Kita Mulai Dari Awal

Kita Mulai Dari Awal
Calon mantan suami ..


__ADS_3

Perjalanan mengantar sang istri terasa begitu menyebalkan bagi Gavin karena lalat yang duduk di sampingnya dan pengganggu yang duduk di antara Flo .


" flo bukankah sebentar lagi lo udah mau jadi janda " kata Farel .


" kenapa kamu mengatakan hal itu " tanya marc merasa jika perkataan itu tidak baik untuk flo sang adik , ia hanya takut jika sang adik yang baru akan memulai kehidupannya akan kembali rapuh lagi .


" kau tidak perlu khawatir jika aku jandi janda itu tidak akan lama " ucap Flo yang langsung saja Gavin mengerem mendadak dan m3mbuat semua terkejut di buatnya .


" maksud kamu " ucap Gavin sambil menoleh kearah di mana Flo duduk .


" sudahlah jangan ikut campur lebih baik om menyetir dengan benar jika terjadi sesuatu pada kita om mau tangung jawab " ucap Farel , yang membuat marc menyadari apa maksud farel mengatakan itu , tentu saja ingin membuat Gavin kesal .


" jika terjadi sesuatu pada flo om juga yang akan susah " ucap farel lagi .


" tapi flo jelaskan apa maksud kamu "


" jika tidak ingin mengantar kami tepat waktu lebih baik kami naik taksi " jawab Flo .


" tapi jel..."


" sudahlah , ayo kita turun sekarang " ucap Farel .


" tidak ..tidak aku akan mengantar kalian duduklah " jawab Gavin yang merasa takut jika nanti Flo keluar mobilnya .


" baiklah ayo jalankan om kita sudah mau telat "


" hufff ... jika bukan karena flo pasti aku akan menendang mu keluar mobil " gumam Gavin dengan rahang yang mengeras , dan mulai menjalankan mobilnya lagi .


" maksudmu dengan masa janda yang tidak lama " ucap Farel lagi yang memulainya lagi .


" kan ada tee " jawab Flo santai , sedangkan yang duduk di sampingnya tampak diam dan memainkan ponselnya , dia sudah terbiasa mendengar kedua temannya yang suka tidak jelas .


Tee anak itu ... batin gavin melihat dari kaca anak remaja yang duduk di samping kanan Flo .


Sialan ... aku tidak akan membiarkan itu ...


" maksud kamu " tanya marc


" dia akan menikah denganku setel aku resmi menjanda " ucap Flo .


" wah apa kamu benar - akan melakukannya " tanya farel .


" tentu saja , ya kan tee "


" ya terserah apa yang kamu mau saja " jawab tee dengan mata yang masih fokus dengan ponselnya .


" kenapa harus tee kenapa tidak farel " tanya marc .

__ADS_1


" hidup bersama tee lebih menjamin dari pada hidup dengannya , tee lebih kaya " jawab Flo .


" sialan " umpat farel .


" tapi marc apa kamu akan setuju jika mereka menikah nanti "


" tergantung ji..."


" kau tidak perlu takut , karena tee orang yang baik perhatian dan setia " ucap Farel .


" bukan kah begitu tee "


" ya " jawab tee


Aku lebih kaya darinya flo ... dan aku tidak akan pernah membiarkan kita bercerai agar anak itu tidak bisa menikahimu lagi ..


Kembali kerumah dimana viola yang duduk di kolam renag tengah menelfon seseorang .


" cari ada apa dengan pernikahan anak haram itu " perintah Viola pada orang yang berada di seberang sana .


Sampai di universitas negri tempat marc belajar , Gavin menghentikan mobilnya , dan marc langsung keluar .


" hati - hati di jalan , jaga adikku " kata marc .


" tentu saja di sini ada calon suami yang akan menjaga calon istri dari calon mantan suami " kata Farel langsung saja Gavin menolaleh dan melototi si biang kerok .


" oh em so sor ... ryi " ucap Farel yang merasa takut , saat Gavin seperti itu ternyata sangat menakutkan .


" ya kamu juga " jawab marc .


" dek jaga diri baik - baik " pamit marc yang di jawab anggukan oleh Flo , setelah itu marc melambaikan tangan lalu berjalan pergi .


" ok kini giliran kita " kata Farel , dan Gavin kembali menjalankan mobilnya .


Tidak berapa lama kini mobil berhenti di depan universitas tempat Flo dan kedua temannya belajar .


" wah akhirnya " kata Farel .


" makasih om atas tumpangannya " kata Farel setelah berada di luar .


" eh flo " panggil Gavin yang ikut keluar .


" flo tunggu dulu " panggil Gavin membuat sang empu menoleh kearanya


" nanti pulang jam berapa biar ak .."


" tidak perlu repot "

__ADS_1


" baiklah , nanti malam minggu apa kamu ada waktu "


" tidak "


" jika bes..."


" aku sibuk " jawab Flo yang langsung pergi meninggalkan Gavin bersama tee yang berjalan di belakangnya dan itu membuat Gavin semakin kesal di buatnya .


" selamat tinggal calon mantan suami " kata Farel , setelah mengatakan itu ia langsung pergi .


Tidak menunggu waktu yang lama , cukup dengan dua jam menunggu info yang di inginkan Viola sudah ia dapatkan sayangnya info itu tidak begitu banyak , hanya sebuah pernikahan yang di adakan secara tertutup dan hanya di ketahui para orang - orang penting saja .


" ha sial kenapa aku membuang - buang waktu dengan mencari info yang tidak menguntungkan ini " kesalnya saat membacanya .


" lebih baik aku fokus dengan tujuan pertamaku " ucapnya lalu menelfon seseorang yang tengah menunggu perintahnya .


" hlo "


" lakukan sesuai rencana " ucapnya , setelah itu menutup telfon dengan senyum liciknya .


Di ruangan yang luas , miguel yang duduk di kursi kebesarannya bersama jek yang juga ada di sana .


" aku tidak bisa menunggunya , aku tidak bisa menahan melihat wajahnya yang selalu mondar - mandir si rumahku " ucap miguel .


" lalu apa yang ingin kamu lakukan " tanya jek .


" aku akan menghukumnya hingga ia sadar dengan siapa ia bermain - main " kata jek .


" kalo gitu apa yang akan aku lakukan "


" kamu tidak perlu ikut campur dengan ini "


" kenpa "


" aku tidak ingin micael akan membencimu jika ia tau ayahnya menyakiti ibunya "


" hufff ... "


Di tempat lain malam yang penuh bintang dengan bulan yang bersinar terang , wajah tampan yang melihat langit dengan tangan yang ia angkat seakan ia ingin mengambil satu bintang di sana .


Rindu itu memang berat ... ini sudah beberapa bulan setelah kejadian itu tapi tidak ada satu detikpun aku tidak mengingatmu , wajah cantik senyum mata indah dan senyum manis itu ... bagaimana aku bisa melupakanmu semakin aku mencobanya akan semakin sulit aku melupakannya , dadaku malah semakin sesak .


Aku selalu ingin tau apa kamu bahagia sekarang ? aku hanya ingin tau apa kamu baik - baik saja ? , sedang apa kamu sekarang ? apa kamu masih takut dengan hujan dan pentir ? .


*Aku harap kamu bahagia , baik - baik saja , dan aku harap kak gavin ada di sisihmu saat hujan dan petir datang .


Aku harap begitu* .

__ADS_1


Malam semakin gelap , sepulang dari kuliah tadi sore Flo jalan bersama kedua sahabatnya sampai menjelang malam , dan kini kedua sahabatnya sudah kembali kerumahnya tinggal Flo sendiri yang kini tengah berdiri di suatu tempat , di depan rumah yang sering ia datangi jika ia tengah merindukan seseorang .


Kapan kamu pulang , kapan kamu akan datang , aku di sini selalu menunggumu , aku sangat merindukanmu , hingga terkadang aku merasa lelah dan membuatku mengutuk dan mengumpat namamu ... aku ingin membencimu tapi entah itu sangat sulit ... kamu sangat brengsek aku mencintaimu , bagimana bisa kamu pergi begitu saja sialan ...


__ADS_2