
Flo terbangun dari tidurnya dan melihat sekitar ruangan yang tak asing baginya kamar tamu tempat ia berganti baju kemarin .
Flo pun segera beranjak dari kasur , berjalan keluar dari kamar sambil mengelus - elus perutnya yang keroncongan karena lapar , semalam ia melewatkan makan malam karena pemadaman listrik yang cukup lama .
dimana kak kevin batin Flo saat sudah berada di luar kamar , ia berjalan menuju tangga namun langkahnya terhenti saat seseorang memanggilnya .
" nona "
Flo berbalik dan melihat siapa yang memanggilnya , seorang wanita yang mungkin usianya sekitar empat puluh lima tahun tengah berjalan mendekat kearahnya .
Siapa dia ..
" nona sudah bangun " tanyanya dengan senyum dan di jawabi anggukan oleh Flo .
" tuan kevin masih lari pagi dan ini ada titipan untuk nona dari tuan " kata perempuan itu lagi seakan tau apa yang ada di pikiran Flo , ia menyodorkan dua paper bag ke pada Flo .
Flo segera mengambil paper bag itu dan melihat isinya , sebuah dress berwarna putih dan sepatu berwarna krem .
" ini untuk saya " tanya Flo saat melihat isi paper bag itu .
" iya tadi tuan menyuruh saya untuk mengambil baju dan sepatu yang sudah ia pesan dan ini saya membelikan ini untuk nona " kata wanita yang kembali memberikan paper bang kecil .
" apa ini " tanya Flo .
" tuan hanya menyuruh saya mengambil dress dan sepatu dia tidak menyuruh saya untuk membeli keperluan ini , jadi saya tadi berinsiatif membeli ini untuk anda saya tau pasti anda membutuhkan ini juga tapi maaf saya tidak tau ukurannya " jelas wanita itu dengan senyum .
Flo segera mengambil paper bang kecil dan melihat isinya , beberapa baju dalam yang membuat wajah Flo memerah .
" tuan kevin pasti tidak mengerti jika and juga membutuhkan itu , saya tau pasti tidak nyaman dengan baju dalam yang kemarin kenak hujan di lihat dari kemeja dan celana pendek serta ****** ***** anda yang basah jadi saya kepikiran untuk membeli nya , untungnya tadi tuan Kevin memberi uang lebih jadi saya bisa membelinya tapi tenang tuan tidak tau akan hal ini " jelasnya lagi dan di angguki Flo , jujur kemarin sore Flo terpaksa memakai bra yang sedikit basah untung hanya talinya tapi untuk ****** ******** flo tidak memakainya karena memang basah jadi ia hanya langsung memakai celana yang di berikan Kevin .
" terima kasih jika , dam jika saya boleh tau ibu ini siapa ya "
__ADS_1
" saya art disini " jawab Ibu itu dengan senyum .
" pantesan tuan kevin kepincut memnag sanangat cantik " kata wanita itu lagi .
" kalao betitu saya pamit kebelakang dulu ya karena masih ada banyak pekerjaan " pamit ibu itu yang hanya di angguki Flo .
Flo kembali ke kamar dan langsung menuju kamar mandi , untuk bersih diri .
Selesai dengan lari pagi Kevin , kevin langsung pulang dan menuju dapur rumahnya mengambil air dingin dalam kulkas untuk menghilangkan rasa hausnya .
Setelah itu ia segera kembali ke kamarnya untuk membersihkan diri nya .
Selesai mandi dan berganti baju yang di belikan Kevin serta sepatu tanpa hak , keduanya terasa begitu pas di tubuh Flo , tapi untuk baju dalamnya untung untuk celana masih pas tapi untuk bra sedikit kebesaran tapi tidak apalah dari pada tidak berganti .
Setelah siap Flo berjalan keluar kamar dan menuju dapur .
Selesai mandi dan berganti baju kerja , kevin berdiri di depan cermin sambil memakai jam tangannya serta dasi , tiba - tiba terlintas kejadian tadi malam di benaknya membuat senyum tertarik di wajah tampannya .
" kamu bisa melepas pelukanya ini sudah terang "
" tidak aku masih takut "
" lihatlah bukalah matamu " kata Kevin tapi Flo masih engan membuka matanya dan malah menyembunyikan wajahnya di dada bidang Kevin .
" tidak papa buka lah , aku disini jangan takut " kata Kevin membuat Flo menurut ia membuka matanya pelan .
" lihatlah " kata kevin lagi yang bermain dengan tangannya membuat bayangan di dinding membentuk buaya kuda jerapah dan burung .
Melihat itu Flo tersenyum menoleh menatap ke Kevin .
" seperti ini " kata Kevin meraih tangan Flo dan mengajarinya cara bermainnya , terlihat bayangan katak di dinding membuat Flo tersenyum lebar , mereka bermain hinga Flo tertidur dan hujan mereda serta listrik kembali menyala .
__ADS_1
Kevin keluar dari kamar berjalan menuruni tangga dengan baju yang sudah rapi has kantoran , langkahnya tertahan kala ia melihat sosok mahluk yang tengah tertawa di sana bersama seorang pembantunya , senyum tipis tertarik di wajah pemandangan indah di pagi hari apakah ini rasanya jika sudah menikah melihat seseorang yang tengah tersenyum di sana menyiapkan makan pagi siang dan malam batin Kevin yang langsung buyar kala Flo memanggilnya .
" kaka ayo turun kita sarapan aku sudah lapar " panggil Flo , Kevin turun dengan cepat berjalan mendekat ke ruang makan .
" tuan sama nona terlihat sangat serasi " ucap Pembantunya membuat Kevin meloyotkan matanya .
Selesai makan kini keduanya berada dalam perjalanan menuju apartemen Gavin , awalnya Flo tidak mau tapi karena ada beberapa buku yang harus ia bawa di kuliah pagi ini jadi mau tidak mau ia Flo harus kembali .
Sampai di apartemen dengan di temani Kevin yang berada di belakngany Flo melangkah masuk kedalam unit apartemen , badanya di buat membeku kakinya terasa kaku saat melihat pemandangan di depannya dadanya terasa sesak .
Terlihat Monik yang duduk di pangkuan Gavin keduanya tengah berciuman panas di ruang makan , hinga keduanya tak menyadari jika tengah di lihat dua pasang mata .
" ehem .." dehem Kevin yang membuat Monik maupun Gavin terkejut dan melepas ciumanya .
" flo " panggil Gavin pelan saat melihat gadis itu menatapnya , Monik segera berdiri dari pangkuan Gavin , terlihat baju wanita itu yang sedikit berantakan .
" maaf - maaf kami tidak tau jika kalian ke datang " kata Monik sambil membenahi bajunya , entah kenapa hatinya seperti tersengat , begitu perih .
" jika ingin melakukannya lihatlah tempat kalian mengotori mata anak di bawah umur " kata Flo yang langsung pergi menuju kamarnya .
Sial bodoh sekali kenapa tidak terpikirkan oleh ku jika akan ada flo ..batin Gavin .
tak lama kemudian Flo kembali keluar dengan buku dan tas yang warnanya serasi dengan gaun serta sepatunya .
" em flo a a apa tidak mau sarapan dulu " kata Monik menghentikan langkah Flo , bukannya menjawab Flo malah menatap Gavin yang menghindari tatapannya .
" tidak aku sudah akan telat " jawab Flo ia berjalan menuju Gvin dan cup satunkecupan mendarat di pipi Gavin membuat sang empu membulatkan matanya , sedangkan yang mencium langsung pergi begitu saja .
Entah kenapa melihat itu Kevin terlihat begitu kesal ada apa denganku batin Kevin .
" kak kevin ayo " ajak Flo , Kevin pun langsung berjalan mengikuti Flo .
__ADS_1
Berani sekali dia