Kita Mulai Dari Awal

Kita Mulai Dari Awal
Penculik


__ADS_3

Flo berjalan keluar dari pintu gerbang sambil menendang - nendang kerikil jalanan .


" lapar gue cari maka di mana ya , jalan raya masih jauh dari sini " gumam Flo ia berhenti dan berdiri sambil dengan kedua tangannya yang di pinggang .


" sudahlah gue pesan taksi online ajalah " gumanya kemudian merogoh saku celananya yang baru membuat ia sadar kalo ponselnya tertinggal di kamarnya .


" yah bodoh lupa bawa ponsel lagi mana sama duitnya juga lagi , balik nggak ya " gumanya .


" balik ajalah " gumamnya yang langsung balik jalan menuju pintu gerbang .


" dek " panggil Marc yang baru datang .


" kamu kenapa keluar tadi " tanya marc .


" nggak kenapa - napa "


" terus ngapain kamu di sini , ayo ayah sama bunda sudah nunggu kita makan bersama "


" nggak , gue mau makan di luar saja " jawab Flo .


" kenapa ? ayah sama bunda sudah menunggu dari tadi "


" sudahlah kalo mau makan ya makan saja kenapa pake nunggu - nunggu gue segala sih repot banget " kata Flo yang langsung berjalan hendak berbalik pergi lagi .


" dek " panggil Marc sambil menahan tangan Flo .


" ...."


" jangan begini ayah sama bunda sudah nunggu mereka ingin makan bersama " jelas Marc .


" biasanya juga nggak , kenapa sekarang pake nunggu gue segala , lagian gue ntar bikin orang tidak selera makan " jawab Flo , mengingat setiap kali ia baru duduk di meja makan ayahnya langsung meletakkan sendok dan garbunya di meja dan langsung pergi begitu saja padahal baru akan makan .


" itu dulu flo nggak dengan sekarang " jawab Marc .


" kita balik dan makan bersama ya " ajak Marc sambil menarik pelan tangan Flo yang langsung di tepis oleh sang empu .

__ADS_1


" sudah gue bilang nggak , " kata Flo


" dek percayalah itu dulu sekarang ayah sudah berubah bahkan ia sekarang menunggu kamu untuk kita makan bersama "


" sudahlah jangan bicara yang tidak - tidak benalu kayak gue nggak pantes di tunggu "


" dek ak ..."


" sudahlah sana pergi makan bersama gue mau pergi dulu cari makan " jawab Flo yang langsung pergi meninggalkan Marc yang masih berdiri di tempat sambil menghembuskan nafas berat .


Flo terus berjalan menjauh dengan langkah pelan .


" gagal dah gue ngambil ponsel sama duit " gumam Flo sambik terus berjalan .


" kenapa gue tadi langsung keluar kenapa nggak ke kamar dulu ambil hp sama duit , kalo gini gue sendiri yang susah " gumam Flo sambil terus berjalan .


Marc kembali dengan wajah lesunya , ia duduk tepat di samping sang ayah .


" flo nya kemana " tanya Viona .


" huffff .... seharusnya tadi aku nggak makan siang di rumah " sahut Miguel .


" setidaknya dia mau tinggal di sini lagi , soal makan bersama biar marc dan bunda yang mengatur ayah tenang saja , kami akan membantu ayah " kata Marc .


" benar kata marc kamu jangan menyerah dulu " kata Viona .


" tadi aku sudah menyuruh supir marc untuk menyusul flo dan menitipkan uang untuknya sepertinya ia meninggalkan dompet dan ponselnya , dan lebih baik kita segera makan makanannya keburu dingin " kata Marc .


" benar kita makan dulu " kata Viona .


Flo terus berjalan hinga ia meras pegal dan memilih duduk di pinggir jalan dengan mengelus perutnya yang terasa lapar , jalan raya sangat jauh dan dia masih berada di setengah perjalan kurang setengah lagi untuk sampai di jalan raya .


" sial kenapa kemarin gue nurut aja kembali kerumah itu , dan sekarang gue ... hais .. sial ..."


Tanpa Flo sadari seseorang yang berada tidak jauh darinya tengah memantau pergerakannya sejak ia keluar dari kediaman utama .

__ADS_1


" sudahlah " gumam Flo yang kembali berdiri dan akan melanjutkan perjalanannya , tapi tiba - tiba seseorang dari arah belakng , membungkam mulut dan hidungnya dengan sapu tangan dan membuat Flo tak sadarkan diri dalam hitungan detik .


Bertepatan setelah kejadian itu tepat setelah Flo di bawa pergi dengan mobil , Ben supir pribadi Marc yang diperintah menyusul baru datang di tempat kejadian , ia menjalankan mobilnya dengan pelan sambil mencari sosok nona muda yang sedang berjalan .


" katanya nona jalan tapi kok nggak ada , apa secepat itu nona muda jalannya " gumam Ben .


Sedangkan di tempat lain saat Felix tengah mengemas barang - barangnya yang akan ia bawa pulang , karena ia sudah resmi menyerahkan surat pengunduran diri maka hari ini ia akan angkat kaki dari kantor .


Hanya barang - barang penting saja yang ia bawa Prang .... suara figora yang tidak sengaja ia senggol hingga jatuh melantai dan pecah , sebuah foto yang ia dapatkan dari buku diari sang kakak , Foto sang kakak bersama Florence kecil yang tengah tersenyum bersama .


" aw ..." pekik Felix saat ia mencoba mengambil figora , jari telunjuknya tek segaja terkena serpihan kaca .


" ada apa ini kenapa perasaanku tidak enak begini " gumam Felix .


Sama dengan Felix , kevin yang tengah melihat proyek menemani Gavin untuk melihat pembangunan di buat merasa tidak tenang dengan perasaan yang tidak enak


perasaan ini ... batin Kevin .


Ben kembali ke kediaman Andarius , tanpa membawa Flo , ia sudah menelusuri jalan sampai di jalan raya namun tidak menemukan Flo di sana .


" tuan muda " panggil Ben yang datang menyusul ke ruang makan , bertepatan dengan kegiatan makan bersama sudah selesai .


" iya kak ben " jawab Marc .


" saya tidak menemukan nona muda saya sudah menelusuri di jalan " kata Ben .


" mungkin dia di jemput tee dan Farel jika tidak ia sudah naik taksi " kata Vioan .


" jika tee dan farel sepertinya tidak mungkin kita baru saja pulang tadi dan mungkin tee dan farel masih lelah , jika naik taksi mungkin saja " jawab Marc .


" tapi tuan muda bilang tadi nona jalan kaki bukan , untuk mendapatkan taksi harus sampai di jalan raya kecuali jika nona memesan taksi online , tapi untuk menunggu taksi online tidak secepat itu nona pasti masih ada di pinggir jalan saat ini menunggu taksi , begitupun saat meminta bantuan temannya atau siapa pati mereka tidak secepat itu untuk sampai " jelas Ben dan membuat Viona berpikir , begitupun dengan miguel ataupun Marc .


" benar juga " gumam Marc .


" aku akan menghubungi tee dan farel , atau mike " kata Marc yang langsung mencari ponselnya .

__ADS_1


Berhenti di sebuah pabrik tua nan lusuh yang terletak sangat jauh dari perkotaan , dua orang lelaki tengah membawa flo masu kedalam dengan keadaan Flo yang tidak sadarkan diri .


__ADS_2