Kita Mulai Dari Awal

Kita Mulai Dari Awal
.....


__ADS_3

Dua bulan dua puluh sembilan hari berlalu , setelah sidang pertama dan sidang kedua , dan kini sudah akan melanjutkan sidang ketiganya yang akan di lakukan tiga hari lagi , dengan usai pernikahan enam bulan lima belas hari , dengan waktu perceraian yang berjalan tiga bulan dan akan sah bercerai tiga hari lagi .


Gavin mencoba bertemu sang ibu , meski selalu mendapatkan penolakan , sejak dua bulan lalu Gavin tidak pernah melihat keadaan sang ibu saat di rumah sakit maupun saat ini di kediaman keluarga Andarius , Angel selalu menutup rapat kamarnya saat Gavin datang untuk menemuinya .


" tak seharusnya kamu datang kemari "


" maaf ded aku hanya ingin melihat keadaan mom "


" bahkan mom mu tak ingin melihatmu begitu menyesal ia melahirkanmu "


" bahkan diriku aku tidak yakin jika kamu berasal dari benihku , aku fikur jika kamu tertukar di rumah sakit waktu itu " lanjut Charles yang langsung meninggalkan sang putra yang masih berdiri di ruang tamu .


" sayang " panggil Monik mencoba menenangkan Gavin .


Begitu banyak hal yang Gavin rasakan , perusahaan yang berantakan Felix yang tiba - tiba berhenti berkerja tanpa alasan , Flo yang mengugatnya yang membuat hari - harinya begitu berantakan , dan sang ibu yang selalu bersikap dingin padanya bahkan sekedar untuk melihatnyapun Angel tidak pernah melakukannya , jangankan sang ibu bahkan sang ayah yang selalu menyayanginya memanjakannya tengah mencampakkanya .


Dua bulan dua puluh sembilan hari telah berlalu dan sudah kedua sidang perceraian Flo lewatkan selama ia di rawat di rumah sakit , dan kini Flo sudah kembali ke rumah tepatnya di apartemen baru Felix , terasa begitu lega saat Flo sudah boleh pulang meski ia masih melakukan rawat jalan seperti terapi untuk kedua kakinya .


Setelah kecelakaan yang di alamai Flo dua kakinya mengalami kelumpuhan , tangan kanannya mengalami cedera dan mengalami patah tulang di bagaian tulang rusuknya , gagar otak . Cukup parah bahkan untuknya beraktivitas sangat susah hanya satu tangan kanannya yang bisa bergerak saat ini .

__ADS_1


Tee Farel yang selalu siaga membantu Flo jika ia menginginkan sesuatu , Rose dan Ken selalu menyempatkan waktu luang untuk mengunjungi keponakan tersayang nya , Marc sudah hampir dua bulan yang lalu sudah kembali ke amerika meski dengan hati yang berat tapi ia tidak pernah melewatkan waktu untuk menelfon , dan Felix dia tidak pernah meninggalkan tempatnya tinggal meski satu detik .


Miguel dengan penuh harapan ia terus mencoba mendekati sang putri meski putrinya selalu bersikap dingin , dengan hati yang penuh penyesalan dengan bantuan Viona sang istri Miguel terus mencoba mengambil hati sang putri , dan berharap sang putri memaafkannya .


Seperti siang ini setelah duduk dan mencoba berbicara dengan sang putrinya meski tak pernah didengar ataupun mendapatkan tatapan dari mata indahnya , Mencoba memberikan perhatian meski selalu di acuhak Miguel tidak pernah putus asa demi sang putri . Duduk di ruangan tengah miguel bersandar di sandaran sofa dengan nafas yang di buang perlahan .


" kak " panggil Ken yang memang juga disana .


" apa aku masih pantas menjadi ayahnya sedangkan perlakuan ku selama ini semena - mema padanya "


" dia anak yang baik di lahirkan dari wanita baik - baik , dan lihatlah pamannya begitu baik dengan ikhlas ia memaafkan kakak .." kata Ken sambil menatap Felix yang sedang duduk menyuapi sang keponakan .


" putri mu dilahirkan dari seorang wanita yang berasal dari keluarga baik - baik dengan bibit unggul , kamu tau Felix lorenzo seorang pria yang sudah bergelar profesor di usia tiga puluh tahun memiliki hati yang baik dan lembut , Felicia lorenzo yang mungkin sekarang berusia tiga puluh tiga tahun mendapatkan beasiswa di universitas terbaik dinegara kita di usia enam belas tahun , dan putrimu Florence lorenzo meski dia sangat jahil dan terkadang sangat bandel aku selalu melihat dirimu di sifat buruknya itu hahaha ... maaf tapi itu kenyataannya apa kamu tau ia juga memiliki kecerdasan sebagaimana sang ibu dan pamannya beberapa kali ia mendapatkan piagam penghargaan , bahkan ia mendapatkan beasiswa melanjutkan kuliah S1 yang akan di tempuh dua tahun setengah " jelas Ken .


" Felicia dan Felix di lahirkan dari keluarga lorenzo ayah mereka adalah seorang profesor begitupun sang ibu mereka terlahir dari keluarga baik dan berkecukupan namun berakhir ketika sang ayah dan ibu mereka meninggal , mereka hidup terpisah dengan Felix yang hidup dengan pamannya dari sang ayah dan Felicia pergi kenegara ini berniat untuk melanjutkan pendidikannya tapi nasip tak berpihak padanya ia harus bertemu denganmu di hotel dan berakhir tak baik hingga nafas terakhirnya "


" dia wanita yang baik hanya aku yang menutup mataku , kau tau di usianya enam belas tahun ia mengandung putriku dengan kejamnya aku memaksanya untuk menggugurkan kandungannya namun dengan bersih keras ia menolak hingga melahirkan putriku , aku yang bodoh tidak menerima putriku bahkan menelantarkan keduanya "


" di berjualan kue dan berhenti dari universitas karena harus membesarkan Flo " lanjut Ken membuat Miguel menangis , begitu buruknya dia hingga membuat kehidupan dua anak perempuan hancur karenanya .

__ADS_1


" selama tuju belas tahun Felix terus berusaha mencari kakaknya hanya Felicia yang ia miliki namun sayang ia menemukannya yang sudah berada di tempat lain , tapi ia masih bersyukur karena masih ada Flo aku tau itu semua dari Tee dan Farel yang menceritakan semuanya padaku " imbuh Ken .


Sudah begitu lama setelah dari rumah sakit waktu itu melihat Flo terbaring lemah Justin sudah tidak lagi melihat gadis itu senyum tawa yang selalu terpancar , bintangnya kini berhenti berkilau di kehiduapnnya , bungannya entah bagaimana apakah layu kering atau sudah rontok kelopak - kelopak nya .


Andai kamu tau begitu besar rasa cintaku ingin ku dekap dirimu tapi aku tak memiliki banyak keberanian , aku ingin menjadi tisu yang terus mengusap air matamu kala kamu sedih aku ingin menjadi penghangat kala kamu kedinginan aku ingin menjadi pelawak hanya untuk menghentikan tangismu ...


Andai aku bertemu denganmu lebih awal dan memilikimu lebih awal pasti aku akan sangat bahagia aku akan selalu berusaha membuatmu tertawa dengan kebahagia an aku tidak akan membiarkanmu berjalan di jalanan sendiri kesusahan ataupun menangis ....


lantas bagaiman keadaanmu sekarang aku ingin melihatmu ....


Cukup lama Gavin duduk di kursi kebesarannya setelah pulang dari kediaman kedua orang tuanya .


Di ruang kerja di rumahnya ia lebih memilih ruang kerja untuk menghilangkan pikiran beratnya , memikirkan segalanya tentang Flo , ya hanya Flo yang akhir - akhir ini terus terbayang olehnya , entah kenapa Gadis itu selalu muncul di pikirannya , menjelajahi otaknya membuatnya tidak fokus dengan segalanya .


Sudah sekian lama Gavin tidak melihat keberadaan Flo , sidang pertama sidang kedua bahkan di sekitarnya ia tak melihat batang hidung gadis itu setelah kejadian siang itu .


" kemana dia " ucap Gavin sambil mendudukan dirinya di kursi kerja , dari tadi bukan melihat berkas yang menunggu di meja , bukan membaca email yang masuk ia malah memikirkan hal lain .


Apa yang sedang aku lakukan senyumnya tawanya kelakuan jahilnya yang selalu membuatku marah , kenapa kenapa selalu menggangu ku ..

__ADS_1


kenapa sekarang aku terus bertanya dimana kamu ? sedang apa ? apa kamu baik - baik saja ? ....


Bukankah ini semua yang aku inginkan berpisah dengannya dan hidup bahagia bersama orang yang aku cintai namun kenapa aku selalu sesak saat palu di ketuk suara pukulan itu seakan memukul hatiku ..


__ADS_2