Kita Mulai Dari Awal

Kita Mulai Dari Awal
gugatan ..


__ADS_3

Rasa kesal sudah menguasai Flo , gadis itu langsung pergi dan menaiki taksi menuju rumah Ken tanpa menunggu kedua sahabatnya yang baru keluar dari kelasnya .


" dasar kenapa orang yang gue cinta selalu saja seperti ini , pertama om gavin yang kini sudah nikah , sekarang kak kevin ya g mau di embat kak senior " omel Flo


" AA ! ...." teriak Flo dalam mobil taksi membuat sopir terkejut dengan tingkah aneh Flo yang ngomel - ngomel tidak jelas .


Di halaman Tee dan Farel mencari keberadaan sang sahabat , yang tadinya sudah mengirim pesan menunggu mereka di halaman tapi nyatanya tidak di temukan batang hidungnya .


" pak kamu lihat anak cewek yang duduk di sini "


" oh baru saja keluar dan sepertinya naik taksi "


" oh baiklah terima kasih ya pak "


" sama - sama "


Sampai di rumah besar kediaman Ken Ardinarius , Flo langsung masuk kedalam dengan sambutan para pekerja disana .


" nona muda " sapa kepala pelayan .


" di mana paman ken "


" sudah di tunggu di ruang makan nona muda " jawab kepala pelayan .


"oh , ok maksih "


" silahkan "


Flo berjalan menuju ruang makan , dimana di sana sudah ada Ken dan Rose yang menunggu nya .


" paman tante " panggil Flo .


" iya flo mana tefa "


" aku tinggal di kampus "


" loh ! terus kamu kesininya sama siapa "


" naik taksi "

__ADS_1


" flo jika pulang tidak sama tefa , lebih baik kamu telfon orang paman " sahut Ken .


" tidak kepikiran "


" sudahlah lebih baik kamu duduk dulu dan makan setelah itu segera bersih diri paman ingin berbicara serius dengan kamu "


" ya "


Di kantor pusat keluarga Ardinarius , Felix melangkahkan kakinya untuk menemui Miguel Ardinarius .


" selamat datang tuan felix anda sudah di tunggu tuan miguel di ruangannya ". sapa Jek yang awalnya sedikit terkejut saat melihat wajah Felix namun ia mencoba biasa saja .


" terima kasih " jawab Felix yang langsungbmelangkah memasuki ruangan dengan pintu besar .


Berjalan masuk dengan di temani Jek Felix masuk kedalam.ruangan besar nan luas .


" tuan miguel "


" oh ya sela .." ucap Miguel terhenti saat melihat wajah tamu yang datang , tamu yang menghubunginya satu jam sebelum ia datang kemari dengan atas nama sekertaris Gavin .


" selamat sore tuan MIGUEL " sapa Felix dengan shara yang di tekan saat menyebut nama Miguel .


" selamat sore "


" a apa itu kamu yang mengirimnya "


" ya , anak perempuan itu Felicia Lorenzo , sodara saya , kenalkan nama saya Felix lorenzo " sapa Felix .


" apa saya boleh duduk " tanya Felix


" silahkan tuan " kata Jek .


Kemudian Felix berjalan kearah sofa dan duduk disana , di susul Miguel yang menyusulnya dan duduk di sofa .


" ini " kata Felix setelah mengambil sebuah buku harian yang tersimpan di tas kerjannya , lalu menyodorkan buku itu ke depan Miguel .


" florence lorenzo , marga yang mengikuti marga kami , karena anda tidak menginginkan anak itu , boleh saya mengambil alih anak yang mau anda bunuh saat masih dalam kandungan usia dua minggu itu " kata Felix .


Tentu saja Miguel masih terkejut bahkan ia tidak bisa berkata apa - apa lagi , bayangan vidio itu masih tercetak jelas di pikirannya , dan ingatan yang sudah lama hilang juga kembali lagi , di tambah kedatangan Felix secara tiba - tiba .

__ADS_1


" bukankah kakak ku disini adalah korban bukan pelaku seperti yang kau pikirkan selama ini , ingatanmu buram karena mabuk waktu itu dan gara - gara obat perangsang , dan bukan mencoba mengingat kamu malah membuang ingatan itu dan menyalahkan semuanya kepada kakak ku " jelas Felix .


" kakak ku menjadi korban , sebelum meninggal ia sempat berfikir jika putrinya akan bahagia bersama ayahnya , tapi itu salah "


" sekarang aku datang memberi buku itu , buku yang menceritakan semua yang di rasakannya , bagaimana sakitnya kakak ku dan kehidupannya bersama putrinya selama hidupnya "


" dan aku datang kemari untuk mengambil flo " kata Felix .


" aku akan mengurus surat perpindahannya , setelah perceraiannya nanti " kata Felix


" terima kasih sudah menyambut kedatangan saya , saya permisi " kata Felix yang langsung berdiri dan melangkah pergi dari ruangan CEO yang sangat luas itu .


Meninggalkan Miguel yang masih terdiam dan mencerna semua apa yang di katakan Felix .


Selesai mandi dan berganti baju yang sudah di siapkan Rose , Flo duduk di ruang kerja ken yang di sana sudah ada pengacara serta Rose .


" flo dengarkan baik - baik paman "


" ya ada apa emangnya "


" paman dan bibi rose sudah tau kalo gavin suamimu sudah menikah lagi dengan kekasihnya yang tengah hamil "


" jadi paman sudah ta tau ... "


" paman akan mengurus semua surat perceraian untukmu , dan besok kamu akan di antar pelayan untuk mengambil semua barang - barang kamu yang berada di rumahnya "


"...."


" jangan menolak paman tidak mau kamu hidup seperti ini , sudah cukup selama ini tapi tidak sekarang flo " jelas ken .


" ak aku akan menjadi jan ..."


" pernikahnmu yidak dinketahui banyak orang hanya orang - orang tertentu , bukankah pernikahan kamu akan di umumkan setelah usia mu dua puluh tahun kamu jangan khawatir akan pandangan orang padamu "


"...."


" sekarang tidurlah besok kamu membersihkan semua barang - barang mu di sana " perintah Ken yang di turuti Flo .


Di pinggir pantai Gavin dan Monik menikmati makan malam romantis mereka , senyum senang terpancar di wajah Monik tali tidak dengan Gavin yang pikirannya terbelah menjadi dua , antara di sini dan di sana .

__ADS_1


" sayang kamu baik - baik saja "


" ya aku baik - baik saja "


__ADS_2