Kita Mulai Dari Awal

Kita Mulai Dari Awal
menginap


__ADS_3

" sayang kamu mau makan apa "


" terserah " jawab Gavin


Dengan telaten Flo mengambil nasi lauk dan sayur untuk Gavin , lalu untuk dirinya sendiri . Angel dan Charles melihat anak dan menantunya yang terlihat mesra dari pertama masuk rumah membuat mereka bahagia .


Mereka hanya tidak tau jika yang sebenarnya sangatlah berbeda dengan yang mereka pertontonkan , drama yang anak dan menantunya mainkan sangat luar biasa hinga terlihat nyata .


" kalian terlihat sangat mesra " kata Angel dengan senyum sumringah .


" tentulah momm mereka pengantin baru " sahut Charles .


" iya sih "


" momm dadd lebih baik kita makan dulu " kata Gavin .


" hemmm " dehem keduanya .


Dengan sangat nikmat dan lahap mereka menyantap makanannya .


Dreet ... dretttt ....


suara ponsel Gavin berbunyi memecahkan keheningan acara makan malam keluarga , dengan segera Gavin melangkah pergi dari ruang makan dan menggankat pangilan tersebjt .


" sayang masih lama "


" sebentar kamu sabar dulu "


" baiklah tapi kamu janjikan datang kesini "


" iya sayang "


" yasudah babay "


Tiiiit ..... pangilan yang langsung diakhiri .


" aku harus cepat agar Monik tidak marah " Gumamnya sambil berjalan kembali keruang makan .


" siapa Gav "

__ADS_1


" kevin "


" kenapa "


" itu soal proyek "


" oh " jawab Charles .


Suasana kembali hening sampai acara makan selesai , Gavin ingin pamit pulang tapi Angel melarangnya membuat Gavin tak bisa menolaknya , mau dengan cara apapun untuk beralasan jika sudah berhadapan dengan Angel dipastian alasan itu hanya sia - sia .


" kalian nginep sini dua hari ya, mommy kesepian "


" yasudah lah momm aku bisa apa " jawab Gavin .


" gitudong kamu kan anak mommy satu - satunya "


" makanya momm buat anak lagi "


" astag mening kamu yang beri mommy cucu " jawab Angel dengan kesal , mana bisa dirinya memiliki seorang anak lagi jika usianya sudah tidak muda lagi .


" hemm yah " jawab Gavin


" yasudah momm dadd flo dan kak gavin kekamar dulu "


" iya momm kami istirahat dulu " pamit Gavin yang diikiti Flo dibelakangnya .


Setelah merasa lelah untuk menagis dan bersedih , Felix beranjak dari duduknya menggabil beberapa barang peningalan disana , seperti album foto , buku diary . dan satu bendal lagi yang ia cari dari tadi .


" dimana ya " gumamnya sabil mencari disetiap sudut , tapi tidak ia temukan enatah benda apa yang ia cari tapi itu sepertinya sangat berharga .


Felix sudah mencarinya disetiap sudut ruangan tapi tak ditemukan Felix memilih menyerah dan pergi dari ruamh kecil itu tapi sebelumnya ia sempat melihat sebuah tembok yang tercoret dengan pensil warna , gambar has anak kecil yang menggambarkan satu perempuan dan satu bocah kecil yang pastinya juga perempuan , dan disana tertulis sebuah kata yang membauat dada Felix terasa sesak .


Kata yang ditulis oleh seorang bocah kecil itu bisa begitu menyedihkan .


" malang sekali nasibmu " gumamnya sebelum keluar .


Malam semakin larut Felix mengemudikan mobilnya dengan pelan , dibawah sinar rembulan dan para bintang yang berkilauan . malam ini Felix akan segera kembali karena dia harus beraktifitas dan melihat seseorang yang menjadi satu - satunya keluarga baginya , entah dia harus bersyukur karna masih tersisa satu bagian hidupnya .


Malam semakin larut Monik merasa kesal karna Gavin yang tak kunjung datang , sudah tengah malam ia menunggu hinga merasakan kantuk .

__ADS_1


" dia kemana sih ditelfon juga nggak bisa " gumam monik .


" his ... bodohlah " kesalnaya


Dibagaian lain dua insan manusia berbeda jenis tengah tertidur lelap , setelah obrolan kecil bersama kedua orang tua membaut mereka merasa kantuk yang teramat , hinga melupakan segalanya .


Gavin laki - laki dewasa itu tengah tertidur dengan tingkah seperti cacing kepanasan , ia menendang selimut , bantal guling bahkan sekarang ia tengah tidur memeluk Flo seperti bantal guling , berbeda dengan Flo yang tidur dengan posisi tenag ia bahkan tak banya bergerak seperti Gavin . kasian Flo yang sedikit tergangu dengan tingkah tidur Gavin , terkadang ia mencoba melepaskan kaki dan tangan Gavin yang memeluknya , saat Flo hendak melepaskan pelukan itu Gavin malah memelulnya dengan sangat erat jadi ia hanya bisa pasrah dengan posisinya dan lebih memilih melanjutkan tidurnya .


Pagi hari yang cerah seperti biasa Flo akan bangun pagi hari , mandi dan berganti baju setelah itu ia pergi kebawah .


" flo sudah bangun sayang "


" oh mommy "


" iya kamu udah bangun "


" sudah momm "


" mommy sedang memasak apa "


" nasigoreng sifood , kamu mau bantu "


" dengan senag hati " jawab Flo semangat .


" kamu sudah mulai suka memasak "


" bukan kah itu harus , istri harus bisa masak jadi mau tidak mau Flo juga harus belajar " jawab Flo


" kamu istri yang baik "


" tidak juga "


" apa kamu juga bisa bangun pagi "


" iya dulu mama sering bilang kita harus bisa bangun pagi karna mama bilang kalo bangun kesiangan nanti ditertawain anak ayam , juga rezekinya dipatok ayam " kata Flo sambil mengingat masalalunya yang begitu indah dan manis .


" jadi begitu kamu malu ditertawain atu rezekinya takut dipatok ayam "


" haha .... sepertinya keduanya " jawab Flo

__ADS_1


" hahaha kamu sangat lucu " kata Angel sambil mencubit pipi Flo pelan .


Mereka berdua memasak sambil sesekali bercanda seperti seorang anak dan ibunya , Flo gadis cantik itu terlihat sangat bahagaia senyum dan tawa yang begitu cerah .


__ADS_2