Kita Mulai Dari Awal

Kita Mulai Dari Awal
Bangkit 2 ...


__ADS_3

Semalaman Flo memikirkan perkataan Marc dan pagi ini ia sudah siap dengan pergi ke kampus , ia harus bangun dan bangkit jangan lagi terpuruk dalam luka cinta , sekarang ia harus meraih impiannya , meraih cinta - citanya , dengan langkah yang sudah dimantapkan Flo berjalan keluar kamar menuju ruang makan .


Di ruang makan yang sudah ada Viola disana , Flo langsung mendudukan dirinya di kursi , membuat sepasang mata yang duduk tepat tidak jauh darinya menatapnya dengan tatapan tidak senang .


" he anak haram ngapain kamu duduk di sini kamu tau jika nanti miguel datang dan tau kamu duduk di sini apa yang akan terjadi " ucap Viola yang di abaikan oleh sang empu .


" apa kamu mendengar ku , jika kamu masih duduk di sini kamu akan membuat kegaduhan di pagi hari " ucap Viola .


" ...."


" apa kamu tuli "


" sialan dasar anak har ..."


" selamat pagi " sapa Viona yang baru datang bersama Miguel memotong perkataan Viola .


" pagi " jawab Viola dengan senyum yang yang di buat sebaik mungkin kepada miguel .


Tidak ada respon dari miguel malah ia terkesan acuh , dan langsung mendudukan dirinya di meja paling ujung , begitupun dengan Viona yang juga duduk disamping kanannya , Terlihat Miguel yang tengah menatap sang putri begitu lekat .


" ehem ... maafkan aku tadi aku sudah mengusirnya miguel tapi dia sepertinya tidak ingin pergi memang anak tidak tau diri " ucap Viola pada miguel , sedangkan miguel hanya menoleh sebentar mengangkat satu alisnya lalu dengan acuh ia kembali melihat sang putri , dia tidak bereaksi seperti dulu yang akan langsung pergi dari tempatnya karena keberadaan flo yang membuat nafsu makannya akan hilang .


Dreet ... dreet .. suara getar dati ponsel Flo , satu pesan dari Felix , pesan yang berisi ia soal ia yang tidak bisa kembali karena masih sibuk mengurus bisnisnya disana , ya Felix memang sudah beberapa hari kembali pulang ke negara asalnya , untuk mengurus market dan cafe miliknya yang sudah lama ia tinggal , sebenarnya ia ingin mengajak Flo kembali bersamanya untuk menetap di sana , namun Flo menolak dengan alasan makam mamanya disini , ia tidak ingin meninggalkan mamanya sendiri di negara ini negara tempat dia lahir dan negara dimana ia besar .


" pagi yah bun " sapa Marc yang baru datang dan langsung duduk di samping Flo .


" pagi dek "


" hem "


" kamu membaca pesan dari siapa "


" pamanku " jawab Flo


Sial ada apa ini kenapa mereka mengabaikan aku apa lagi Miguel kenapa dia tidak seperti biasanya ..


Tidak selang beberapa lama Mikael datang ke ruang tamu dan menyapa semua orang , lalu duduk di samping Flo , barulah sarapan pagi di muali setelah semua berkumpul di ruang makan .


" Flo rektor kampusmu menghubungi paman ken , ia memberi tau soal kuliah mu , jangan di paksakan " kata Miguel di sela makannya .


Dulu ia seperti tidak perduli dengan Flo apa lagi soal pendidikan semua yang mengatur Ken sang adik , jika di tanya apa prestasi flo sudah pasti ia tidak tau .


Jika bukan karena Ken pasti Miguel tidak akan pernah tau jika Flo masuk universitas suasta terbaik dinegara , dengan masuk mengunakan beasiswa , dan kuliah dengan program sarjana satu hanya dengan dua tahun .


" aku tau " jawab Flo sambil menyantap makanannya .


Mendengar Miguel , viola semakin di buat bingung dengan sikap Miguel yang tidak seperti biasanya , yang sangat membenci Flo, bahkan ia sangat tidak senang melihat gadis itu berada di depannya .


Dulu di meja makan tidak pernah Flo duduk dengan posisi ini , duduk bersama dan makan bersama miguel , jika itu terjadi maka miguel akan memilih pergi tampa sarapan .

__ADS_1


Dan ini apa ? viola malah melihat Miguel berbicara pada Flo .


" aku dengar kamu sudah menikah lalu di mana suamimu , kenapa dia tidak memperlihatkan batang hidungnya " tanya viola pada Flo.


" aku selesai " ucap Flo yang langsung berdiri dana akan pergi namun langkahnya terhenti .


" apa suamimu tidak menyukaimu atau kamu di buang oleh suamimu cih ... anak sama ibu sama saja sama - sama murahan " ucap viola dengan nada pelan di akhir kalimatnga .


Miguel yang mendengarnya langsung meletakkan sendok dengan cukup keras sehingga membuat semua terkejut di buatnya , rasanya ia ingin sekali menelan orang hidup - hidup namun amarah itu kembali reda ketika mendengar ucapan flo , bukannya marah ia malah ingin tertawa .


Flo membalikan tubuhnya melihat viola dengan wajah datarnya .


" apa anda tidak punya pekerjaan selain mengurusi hidup orang lain " ucap Flo .


" maksud kamu " tanya Viola .


" maaf ! , sepertinya benar yang aku baca di buku kebanyakan orang yang seperti anda ber IQ seperti belalang " ucap Flo dengan senyum miring lalu pergi begitu saja .


" apa ! apa tadi ia menghina ku " ucap Viola .


" sialan ... dasar anak haram "


" dasar anak tidak ada sopan santunnya " kesal viola , marc yang melihatnya hanya bisa mengeleng kepala .


Di luar mobil sudah siap untuk mengantar Flo , dengan cepat Flo langsung masuk kedalam , dan mobil langsung berjalan keluar pekarangan .


kembali ke ruang makan , viola yang masih kesal dengan Flo , serta miguel viona , Marc dan putranya sendiri yang masih menahan tawa karena Flo .


Aku tidak akan menyerah , aku memang pernah salah dan mengabaikannya , tapi sekarang aku ingin membuatnya bahagia ....


Mobil melaju membelah jalanan Gavin mengendarai mobil mewahnya yang berwarna biru seorang diri , di tengah perjalanan Gavin menghentikan mobilnya kembali saat melihat mobil yang ia kenal tengah berhenti di pinggir jalan , dengan mobil derek yang akan mengangkutnya .


" bukankah itu ... flo " gumam Gavin yang langsung menghentikan mobilnya dan melepas sabuk pengaman , dan segera keluar menuju gadis yang tengah berdiri dengan pengawal di sampingnya .


" Flo " panggil Gavin , Flo menoleh dan melihat siapa yang memanggilnya , terlihat Gavin dengan setelan kerja berjalan mendekatinya , Flo langsung mengalihkan pandangannya .


" kamu masih di sini bukanya sebentar lagi masuk kelas " tanya Gavin .


" ...."


" ada apa dengan mobilnya " tanya Gavin lagi , tetap saja Flo tidak menjawab , kali ini salah satu pengawal yang biasa mengawal Flo yang menjawab .


" sepertinya saya lupa servis mobil tuan tadi tiba - tiba mogok " jawabnya .


" oh lalu sekarang "


" ini saya mencari taksi untuk nona "


Apa ini rencana tuhan untuk ku ...

__ADS_1


" sepertinya jam masuk sebentar lagi bagaimana kalo aku antar "


" tidak perlu " jawab Flo dengan cepat .


" sepertinya menunggu taksi akan lama "


" em nona benar kata tuan gavin sepertinya sebentar lagi masuk , gimana kalo ikut mobil tuan , tidak ada salahnya " kata pengawal .


Tidak menjawab Flo seperti sedang berfikir ia melihat jam tangannya lalu mengerutkan alisnya .


" sekali ini saja " jawab Flo yang langsung berjalan menuju mobil Gavin yang berdiri tepat di depan mobil derek .


Senyum kemenangan tertarik di wajah tampan Gavin dengan cepat ia berjalan mengikuti Flo , begitupun satu pengawal yang berjalan di belakang Flo sedangkan satunya lagi akan ikut mobil derek membawa mobil majikannya ke bengkel .


Sampai di depan mobil mewah berwarna biru dengan cepat Gavin membuka pintu mobil untuk Flo , tapi sayang gadis itu malah membuka pintu yang lainnya dan masuk ke mobil tepat di kursi penumpang belakang .


" makasih tuan " kata pengawl Flo yang malah masuk ke mobil yang pintunya di buka oleh Gavin .


" sial " umpat Gavin yang langsung berjalan memutar masuk kedalam mobil .


" kok nggak di tutupin tuan "


" tutup sendiri " jawab Gavin ketus , sedangkan pengawal langsung menutup pintu mobilnya sendiri .


Sudahlah tidak papa yang penting dia sudah mau aku antar .. batin Gavin sambil melihat Flo dengan bibir yang tersenyum .


" tuan kita harus segera berangkat sebentar lagi kelas nona akan di mulai " kata pengawal yang membuat senyum indah Gavin luntur .


Mobil berhenti di depan Kampus , Flo langsung keluar saat pengawalnya membukakan pintu untuknya , begitupun Gavin yang langsung keluar dari mobil saat Flo keluar .


" flo "


"..."


" nanti pulang jam berapa ,aku akan menjemput mu "


" tidak usah repot aku bisa pulang bersama tee "


" kalo begitu aku akan tetap menjemput mu "


" terserah aku tidak perduli " ucap Flo yang langsung melangkah pergi namun terhenti lagi .


" flo "


" ...."


" belajar yang baik aku mencintai mu " ucap gavin membuat langkah Flo terhenti .


Dan aku mencintai yang lain .. bayin Flo lalu melanjutkan langkah yang sempat terhenti .

__ADS_1


" tuan terima kasih " kata pengawal yang juga langsung pergi mengikuti Flo .


__ADS_2