Kita Mulai Dari Awal

Kita Mulai Dari Awal
Makan Malam


__ADS_3

kamar hotel yang dipesan untuk Honeymoo Gavin dan Flo itu cukup luas lengkap dengan dekorasi romantis untuk sepasang suami istri , sebuah handuk yang dibentuk menyerupai angsa ditambah lilin yang dibentuk tanda vinta juga kelopak mawar yang bertabur indah diatas kasur .


" om lo suruh orang untuk bersihkan ini , gue mau kekamar mandi " kata Flo setelah mengambil satu setel baju dikopernya .


" Felix tolong pangil pekerja hotel untuk membersihkan ini semua " printah Gavin setelah Flo masuk kedalam kamar mandi .


" baik tuan " jawab Felix yang langsung menunduk dan keluar .


Beberapa menit kemudian Felix datang bersama pegawai hote yang sudah membawa alat kebersihan , Bertepatan dengan Flo yang baru saja keluar dari kamar mandi yang membuat kedua pelayan hotel itu menatapnya .


" ehem " dehem Felix yang membuat kedua pelayan hotel itu langsung kaget dan langsung melakukan pekerjaannya .


" om mandi sono " kata Flo yang dijawab angukan oleh sang empu .


" om Felex " pangil Flo saat setelah Gavin masuk kedalam kamar mandi .


" iya nona " jawabnya .


" nggak jadi " kata Flo yang membuat Felix mengerutkan dahinya .


Dengan duduk santai disofa dan ditemani Felix yang bersiri disampingnya , Flo memperhatikan pergerakan kedua pelayan hotel yang sedang membersihkan kamarnya .


Cukup lama para pelyan itu membersihkan kamar itu , dan cukup lama pula Gavin berada dikamar madi bahkan ia lebih lama dari para pelayan hotel , Gavin keluar saat kamar sudah bersih dan para pelayan juga Felix yang sudah keluar dari satujam yang lalau . Sedangkan Flo ia sudah tertidur pulas dengan selimut yang menutup seluruh badannya .


" aku akan memesan kamar yag lain " gumam Gavin sambil meraih telfon yang diletakkan dikamar itu yang kusus untuk memudahkan penghuni kamar memangil pelayan .


" holo dengan ka ..." kata perempuan disebrang yang langsung dipotong Gavin .


Dasar tidak sopan kira - kiar seperti itulah kesal orang yang disebarang sana .


" maaf apa ada kamar yang tersedia "


" maaf tuan kamar sudah penuh "


" baiklah " kata Gavin yang langsung menutup pangilan iti .


" sial sekali " gumam Gavin sambil menatap Flo yang sudah tertidur disana , sebenarnya Flo adalah anak yang tidur dengan posisi cukup tenag berebda dengan Gavin yang mungkin bisa saja menendang Flo .

__ADS_1


Malam semakin larut tapi kedua insan didalam kamar itu tampak tertidur pulas dan melupakan makan malam hinga mata cantik milik Flo terbangun karan ulah Gavin .


" dia sudah tua tapi tidurnya seperti cacing kepanasan diatas aspal " gumam Flo yang kesal saat tubuhnya dipeluk dengan erat , kaki Gavin menindih kaki kecil Flo sedangkan tangan besar itu memeluk Flo dengan sangat erat . Itu bukan pertama kalinya bagi Flo tapi sudah tiga hari ini ia harus merasaakn tidur tidak nyenyak dengan kelakuan Gavin .


" lapar juga gue " gumam Flo sambil mencoba melepaskan tubuh Gavin darinya .


" om bangun "


" om "


" om " pangil Flo yang sudah berkali - kali ia membangunkan Gavin .


" dia tidur apa mati sih tapi jika mati nggak mungkinkan gerak kayak gitu " gumam Flo yang langsung diam dan kembali berbaring memikirkan sesuatu , tiba - tiba ide jahilnya datang , dengan senyum licik ia memulinya .


" sayang bangun lah " kata Flo dengan suara lembut , dengan tangan kanan yang mengelus pipi halus milik Gavin dan yang satunya membawa gelas berisi air .


" sayang bangunlah " kata Flo lagi kali ini ia mengelus pipi itu dengan tangan basah .


" sayang " pangilnya lagi dan Byur ..... Flo menyiram satu gelas air tepat diwajah Gavin , dan membuat lelaki dewasa yang tengah tidur pulas terbangun dengan wajah terkejut .


" om Flo laper " kata Flo dengan wajah memelas tanpa dosa .


" kau " marah Gavin .


" oh tu tut ..tut .. om Gavin gak boleh marah nanti wajah gantengnya yang sudah berumur itu semakin keriput " kata Flo dengan suara yang dibuat seimut mungkin dan bibir cemberut layaknya anak kecil . Dengan nafas berat Gavin mulai menetralkan amarahnya ia juga nggak mau kalo kulitnya yang selalu dirawat dengan perawatan mahal itu harus keriput gara - gara gadis nakal yang baru saja muncul dikehidupannya .


" Flo seharusnya kalo ban..."


" om cepet , om nggak maukan dituding sebagai laki - laki dewasa yang membuat anak dibawah umur mati kelaparan " sahut Flo yang tak mengizinkan Gavin berbicara . Dengan nafas berat lagi Gavin berdiri dan melangkah mengambil jaket yang masih didalam koper , percuma saja ia melawan gadis kecil itu jika ahirnya ia juga yang mengalah " bagaimana mungkin ken mengatkan jika keponakannya adalah anak yang baik dan selalu dibangakan setiap saat setiap detik " gumamnya sambil memakai jaket , mengingat bagaimana ken yang selalu membangakan Flo dari dulu dari prestasi Flo hinga perilakunya , tapi setelah ia tau kenyataannya cerita Ken sepertinya hanya bualan semata .


" ayo " kata Gavin yang sudah siap .


" ok " jawab Flo mengikuti langkah Gavin yang berjalan didepannya .


" lala nanan... nanana nan....nanana ..nana " suara Flo yang terus bersenandung disepanjang jalan , ia terlihat sangat gembira .


" om kita makan dimana " tanya Flo saat berhenti diluar hote .

__ADS_1


" kamu mau makan apa "


" lalapan lele ada ? " tanya Flo dengan wajah santai dengan kedua tangan yang ia sipan disaku hodinya dan mata yang terus menatap sekeliling .


" Flo jangan bercanda "


" oh ... apa aku ini terlihat bercanda "


" tapi pertanyaan mu itu "


" apa pertanyaanku terdengar lucu "


" terserah kamu saja " jawab Gavin yang berjalan lebih dulu dengan wajah acuh Flo mengikuti Gavin dibelakangnya .


" lalalala hahaha huuuu nanann " senandung Flo lagi sambil menyeimbangi langkah Gavin . suarnya memang sangat merdu untuk didengar bahkan Gavin juga sangat menikmatinya .


Hinga mereka berhenti disuatu restoran yang tak jauh dari Hotel , sebenarnya sih dihotel juga ada restoran mungkin mereka juga bisa memesan makanan disana tapi entahlah Gavin malah mengajak Flo mencari makan diluar .


Duduk tepat dijendela lantai atas mereka menikmati makanan dan pemandangan jalan yang mulai sepi .


" bonsoir mesdames et messieurs, que souhaitez-vous commander ?" ( selamat malam tuan dan nona , apa ada yang ingin ada pesan ) kata pelayan perempuan yang baru saja datang dan menyodorkan buku menu kepada Gavin dan Flo .


" ngomong apaan sih " gumam Flo tidak faham dengan bahasa pelayan itu sambil mengambil buku menu .


" Flo cepat pesan " kata Gavin .


Tak menungu lama flo memilih makanan yang ia pesan .


" I want to order this, this and this " kata Flo sambil memperlihatkan buku menu kepada pelayan dan sambil menunjuk makanan yang ingin dipesannya , dengan senyum lebar pelayan itu menaggapi perilaku Flo yang terlihat sangat menggemaskan .


" so cute " kata Pelayan itu yang hanya ditanggapi Flo bingung .


" Monsieur " pangil pelayan itu kepada Gavin .


" foie gras ,  soupe a l’oignon  café au lait" jawab Gavin .


" ok , merci d'attendre la commande " ( ok silahkan ditungu pesanannya ) kata pelayan itu sebelum pergi .

__ADS_1


__ADS_2