
Di luar Gavin yang menunggu Flo di dalam mobil dan di temani kevin yang duduk di kursi kemudi , terlihat Gavin yang terlihat sangat emosi karena yang di tunggu tidak muncul - muncul .
Sedangkan yang di tunggu terlihat baru keluar dari restoran tengah tersenyum bersama seorang laki - laki yang berjalan beriringan dengannya , entah apa yang di bicarakan keduanya mereka tampak begitu akrab .
" kak apa itu om yang disukai flo" tanya Kevin sedikit ragu .
" dia terlihat lebih tua dariku , dan bagaimana bisa laki - laki berpenampilan seperti itu menjadi seorang lelaki hidung belang " ucap Gavi .
" tapi semua tidak bisa di lihat dari penampilan " sahut Kevin .
" benar juga meski terlihat baik siapa tau hatinya busuk " jawab Gavin .
" sekali lagi terima kasih ya dok " ucap Flo dengan senyum dan lambaian tangan .
" sama - sama " jawab Daniel yang membalas lambaian tangan Flo .
Mereka berpisah tepat di depan restoran , tampak wajah Flo yang begitu ceria , ternyata dokter Daniel orang yang asik mengingat bagaimana dokter Daniel menceritakan masa mudanya setelah ia menceritakan tentang dirinya dan kekonyolan kedua sahabatnya , dengan langkah dan senyum yang mengembang Flo berjalan menuju mobil Gavin yang masih terparkir apik di sana .
" apa hebatnya laki - laki tadi hinga membuatnya tersenyum seperti itu " ucap Gavin dengan suara sinis serta senyum miring .
Namun langkah Flo kembali terhenti kala seseorang yang memanggilnya membuat gadis itu kembali menoleh kebelakang .
" mike ngapain kamu disini "
" la lo juga ngapain di sini bukannya masih jam kuliah btw lo terlihat sangat cantik dengan baju seperti ini " kata Mike .
" gue tadi bolos bosen gue mana si tefa pulang lebih dulu , dan gue memang sudah cantik sejak masih di rahim "
" lo belum jawab ngapain ke sini "
" no lihat cewek yang duduk di sana di depan kaca itu "
" wih cantik bener siapa dia temen lo "
__ADS_1
" cewek gue "
" ha dia beneran cewek lo kagak salah tu atau jangan - jangan lo cuma ngaku- ngaku aja lagi "
" beneran lah kan udah gue bilang banyak cewek yang suka sama gue "
" hahaha ... pasti selera tuh cewek rendah banget masak suka sama bencong "jawab Flo yang langsung mendapat tonyoran dari Mike .
" mulut lo kayak mulut kobra taungak dah lah nyesel gue nyapa lo bikin tenggorokan kering aja " kata Mike yang langsung pergi , sedangkan Flo ia masih berdiri dengan wajah cemberut dan tangan yang terus mengusap usap dahinya yang terasa sakit karena di tonyor mike cukup keras .
Di tempat lain seorang pemuda dengan baju kasual tengah berdiri di depan toko bunga melihat - lihat indahnya bunga yang sudah di rangkai dan di tata rapi disana .
" ehem " dehem seseorang yang membuat pemuda itu terkejut dan menoleh kebelakang , senyum tertarik kala melihat gadis cantik dengan rambut panjang yang tergurai dan jepit bunga di rambutnya yang terkesan feminim dan angun .
" ngapain kesini " tanya Cika , ya gadis itu bernama Cika gadis penjual bunga yang aka Flo jodohkan dengan Kevin .
" apa aku tidak boleh kesini "
" jika tidak membeli maka tak boleh kesini "
" apa untuk kekasih mu "
" untuk orang yang sudah mengambil hatiku "
" oh , tunggulah sebentar " kata Cika yang langsung berjalan masuk kedalam toko dengan melewati pemuda yang terus menatapnya dengan senyum .
" apa adik ku sering kemari "
" jarang "
" kalo begitu buatkan aku satu rangkaian lagi , bunga matahari "
" hemm "
__ADS_1
Begitu terampil Cika merangkai bunga tangannya terlihat begitu cekatan , hingga tak memakan banyak waktu untuk merangkai bunga mawar merahnya dan kini beralih merangkai bunga matahari .
" bunga mata hati berarti sangat ceria , seperti adik ku yang tampak seperti mata hari , senyumnya begitu manis dan menggemaskan "
" dan apa kamu tau bunga mawar merah itu berarti cinta , kata orang jika membrikan bunga mawar merah kepada seseorang dengan jumlah yang banyak maka cinta itu begitu besar kepada orang itu "
" ini sudah , semuanya satu juta "
" baiklah " jawabnya yang langsung memberikan beberapa lembar uang merah , dan langsung mengambil bunga yang ia pesan tapi ia hanya mengambil bunga mata harinya dan tidak untuk mawar merahnya , ia melangkah pergi begitu saja .
Cika yang melihat itu dengan cepat mengambil bunga mawar merah itu dan berjalan menyusul keluar .
" marc tunggu " panggil Cika yang membuat sang empu berhenti .
" kamu meninggalkan bunga ini " kata Cika membuat Marc berbalik dan menatapnya dengan senyum .
" aku ingin memberikannya kepada wanita yang berani sekali mencuri hatiku "
" iya ini kamu meninggalkannya "
" apa kamu tidak mengerti atau hanya berpura - pura tidak mengerti "
" apa maksudmu "
" aku memberikan bunga mawar merah itu kepada seorang penuri "
" ha maksudnya " tanya Cika lagi dengan langkah pelan Marc berjalan mendekat membuat Cika sedikit memundurkan dirinya .
" aku ingin memenjarakan pencuri kecil itu di dalam hatiku agar ia tidak bisa keluar kemanapun , pencuri itu sangat kejam selalu membuatku tak bisa tertidur karena terbayang oleh nya " kata Marc yang masih tidak di mengerti Cika .
" ambilah bunga ini , ini untuk mu pencuri " ucap Marc yang membuat Cika berhenti mematung .
Setelah mengatakan itu Marc langsung melangkah pergi meninggalkan Cika yang masih masih diam mematung .
__ADS_1
Masih berdiri terdiam , Flo masih penasaran dengan yang di katakan Mike , jadi sekarang ia masih menatap ke arah cewek yang dudik di dekat kaca menunggu apa benar yang di katakan Mike .
Beberapa menit kemudian terlihat mike yang mengakhiri cewek , dan Flo mulai percaya saat cewek itu tiba - tiba mencium pipi Mike .