
Ken ...
Aku tak habis pikir dengan apa yang dilakukan sahabatku , aku fikir dia orang baik dan pantas untuk Flo , aku pikir dia bisa membuat Flo bahagia , memberikan kebahagian dengan penuh cinta yang tak pernah Flo rasakan , tapi nyatanya salah yang aku pikirkan tak seperti yang aku lihat .
Bagaimana bisa aku melihat sahabatku bercumbu dengan wanita lain sedangkan ia suami keponakanku sendiri , apa selama ini aku tidak mengenalinya , mengenali kebusukannya atau memang tertutup rapi dengan topeng kebaikannya .
Aku benar - benar kecewa aku lihat istriku yang terbaring lemah lalu beralih melihat Flo yang berdiri di luar menatap kedalam ruangan tempat dimana istriku yang tidak sadar , matanya sembab pipi dan hidungnya terlihat sangat merah , aku melihatnya pemandangan seperti ini berkali - kali hingga aku tak sanggup melihatnya .
Aku berjalan keluar meninggalkan Monik untuk mendekati keponakan ku itu .
" flo " panggilku , ia menoleh menatapku setelah itu menundukkan kepalanya .
" flo paman ingin berbicara ..."
" om " panggil Flo dengan kepala yang masih menunduk , aku hembuskan nafas dengan pelan .
" flo mari duduk disana " ajakku dan di ikutnya .
" flo katakan pada om apa yang terjadi sebenarnya " kataku mencoba menahan amarahku kala aku mengingat kejadian tadi .
Diam itulah yang dilakukan Flo , " flo " panggilku yang semakin membuatnya menunduk .
Dengan sabar aku menunggu jawaban darinya hinga ku dengar suaranya masih dengan kepala menunduk . ia mulai mengatakan apa yang sebenarnya terjadi aku sempat terkejut dengan apa yang Flo katakan " flo kamu tahukan jika pernikahan itu bukanlah permainan "
" aku tau om , pernikahan adalah ikatan suci yang tidak bisa dimainkan , ikatan yang disaksikan tuhan "
" lalu kenapa kamu melakukannya "
__ADS_1
" om tau sendiri flo masih tak ingin menikah , om tau sendiri flo melakukannya karna ayah , flo hanya ingin ayah menganggap flo ada , dan flo terpaksa menerimanya " ucapnya yang membuat dadaku terasa sesak , ya aku tau gadis remaja yang tengah berbicara denganku ini , seorang gadis yang mengharapkan cinta dari sang ayah dan pengakuan , aku juga masih mengingat bagaimana kakakku menamparnya kala ia menolak perjodohan itu , malam itu bukan kali pertamanya kakakku membuat sudut bibir dan hidung gadis remaja berdarah .
" flo " ku peluk erat tubuh mungilnya dengan sangat erat , kehidupan apa yang kamu jalani selama ini , bahkan sampai sekarang masih begitu menyakitkan .
" waktu itu aku tak menginginkan pernikahan itu aku berharap satu tahun itu akan segera tiba tapi setelah aku tau apa arti sebuah pernikahan bukan - bukan itu saja aku mulai menyukainya tapi ... " ucapnya lagi yang semakain membuatku menangis sungguh aku tak sanggup lagi , semakin erat aku memeluknya semakin ku dengar isak tangisnya yang tertahan .
" dan sekarang aku ingin mengubah perjanjian itu , om aku menyukai om Gavin dan aku ingin pernikahan kami menjadi pernikahan kebanyakan " ucapnya lagi .
Aku sempat terkejut saat ia mengatakan jika ia mulai menyukai Gavin sahabatku yang brengsek itu .
" flo tapi dia .."
" aku tau om Gavin tidak mencintaiku , aku tau om Gavin tidak menginginkan pernikahannya , tapi biarkan aku berusaha untuk mendapatkan hatinya , biarkan aku berusaha memperbaiki pernikahanku hinga nanti aku berhenti karena menyerah , hinga nanti aku berhenti karna aku lelah "
Aku peluk kembali tubuh kecilnya , sungguh aku tidak bisa mengatakan apa - apa lagi , aku tau dia ingin berjuang untuk kehidupannya , masa depannya .
Pukulan yang didapatkan secara bertubi - tubi berhasil membuat wajah Gavin babak belur , lelaki itu kini terbaring dikasur setelah dokter datang untuk mengobati lukanya , Monik masih terdiam ia tak mengerti apa yang terjadi , tiba - tiba seorang lelaki dan perempuan datang dengan amarah yang meledak ledak .
" sayang apa kamu baik - baik saja " tanya Monik , dan tak ada jawaban dari sang empu , sudah beberapa jam setelah kejadian sore tadi Gavin masih terdiam membisu .
Gavin
Aku sangat terkejut saat Ken memanggil namaku , wajahnya penuh amarah saat tau apa yang aku lakukan dengan Monik , terlihat istrinya yang berada dibelakangnya ia juga terlihat sangat terkejut , dan tiba dia berjalan cepat kearahku dan memukulku , begitu keras pukulan yang aku dapatkan dari Ken yang akupun tak berani membalasnya , aku tau aku salah maaf hanya itu yang terucap dihatiku yang tak mampu aku ucapkan dengan lisanku .
Beberapa menit kemudian Flo datang bersama Kevin dengan wajah ceria ya aku melihat wajah cerianya yang berubah terkejut seketika aku melihatnya benar - benar melihatnya , aku melihat ia berlari dan mencoba menghentikan Ken membantu Rose , tapi sayang amarah Ken tak terkendali hingga suara Rose yang membuat Flo bingung dia terlihat sangat bingung ia menatapku yang babak beluar lalu menatap Rose yang tak sadarkan diri .
Tapi sedetik kemudian ia berlari kearah Rose mencoba membangunkannya tapi aku tau matanya masih tak tega melihatku , suara teriakan Flo menghentikan Ken , dengan cepat ia melempar tubuhku hinga terjatuh dan menatap kaki meja membuat dahiku berdarah karenanya .
__ADS_1
Ken segera mengangkat tubuh istrinya dan berjalan keluar sedangkan Flo ia masih berdiri menatapku yang tengah mencoba berdiri dengan bantuan Kevin, air matanya menetes , Teriakan Ken masih menulikannya ia masih menatapku teriakan kedua yang langsung membuat gadis itu pergi tanpa menoleh lagi .
Setelah kepergian Flo Ken dan istrinya , kevin juga ikut pergi setelah membantuku ke kamar dan menelfon dokter , monik terus menanyakan apa yang terjadi siapa mereka ? kenapa mereka memukulku , dan kenapa Flo pergi bersamanya , sungguh aku tidak tau apa yang harus aku katakan kepada Monik .
Aku tau dia pasti sangat khawatir denganku dia juga terlihat shock dengan kejadian itu , sedangkan diriku aku tak tau kenapa perasaanku sangat tidak nyaman aku tidak pernah merasakan hal ini sebelumya .
Gavin end ...
Seperti yang dikatakan dokter setelah satu jam Rose terbangun dan orang pertama yang ia cari tentu Ken , setelah itu pandangan matanya menatap kearah Flo .
" flo " pangilnya
Dengan senyum Flo mencoba ceria seperti yang dikatakan dokter jika bibinya itu tidak boleh banyak fikiran .
" flo "
" tante , tante mau makan bubur flo tadi yang mencarinya keluar aku tau bubur dirumah sakit rasanya tidak enak , jadi tadi flo pergi keluar dan mencari penjual bunur , tante makan ya " kata Flo .
" makanlah sayang " kata Ken dengan lembut .
" tante kata om , tante terus nyariin flo tante kangen sama flo " kata Flo yang dijawab anggukan oleh sang empu .
Setelah melihat kode dari Ken untuk tidak membahas kejadian tadi , Rose hanya bisa menurut , dengan menahan air mata Rose terus mendengar celotehan Flo yang memang gadis itu mencoba menghibur meski ia tengah terluka .
" apa rasanya lezat " tanya Flo yang masih dengan tanggapan yang sama dari Rose .
" tentu kan flo yang mencarinya dan membelikannya , tante harus tau flo mencarinya kemana mana dan penuh perjuangan jadi harga bubunya naik ya " kata Flo dengan senyum .
__ADS_1