Kita Mulai Dari Awal

Kita Mulai Dari Awal
Marc


__ADS_3

Di luar Gavin yang menunggu Flo di dalam mobil dan di temani kevin yang duduk di kursi kemudi , terlihat Gavin yang terlihat sangat emosi karena yang di tunggu tidak muncul - muncul .


Sedangkan yang di tunggu terlihat baru keluar dari restoran tengah tersenyum bersama seorang laki - laki yang berjalan beriringan dengannya , entah apa yang di bicarakan keduanya mereka tampak begitu akrab .


" kak apa itu om yang disukai flo" tanya Kevin sedikit ragu .


" dia terlihat lebih tua dariku , dan bagaimana bisa laki - laki berpenampilan seperti itu menjadi seorang lelaki hidung belang " ucap Gavi .


" tapi semua tidak bisa di lihat dari penampilan " sahut Kevin .


" benar juga meski terlihat baik siapa tau hatinya busuk " jawab Gavin .


" sekali lagi terima kasih ya dok " ucap Flo dengan senyum dan lambaian tangan .


" sama - sama " jawab Daniel yang membalas lambaian tangan Flo .


Mereka berpisah tepat di depan restoran , tampak wajah Flo yang begitu ceria , ternyata dokter Daniel orang yang asik mengingat bagaimana dokter Daniel menceritakan masa mudanya setelah ia menceritakan tentang dirinya dan kekonyolan kedua sahabatnya , dengan langkah dan senyum yang mengembang Flo berjalan menuju mobil Gavin yang masih terparkir apik di sana .


" apa hebatnya laki - laki tadi hinga membuatnya tersenyum seperti itu " ucap Gavin dengan suara sinis serta senyum miring .


Namun langkah Flo kembali terhenti kala seseorang yang memanggilnya membuat gadis itu kembali menoleh kebelakang .


" mike ngapain kamu disini "


" la lo juga ngapain di sini bukannya masih jam kuliah btw lo terlihat sangat cantik dengan baju seperti ini " kata Mike .


" gue tadi bolos bosen gue mana si tefa pulang lebih dulu , dan gue memang sudah cantik sejak masih di rahim "


" lo belum jawab ngapain ke sini "


" no lihat cewek yang duduk di sana di depan kaca itu "


" wih cantik bener siapa dia temen lo "

__ADS_1


" cewek gue "


" ha dia beneran cewek lo kagak salah tu atau jangan - jangan lo cuma ngaku- ngaku aja lagi "


" beneran lah kan udah gue bilang banyak cewek yang suka sama gue "


" hahaha ... pasti selera tuh cewek rendah banget masak suka sama bencong "jawab Flo yang langsung mendapat tonyoran dari Mike .


" mulut lo kayak mulut kobra taungak dah lah nyesel gue nyapa lo bikin tenggorokan kering aja " kata Mike yang langsung pergi , sedangkan Flo ia masih berdiri dengan wajah cemberut dan tangan yang terus mengusap usap dahinya yang terasa sakit karena di tonyor mike cukup keras .


Di tempat lain seorang pemuda dengan baju kasual tengah berdiri di depan toko bunga melihat - lihat indahnya bunga yang sudah di rangkai dan di tata rapi disana .


" ehem " dehem seseorang yang membuat pemuda itu terkejut dan menoleh kebelakang , senyum tertarik kala melihat gadis cantik dengan rambut panjang yang tergurai dan jepit bunga di rambutnya yang terkesan feminim dan angun .


" ngapain kesini " tanya Cika , ya gadis itu bernama Cika gadis penjual bunga yang aka Flo jodohkan dengan Kevin .


" apa aku tidak boleh kesini "


" jika tidak membeli maka tak boleh kesini "


" apa untuk kekasih mu "


" untuk orang yang sudah mengambil hatiku "


" oh , tunggulah sebentar " kata Cika yang langsung berjalan masuk kedalam toko dengan melewati pemuda yang terus menatapnya dengan senyum .


" apa adik ku sering kemari "


" jarang "


" kalo begitu buatkan aku satu rangkaian lagi , bunga matahari "


" hemm "

__ADS_1


Begitu terampil Cika merangkai bunga tangannya terlihat begitu cekatan , hingga tak memakan banyak waktu untuk merangkai bunga mawar merahnya dan kini beralih merangkai bunga matahari .


" bunga mata hati berarti sangat ceria , seperti adik ku yang tampak seperti mata hari , senyumnya begitu manis dan menggemaskan "


" dan apa kamu tau bunga mawar merah itu berarti cinta , kata orang jika membrikan bunga mawar merah kepada seseorang dengan jumlah yang banyak maka cinta itu begitu besar kepada orang itu "


" ini sudah , semuanya satu juta "


" baiklah " jawabnya yang langsung memberikan beberapa lembar uang merah , dan langsung mengambil bunga yang ia pesan tapi ia hanya mengambil bunga mata harinya dan tidak untuk mawar merahnya , ia melangkah pergi begitu saja .


Cika yang melihat itu dengan cepat mengambil bunga mawar merah itu dan berjalan menyusul keluar .


" marc tunggu " panggil Cika yang membuat sang empu berhenti .


" kamu meninggalkan bunga ini " kata Cika membuat Marc berbalik dan menatapnya dengan senyum .


" aku ingin memberikannya kepada wanita yang berani sekali mencuri hatiku "


" iya ini kamu meninggalkannya "


" apa kamu tidak mengerti atau hanya berpura - pura tidak mengerti "


" apa maksudmu "


" aku memberikan bunga mawar merah itu kepada seorang penuri "


" ha maksudnya " tanya Cika lagi dengan langkah pelan Marc berjalan mendekat membuat Cika sedikit memundurkan dirinya .


" aku ingin memenjarakan pencuri kecil itu di dalam hatiku agar ia tidak bisa keluar kemanapun , pencuri itu sangat kejam selalu membuatku tak bisa tertidur karena terbayang oleh nya " kata Marc yang masih tidak di mengerti Cika .


" ambilah bunga ini , ini untuk mu pencuri " ucap Marc yang membuat Cika berhenti mematung .


Setelah mengatakan itu Marc langsung melangkah pergi meninggalkan Cika yang masih masih diam mematung .

__ADS_1


Masih berdiri terdiam , Flo masih penasaran dengan yang di katakan Mike , jadi sekarang ia masih menatap ke arah cewek yang dudik di dekat kaca menunggu apa benar yang di katakan Mike .


Beberapa menit kemudian terlihat mike yang mengakhiri cewek , dan Flo mulai percaya saat cewek itu tiba - tiba mencium pipi Mike .


__ADS_2