
Di balik pintu jeruji , Gavin tampak frustasi , ia tidak pernah menyangka akan seperti ini , menikah dengan wanita yang ia cintai memiliki anak dan tinggal di sebuah rumah impian hancur begitu saja , apalagi kabar buruk itu datang di kondisinya yang saat ini yang berada di sel tahanan .
Dan hanya ada rasa menyesal dan kecewa yang bercampur , ia begitu hancur berkeping - keping , seperti jatuh tertimpa tangga yang ia rasakan saat ini .
Di tempat lain setelah berpamitan dengan Flo untuk pulang , Kevin pergi keruang kerja Migeul dulu karena pelayan mengatakan jika Miguel ingin menemuinya .
Di sebuah ruangan yang luas dengan buku yang tertata rapi di rak , ruangan yang terasa begitu nyaman , Miguel dan Viona yang sudah menunggu Kevin , menyambut kedatangan Kevin dengan hangat .
" masuklah dan duduk , aku ingin berbicara penting dengan mu "
" iya tuan " jawab Kevin , yang duduk di sofa tepat di depan Miguel dan Viona .
" maaf sebelumnya , kami tidak bermaksud apa - apa " kata Miguel tanpa basa - basi .
" iya tuan ada apa "
" kami mengerti perasaanmu , kami faham akan hal itu , begitupun perasaan flo putri kami , ken sudah menceritakan semuanya kepada saya soal perasaan mu tapi ..." kata Miguel yang terhenti .
" maafkan kami kami tidak bermaksud apa - apa , tapi kamu tau sendiri jika flo putri kami masih belum resmi bercerai dan statusnya masih istri dari gavin " jelas Miguel dengan nafas yang di buang berat , terlihat ada kekecewaan saat ia mengatakan nama Gavin disana .
" sidang kedua mereka masih berlanjut beberapa minggu lagi , kami tidak ingin sesuatu hal terjadi , saya ingin kamu tidak sesering mungkin menemui flo , mungkin bisa dengan bertukar pesan mengabarkan keadaan tapi jika bertemu jangan terlalu sering sebelum flo di resmikan bercerai dari gavin " jelas Viona kali ini .
" kami tidak bermaksud ap.." kata Viona lagi yang terpotong dengan perkataan Kevin .
" tidak perlu meminta maaf , saya mengerti dan memahaminya , maaf jika saya membuat anda tidak nyaman " kata Kevin .
" tidak sungguh , jujur saya sangat lega karena kehadiran mu Flo tampak tersenyum lagi , dan sungguh saya berterima kasih sudah melukis senyum di wajahnya waktu ini dan saya harap sampai nanti , dan terima kasih di masa lalu " kata Miguel membuat Kevin di buat bingung dengan perkataan Miguel yang ter akhir .
" masa lalu ? maksudnya tuan " tanya Kevin yang tidak faham sama sekali maksud Miguel , bukannya menjawab Miguel malah berdiri dan mengisyaratkan Kevin untuk ikut berdiri , dengan senyum yang tulus Miguel memeluk tubuh Kevin dan menepuk bahu punggung kevin .
Viona yang menyaksikan kejadian hati ini membuat nya sedikit tersentak senyum dan air mata haru turun begitu saja .
Sepulang dati kampus , Marc ia mampir ketempat tangannya , toko bunga yang menjadi yoko fagoritnya .
" kamu lagi " kata Cika yang melihat marc baru masuk kedalam toko .
__ADS_1
" aku ingin memesan bun ..."
" tidak menerima pesanan anda " ketus Cika .
" bunga matahari , tolong dengan rangkaian yang indah dan isti mewah " kata Marc .
" mata ha hari ? "
" ya " jawab Marc .
" baiklah , apa hanya itu "
" ya " jawab Marc dengan senyum .
Cika segera melakukan pekerjaannya , merangkai bunga yang di pesan Marc , namun entah kenapa ia merasa ada hal yang hilang saat Marc hanya memesan bunga matahari saja .
Dia juga melihat Marc tidak seperti biasanya yang akan berbicara membahas sesuatu saat ia tengah mengerjakan pekerjaannya , anak laki - laki itu tampak diam dan duduk tenang , ia tampak memikirkan sesuatu , entah apa yang ada di pikirannya .
" sudah " kata Cika .
Marc bangkit dan berjalan mendekat mengambil bunga pesanannya dan membayar nya , lalu ia pergi begitu saja membuat Cika di buat bingung dengan anak laki - laki itu , benar - benar tidak seperti biasanya .
Sepulang dari rumah kediaman Ardinarius , Kevin kini berada di perjalanan menuju kediaman Andarius , karena Angel yang menghubunginya .
Tee dan Farel yang tengah nongkrong di cafe bersama Mike yang entah kenapa juga ikut mereka , sejak Tee dan Farel sering menjenguk Flo dan bertemu Mike juga di sana , mereka bertiga jadi akur , entah ada hidayah apa di dalam keduanya .
Ken yang kini memilih untuk tinggal sementara di rumah utama bersama Rose , Setelah periksa kandungan di rumah sakit , keduanya langsung menuju Ke kediaman utama .
Felix yang kini tengah di sibukan dengan pekerjaan kantor karena Gavin yang masih di tahan , dan Kevin yang tidak datang bekerja , membuat Felix di buat pusing sendiri , ia menjadi sering lembur di kantor dan hanya menyisakan waktu sedikit untuk ber istirahat , sedangkan waktu untuk bertemu dengan sang keponakan tidak ada .
Sampai di kediaman Andatius , kevin langsung di sambut para pelayan yang langsung mengantarkannya ke ruang makan yang sudah ada Charles dan Angel di sana , tampak wajah tua yang lelah dengan wajah sedih di sana membuat Kevin tak tega melihatnya .
" sudah datang " sapa Angel .
" iya "
__ADS_1
" duduklah kita akan makan bersama "
" baiklah " jawab Kevin yang langsung duduk .
Dengan telaten Angel mengambilkan nasi serta lauk untuk Kevin .
Setelah makan bersama , mereka berganti duduk di ruang tengah dengan menikmati Teh yang sudah di sajikan para pelayan .
" tadi aku datang menemui miguel dan istrinya " kata Angel .
" kami meminta agar mencabut laporan Gavin dan meminta maaf semua akan semua perbuatan gavin tapi mereka menolak nya " kata Angel lagi .
" huffff .... kami tidak pernah menyangka akan seperti ini " kata Charles .
Malam semakin larut dan Gavin masih merantapi nasib nya , ia masih setia duduk termenung di sel tahanannya .
" bagai mana keadaan flo sekarang " gumamnya
" apa dia masih terguncang dengan apa yang aku lakukan "
" dasar bodoh " gumamnya lagi sambil menjambak rambutnya .
" tahanan atas nama Gavin ada yang datang ingin bertemu " kata Polisi lagi .
" siapa "
" pengacara anda tuan " kata Polisi , dengan segera Gavin berdiri dan keluar dari sel mengikuti polisi yang mengawalnya .
Sampai di ruang di mana sang pengacara menunggu , Gavin langsung duduk di depannya.
" anda bisa bebas tuan saya akan mengurus , dengan cara penebusan " jelas pengacara .
" maaf saya terlambat "
" kapan saya bisa keluar "
__ADS_1
" besok siang " jawab pengacara .
" baiklah terima kasih "