
Hujan deras mengguyur perkotaan , Flo yang duduk berteduh di depan tempat foto copy , tepatnya di samping kampus , tengah menggerutu tampak wajahnya yang di tekuk .
" sial kenapa gue harus lupa tugas sih " kesal Flo yang melupakan tugas makalah dari pak dosen killer .
" dek nggak bawa payung " tanya bapak pemilik foto copy , saat melihat Flo yang masih ada di sana .
" nggak pak "
" ini saya ada payung kamu pinjam aja dulu nanti di kembalikan lagi , pasti sudah di tunggu pak dosennya " kata bapak pemilik Foto copy .
" makasih ya pak , saya pinjam dulu nanti saya kembalikan " kata Flo dengan ramah , ia mengambil alih payung yang tadinya disodorkan kepadanya .
Kalo bukan karena dia lupa dengan tugasnya , Flo nggak bakal terjebak hujan apa lagi berjalan di tengah guyuran hujan angin serta petir dengan payung kecil yang sepertinya akan rusak karena angin dan .....kelek !!!! , baru saja dibilang payung sudah patah dan terbang entah kemana , mana payung nya pinjem .
" bang *** !!! " umpat Flo kesal , kini ia harus berlari dengan menuju kampus dengan baju basah dan makalah yang ia buat menutupi kepala , sudahlah bagai mana nasib tugasnya itu .
Sepulang dari rumah sakit Gavin langsung mengantar Monik pulang , meski wanita itu sempat mengelak untuk di pulangkan , tapi tetap saja Gavin memulangkannya , dan kini laki - laki dewasa itu mengendarai mobilnya menuju kantor .
Sedangkan Kevin yang berada di kediaman Andarius , tengah duduk bersama dengan Angel sang bibik serta Charles sang paman .
" siap tidak siap kamu harus bisa memegang perusahaanmu sendiri " kata Angel sambil menyeruput teh hangat .
" usia mu sudah cukup dan kamu sudah mampu untuk mengurus semuanya apa lagi yang kamu tunggu nak , tidak mungkin kamu terus berada di sisih Gavin kakak mu " kata Angel yang langsung mengubah wajah kecewanya saat menyebut nama Gavin .
" lihatlah masalah perusahaan perusahaan kemarin ? perusahaan ayah mu membutuhkan kamu membutuhkan seorang pemimpin nak " sambung Angel lagi .
" ....."
" tapu sebelum kamu jadi CEO kamu harus punya istri dulu " sahut Charles membuat Angel menoleh ke arah sang suami .
" gimana kamu sudah punya calonnya " tanya Charles .
" em i i it ..."
" jika sudah punya cepat kenalkan pada kami " kata Charles lagi .
" menurutku tidak perlu tergesa - gesa soal itu " kata Angel dengan raut yang tidak biasanya , begitupun dengan Charles yang langsung mengambil nafas dan mengeluarkannya dengan berat , tampak wajah kecewa dati kedua pasangan pasutri di depannya .
" ada apa nyonya tuan , adakah hal yang menggangu kalian " tanya Kevin yang peka .
" kamu selalu saja mengerti apa yang kami rasakan saat ini " jawab Charles .
" vin apa kamu tau hubungan gelap kakak mu dengan model itu " tanya Angel membuat Kevin langsung terdiam .
" katakan nak jangan di sembunyikan semuanya pada kami kami sudah tau lewat surat dan foto - foto yang di kirimkan orang yang tidak di kenal , dan saat kami ingin memastikan sebenarnya dengan mendatangi kakak mu yang kami lihat adalah kebenarannya , dan kami juga mendengar dari kakak mu sendiri soal hubungannya dengan wanita itu " jelas Angel ia seperti tengah menahan tangis .
__ADS_1
" mom tidak percaya jika itu putra mom sendiri " lanjutnya .
Apakah mom anda akan kecewa jika aku memiliki perasaan pada istri kak Gavin ... batin Kevin .
" dan flo sudah mengirimkan gugatan cerai , dua hari lagi persidangannya " lanjut Charles .
Yang membuat Kevin terkejut kejut sekaligus merasa bahagia setelah mendengarnya .
Dengan baju basah kuyup , dan makalah yang sudah basah karena hujan Flo di buat kesal saat sampai di kampus dan mendapati teman satu angkatannya berada di luar kelas .
" loh anak mamak kenapa kamu kok basah kuyup kayak gitu habis main hujan - kehujanan ya nanti kalo pilik gimana " tanya Bela sok mendramatis .
" kalin ngapain pada keluar kelas " tanya Flo nggak peduli dengan Bela yang sudah sok panik kayak mak - mak .
" ya mau pulang lah bocil " sahut yang lainnya , memang satu kelas angkatan Flo paling kecil dan semua anak selalu menganggap Flo anak kecil , dan itu mampu membuat Flo kesal di setiap harinya .
" loh kok pulang " kata Flo dengan wajah bingung
" profesor nggak hadir dan nggak ada yang mengantikan jam nya jadi kita bisa pulang " jelas Justin .
Buk .... wajah Flo berubah lemas , dengan makalah yang sudah ia jatuhkan ke lantai .
" loh si bocil kenapa kok mukanya kayak gitu "
" iya anak mamak nggak papa kan " tanya Bela .
" minggu depan " jawab Jutsin .
" mi ng gu de pan ..."
" ya " jawab serempak ketiga orang di depannya .
" HA AAAAAA AAAA ." teriak Flo frustasi membuat ketiga orang di depannya terkejut .
" dek kamu nggak papa kan " tanya Justin , yang tidak di jawab Flo , gadis kefil itu malah duduk lemas di lantai .
" eh berdiri jangan begini badan mu basah kuyup , nanti tambah masuk angin kalo kamu dudum di lantai " kata Justin panik , dengan segera pemuda itu melepas jaketnya dan langsung di pakaikan ke tubuh Flo .
Karena hujan beserta angin membuat dua pohon besar di pinggir jalan tumbang mengakibatkan jalanan macet .Sudah sejak tadi Gavin terjebak macet .
" ini pasti sangat lama " gumam Gavin.
Di tempat lain perjalanan pulang setelah keluar kota untuk ziarah , seperti yang di alami Gavin Miguel juga terjebak macet .
" apa tidak bisa cari jalan lain " tanya Miguel dengan wajah lelah dan suara letih nya .
__ADS_1
" maaf tuan besar tidak bisa , kita sudah berada tepat di tengah jalan dan tidak bisa bergerak kemanapun " jawab Jek .
Setelah mendapat kan telfon dari Flo Kevin dengan cepat pergi ke kampus menjemput Flo yang sudah menunggunya dari tadi , baju basah dan rasa dingin yang Flo rasakan , membuat gadis itu ngomel - ngomel tidak jelas , mana Kedua sahabatnya belum keluar dari kelas karena tambahan jam , di temani Justin dan Bela Flo menunggu Kevin .
" kak kevin mana sih " gumam Flo kesal .
" sabar kenapa nak " kata Bela .
" dih najis " uacap Flo sambil bergidik ngeri sedangkan Juatin ia hanya tersenyum melihat tingkah kedua gadis di samping kana dan kirinya .
Tin ... tin ... suara klakson , terlihat mobil yang berhenti tepat di depan mereka bertiga , menampakkan seorang laki - laki yang batu keluar dari mobil dengan payung hitam , membuat satu pasang mata menatapnya tanpa berkedip , siapa lagi kalo bukan Bela yang tengah melongo .
" maaf lama " kata Kevin yang baru sampai di dekat Flo ,
" loh kenapa kok kamu basah kuyup kayak gini " ucap nya lagi saat melihat Flo yang basah kuyup dengan bibir yang sudah membiru .
" cerita nya panjang " jawab Flo .
" terus ini jaket siapa yang kamu pakai "
" jaket saya kak "sahut Justin membuat Kevin menoleh kearah nya , Kevin menatap justin dari atas sampai bawah , lalu tanpa banyak kata Kevin langsung melepas jaket Justin dari tubuh Flo dan mengembalikan jaket itu kepada pemilik , kemudia ia melepas jaketnya sendiri dan memakaikannya kepada Flo .
" ayo " ajak Kevin sambil merangkul tubuh dingin Flo .
" ayo " jawab Flo yang langsung menoleh kearah Justin dan Bela .
" Ehem ..." dehem Flo dengan mata melotot kearah Bela saat melihat gadis itu menatap Kevin segitunya .
" oh eh ... hehe hehe ... maaf flo soalnya terlalu tampan " jawab Bela dengan cengegesan dan membuat Flo semakin kesal di buatnya .
" mau aku colok matanya ha " marah Flo yang membuat Kevin gemas di buatnya .
" eh e en ... udah mending cepet masuk mobil nanti masuk angin " sahut Justin saat Melihat Flo yang hendak maju mendekat ke Bela dengan dua jari seakan benar - benar mau mencolok mata Bela .
" awas saja lo , ayo kak " ancam Flo , langsung menarik tubuh Kevin menuju mobil .
" ternyata anak beruang bisa jadi anak singa ya " gumam Kevin membuat Flo melototkan matanya .
Melihat Flo dan Kevin masuk kedalam mobil dan pergi menjauh , terlihat wajah Justin yang galau .
" belum juga melangkah sudah kalah " gumam Justin sambil membuang nafas pelan .
" sudahlah jangan sedih cewek nggak cuman anak gue saja , banyak kok meski nggak secantik dan se menggemaskan anak gue " kata Bela sambil mengelus lengan Justin .
" lo nggak pantes ngaku jadi mak nya flo " jawab Justin .
__ADS_1
" eh ... lo nggak lihat gue nggak jauh beda darinya "
" hihiii ... ngeri gue mendengarnya " kata Justin sambil bergidik ngeri .