
" sayang bangun .. " panggil monik , dari tadi membangunkan Gavin yang tidur di lantai depan pintu .
" sayang bangun "
" f flo kemana kamu " racau Gavin yang terdengar tidak jelas , namun Monik masih faham saat Gavin memanggil nama Flo .
" sayang bagun " panggil monik lagi sambil menepuk pelan pipi Gavin , Mebuat Gavin terbangun karenanya .
" flo " panggil Gavin saat membuka matanya dan melihat Monim dengan mata yang buram .
" pasti dia seperti ini karena keponakannya yang tidak pulang " gumam Monik .
" sayang ini aku monim bukan flo " Jelas Monik , mendengar itu Gavin mengucek mata dan menatap dengan lekat wajah di depannya dan benar saja jika di depannya itu bukan Flo istrinya tapi Monik istri simpanan .
" oh maaf maaf aku ...ti .."
" semalam kamu mabuk " tanya Monik
" ......"
" sudah lah tidak apa sekarang kamu bangun dan mandi bukankah kamu harus bekerja aku sudah menyiapkan sarapan kita makan bersama setelah ini "
" ya terima kasih "
Flo terlihat bingung harus pakai baju apa setelah mandi ia masih duduk di kasur dengan hanya mengunakan handuk .
" sial terus gue pakek apa coba " gumam Flo dari tadi
" mana ada kak Kevin lagi , masak gue hatus pake baju itu lagi kan nggak lucu " kata Flo dengan kesal .
Di luar Felix dan Kevin yang menunggu Flo di ruang makan , sudah dari satu jam yang lalu gadis itu tidak keluar - keluar membuat Felix ataupun Kevin bingung di buatnya .
" kenapa lama sekali " gumam Kevin.
" tunggu sebentar disini biar aku lihat " kata Felix yang langsung berdiri dan akan melangkah pergi namun langkahnya terhenti .
" eh eh eh ... tunggu gue ikut " kata Kevin yang langsung berdiri .
" kamu disini saja biar aku saja "
" ti tidak aku ikut " kekeh Kevin , entah kenapa dia takut saja jika Flo dekat Kevin , padahal dia juga tau jika Felix paman Flo , tapi entah kenapa dia tak suka saja jika Flo dekat dengan Felix .
" hais .. sudahlah ayo " ajak Felix menyerah, akhirnya bujangan beda satu tahun itu berjalan menuju pintu kamar Flo dan mengutuknya pelan disana .
" florence " panggil Felix
" flo " panggil Kevin kemudian .
__ADS_1
" ....."
" florence apa terjadi sesuatu di dalam , paman masuk ya " kata Felix dengan suara khawatir .
" Tidak ! , paman jangan masuk " jawab Flo dari dalam dengan suara panik .
" tapi apa kamu baik - baik saja " tanya Kevin .
" ...."
" flo "
" ...."
" florence paman masuk ya "
" ja jangan flo itu hanya ...( aduh gimana ya ngomong nya ( gumam Flo pelan ))"
" kenapa Flo ada apa kak kevin masuk ya "
" ja jangan "
" terus kamu kenapa nggak keluar - keluar " tanya Felix .
" i itu f f flo ng nggak pun ya ba baju ganti " jawab Flo masih di dengar kedua laki - laki yang berdiri di depan pintu .
" oh ya paman lupa " kata Felix yang langsung berjalan menuju kamarnya , namun sebelum itu ia sempat berhenti dan berbicara pada Kevin .
" jangan macam - macam " peringat Felix pada Kevin , dia takut jika Kevin melakukan sesuatu pada keponakannya yang sedang di dalam kamar yang entah sedang apa .
Dengan cepat Felix mengambil baju dati kamarnya dan membawa ke depan kamar yang di tempati Flo .
" flo pakai ini dulu paman hanya punya ini , ini masih batu kok paman batu membelinya kemarin " kata Felix sambil menyodorkan setelan baju milik Felix ke depan pintu yang terbuka sedikit dan hanya memperlihatkan wajah dati gadis di dalamnya .
" em ya nggak papa " jawab Flo yang langsung ngambil baju tersebut dan segera menutup pintunya .
" baju begini " gumam Flo .
" seharusnya aku terlihat cantik hari ini , di depan Kak kevin bukan malah harus tampil tomboy seperti ini " gumam Fli sambil membolak - balik tubuhnya di depan kaca .
" huffff ..."
Celana cargo pendek berwarna putih dengan kemeja polos berwarna hitam yang kelihatan kebesaran , serta bagian pinggul celana yang kebesaran untung Felix memberinya sabuk jika tidak sudah melorot di pakai Flo .
Tok tok tok ... suara pintu yang di ketuk lagi , bersamaan dengan suara Felix yang terdengar memanggilnya , dengan wajah cemberut Flo keluar kamar , yang membuat Felix maupun Kevin bingung melihat raut wajah di tekuk milik Flo .
" kamu kenapa " tanya Felix
__ADS_1
" ...."
Tanpa menjawab Flo langsung berjalan menuju ruang makan dengan kepala yang di tunjukkan , melihat itu Felix dan Kevin saling menatap lalu Kevin mengedihkan bahunya sebagai jawaban untuk Felix yang sudah bisa di lihat dengan tatapan matanya jika laki - laki itu tengah menanyakan sesuatu padanya .
Sepanjang sarapan pagi di ruang makan Flo terus saja terdiam sambil makan - makannya yang hanya di mainkan di atas piring .
" florence kamu kenapa nggak suka makanannya " tanya Felix yang di jawab gelengan , lalu gadis itu memakan makanannya satu suapan .
" apa ada masalah " tanya Kevin kali ini .
" tidak " jawab Flo pelan .
" lalu "
" ...."
" sudahlah habiskan makanan mu aku mau mengajakmu ke suatu tempat " kata Kevin .
" hemm .. "
" kemanaa kamu akan mengajaknya bukankah hati ini dia kuliah " sahut Felix dan membuat Kevin tersadar , benar saja hari ini hati senin jadi Flo harus berangkat kuliah .
" em kita undur setelah pulang kuliah nanti " kata Kevin
" ....."
Selesai sarapan pagi Gavin langsung bersiap - siap untuk ke kantor dengan Monik yang membantunya membawakan tas kantornya menuju mobil Gavin .
" asisten mu tidak menjemput kamu "
" tidak dia masih di luar negeri " jawab Gavin .
" ngapain "
" mengurus perusahaannya " jawab Gavin lagi yang membuat Monik terkejut .
" perusahaannya ? mak makusud kamu di dia punya perusahaan ? bu bukan kah dia hanya asisten "
"ya dia memiliki perusahaan sendiri , dia menjadi asisten ku hanya karena belum siap mengurus perusahaannya sendiri " jawab Gavin .
" ha j a jajadi di .."
" sudah lah aku mau pergi dulu hati - hati di rumah sendiri " kata Gavin yang langsung masuk mobil setelah mencium kening Monik .
kenapa rasanya aneh bukankah ini yang aku inginkan dulu menikah dengannya dan bertemu dia setiap pagi mengantarku pergi ke kantor , menyambut kedatanganku , dan melihat dia berada di dapur dan sampingku saat mau tidur ataupun bangun tidur tapi kenapa rasanya seperti ... hah sudah lah ..batin Gavin yang langsung menjalankan Mobilnya .
Sedangkan Monik masih kepikiran dengan Kevin yang ternyata juga orang kaya ...
__ADS_1
" tidak ku sangka bocah itu juga kaya , tapi entah kaya siapa gavin atu dia ." gumam Monik ...