .
" sayang mana keponakan mu " tanya monik yang dari tadi menunggu kedatangan Flo .
" se se bentar lagi mungkin " jawab Gavin dengan gugup .
Setelah jam kuliah selesai Flo dengan wajah senang berjalan bersama ketiga sahabatnya .
" lo sudah di jemput " kata Farel .
" oh baiklah kalo begitu aku pulang dulu ya " pamit Flo yang langsung peri menuju mobil yang terparkir tak juh darinya , dengan wajah ceria ia masuk kedalam mobil yang sudah ada Kevin yang duduk menunggunya di kursi kemudi .
" sudah " tanya Kevin yang di jawab anggukkan oleh Flo , kemudian Kevin mulai menjalankan mobilnya .
" flo mau mampir makan dulu atau gimana " tanya Kevin .
" kita pulang aku akan memasak makanan untuk kak kevin , aku baru mempelajarinya kak kevin maukan mencoba masakanku " jawab Flo .
" em baiklah masakanmu juga tidak terasa buruk " kata Kevin
" teng mungkin kali ini lebih baik dati kemarin " jawab Flo yang begitu yakin membuat kevin hanya bisa tersenyum .
Mengingat makanan sarapan pagi yang di buat Flo saat itu yang terasa hambar , dan mengingat lagi makanan ke dua yang di buat Flo yang terasa asin , dan masakan ketiga sup daging yang terlalu manis seperti kolak , dan masakan ke empat yang mulai lumayan bisa di makan , dan masakan ke lima dan ke enam yang di dirasakan Kevin yang mulai membaik .
Dan selama makan makanan Flo yang terasa hancur di mulut Kevin , namun lelaki itu tetap saja mau mencoba masakan Flo hinga terasa lebih baik .
Begitulah hubungan Kevin dan Flo , selama Gavin tidak pulang dan tak memberi kabar dan susah dihubungi kevin selalu ada untuk Flo , Kevin selalu menjadi penjaga serta penghibur bagi dirinya .
Dan selama itulah Flo semakin dekat dan akrab dengan kevin .
" sayang kamu telfon gih " kata monik .
" jangan sayang takutnya menggangu "
" tapi ..."
__ADS_1
" kita tunggu ya sayang "
"baiklah "
Entah apa yang harus dilakukan Gavin , sudah dari kemarin setelah kepulangannya dari korea Monik selalu merengek ingin bertemu dengan Flo , bahkan wanita itu sudah membawakan beberapa oleh - oleh yang ia beli dari korea , Gavin sudah memberikan berbagai alasan untuk mencegah keinginan kekasihnya , tapi sayang Monik sangat keras kepala sehinga ia sangat sulit dibujuk , Berakhirlah sekarang mereka sedang berada di apartemen Gavin menunggu Flo datang .
" sayang lama " kata Monik yang mulai merengek lagi .
Semoga flo tidak pulang ...batin Gavin .
Ceklik ......
" hari ini aku akan memasak spesial pasti kakak suka " suara Flo yang terdengar begitu jelas ditelinga Gavin .
Sial ...umpat Gavin dalam hati kenapa tuhan tidak mengabulkan doanya .
" kita lihat saja nanti jika sudah matang " suara Kevin yang juga terdengar jelas di telinga Gavin membuat alis tebal miliknya berkerut .
kevin ...batinnya lagi .
" sayang apa itu suara keponakan mu dia sudah datang " kata monik semangat , berbeda dengan Gavin yang hanya senyum terpaksa .
" om gavin " panggil Flo saat melihat Gavin yang tengah duduk di sofa , dengan cepat ia berlatih dan berhabur memeluk Gavin .
" hai " sapa monik membuat Flo melepas pelukkanya dan menoleh kearah sumber suara terlihat seorang wanita dengan tubuh seksi tengah tersenyum kepadanya .
" h hi " balas Flo .
" em tante siapa ya " tanya Flo .
" aku ..."
" lebih baik duduk dulu " sahut Gavin .
Dengan alis berkerut Flo menurut dan duduk di sofa di ikuti Kevin yang juga ikut terduduk di Sofa tak jauh datlri Flo .
" kenalkan nama aku Monik kekasih om kamu Flo "
__ADS_1
" ha ma maksudnya om Ken " kejut Flo dangan mata membelalak dan mulut yang terbuka .
" ah ken ? " tanya Monik bingung .
" jadi kamu se ....."
" oh bukan , maksud ku om gavin om kamu ini , lalu siapa Ken ?" jawab monik dengan senyum .
Dek ......terasa disayat belati tumpul ,dadanya terasa sesak dan sulit bernafas , matanya mulai berkaca - kaca , melihat Flo yang seperti itu membuat Kevin merasa kasihan kepada gadis kecil itu .
" aku sering mendengar kamu menelfon Gavin , dan Gavin juga sering mengeluh katanya kamu sangat jahil makannya aku sangat penasaran denganmu " jelas Monik dengan senyum , sedangkan Gavin ia hanya bisa terdiam tanpa menjelaskan satu patah katapun , mata Flo menatap Gavin seakan ingin meminta penjelasan , Semakin Flo menatap mata itu semakin terasa sesak di dadanya , mata elang itu sekan menjelaskan bahwa itu memang adanya .
" benarkah om jika aku sangat JAHIL " tanya Flo dengan nada yang ditekan diahir kata .
Diam itulah yang dilakukan Gavin , bahkan ia kini mengalihkan pandangannya dari mata yang menatapnya saat ini .
" aku sangat senang bertemu denganmu ternyata kamu sangat cantik dan menggemaskan " kata Monik yang dijawab senyum tipis oleh Flo .
" oh iya ini ada oleh - oleh untuk mu " kata Monik sambil menyodorkan dua paper bang kedepan Flo .
" semoga kamu menyukainya " kata Monik lagi .
" bukankah kamu yang bernama kevin " tanya Monik membuat Kevin yang dati tadi melihat Flo menoleh kearahnya .
" bukankah kamu sudah tau kenapa harus menanyakannya lagi " jawab Kevin
" maaf " jawab Monik yang langsung terdiam .
" kak kevin kita makan di luar saja " kata Flo yang langsung bangkit dan di ikuti Kevin .
" gimana dengan pekerjaan di kantor " tanya Gavin yang menghentikan langkah Kevin begitupun dengan Flo namun tak sampai lama Flo kembali melanjutkan langkahnya meninggalkan Kevin yang berhenti disana , namun langkahnya kembali terhenti saat Monik memanggilnya .
" tunggu flo " panggil Monik yang membuat langkah Flo terhenti .
" bagaimana jika kita makan malam bersama kebetulan aku dan om kamu belum makan juga " kata Monik membuat Flo kembalikan badannya melihat wanita dewasa itu .
" agar kita bisa lebih dekat dan saling mengenal " kata Monik lagi dengan mata yang memohon .
__ADS_1
" maaf tapi ada hal yang lebih penting dari makan malam bersama " jawab Flo yang kembali melangkah pergi .