Kita Mulai Dari Awal

Kita Mulai Dari Awal
Kemarahan ken


__ADS_3

Hari mulai berganti , setelah kejadian malam yang menyayat hati Flo , ternyata tak berhenti sampai disitu .


Ken ..


Sore hari aku pulang lebih cepat karena aku dan istriku berencana menemui Flo keponakan ku , dan akan menepati janjiku yang masih menjadi hutang , aku lihat istriku sangat bersemangat meski aku tau dia masih sedikit lemah .


" sayang lama sekali " omel istriku dari tadi , yah dia sudah bersiap sebelum aku pulang kantor pantas saja dia cepat , berbeda saat kami akan menghadiri acara pasti aku yang akan mengomel karena dia yang sangat lama .


" sudah ayo " ajakku .


Bukan hanya istriku yang senang akan bertemu Flo aku juga merasa sangat senang sudah lama aku tidak bertemu dengannya karna urusan pekerjaan , dengan beberapa barang ditanganku , barang yang aku beli untuk hadiah Flo pasti dia sangat senang .


Seperti info yang dikatakan Mike sepupu Rose , Flo dan Gavin tinggal di apartemen kawasan elit .


" aku sudah tidak sabar bertemu dengannya " ku hitung sepertinya istriku sudah mengatakan itu dari tadi .


Dengan langkah beriringan kini kami sudah sampai didepan pintu apartemen , yang terletak dilantai paling atas , aku mencoba membunyikan bel berkali - kali tapi tak ada yang keluar membuka pintunya .


" coba kamu telfon Flo atau gavin " saran istriku .


" benar juga "


Dengan segera aku merogoh saku celanaku mengambil ponselku dan mencari kontak milik flo tapi sayang pangilanku tidak diangkat olehnya , lalu aku beralih menelfon Gavin sayang dia juga tidak mengangkatnya .


" gimana sayang " tanya istriku yang aku jawab dengan gelengan kepala .


" terus gimana " kata istriku dengan wajah cemberut , dia benar - benar hampir mirip Flo , jadi gemes melihatnya .


" mau bagai mana lagi kita pulang " jawabku yang makin membuatnya cemberut , huh .... jantung masih aman ini .


" kita dobrak aja ini pintu " ucapnya sambil membuka pintu apartemen Clek .... suara pintu yang terbuka .


" wah kok bisa terbuka " ucap istriku dengan membuka pintunya semakin lebar " kita masuk saja lah " .


" sayang jangan nggak sopan namanya " kataku menghentikan ustriku yang akan masuk kedalam .


" sayang mungkin saja Flo sedang tidur atu gimana gitu aku nggak mau pulang lagi , udah jauh - jauh kesini masak nggak jadi ketemu "


" tapi "


" ayolah kita buat surprise "

__ADS_1


Jika dipikir - pikir itu juga ide yang bagus lagian aku dan Gavinkan sahabat , tanpa bergikir panjang aku pun mengikuti apa kata istriku , kami masuk kedalam , aku harap Flo senang dengan kehadiran kita .


Brak ..." GAVIN ...."


Ken end ....


Flo ...


Hari ini sungguh melelahkan aku harus mengerjakan tugas kuliah yang akan dikumpulkan besok , mana kak kevin naggak bisa di hubungi saat jam kluhah selesai tadi padahak aku mau mengatakan jika aku mau pergi bersama temanku untuk mengerjakan tugas dan menyuruhnya menjemputku di cafe tapi sayang jangankan mengankat melihat pesan yan aku kirim punntidak , jadilah sekarang aku berjalan di linggir jalan karena aku juga sudah lelah menunggu kak Kevin di cafe tadi , mana kagak bawa duit buat naik taksi gara - gara dompet ketinggalan , ini semua gara - gara tante pelakor itu mana semalem nginep , jadilah aku mencari cara agar om Gavin dan itu tante - tante terpisah , yah meski aku harus berkorban dengan pura - pura ingin tidur ditemenin dia seperyi kemarin mana gue meluk tubuhnya hi ... untung ini kulit kagak gatal .


Dengan pelan aku berjalan sambil menendang - nendang kerikil jalanan berharap keajaiban datang kepadaku setidaknya seorang malaikat eh tapi bukan malaikat pencabut nyawa , duh kenapa panas lagi perasaan hari mulai sore tapi kenapa masih panas sih .


Tin tin tin ... suara klakson yang mengagetkan , sial pengen gue tonjok tu orang kagak tau apa gue lagi emosi , dari semalem .


" Woy lo ...." amarahku terhenti saat menoleh kebelakang dan melihat sosok yang tengah duduk di atas motor sport berwaran merah tengah tersenyum kepadaku .


" maaf " ucapnya sumpah dia kenapa lebih tamoan dati biasanya sih mana keren lagi om Gavin mah tidak ada apa - apanya di banding dia , eh setop ... nggak boleh kayak gitu ingat itu pak tua suami gue .


" kak kevin " panggil ku .


" maafkan aku tadi aku sibuk dan baru membuka pesan tadi " jawabnya .


" em .. lihatlah kakiku sudah pegal pokoknya kak kevin harus bertanggung jawab " kataku sambil cemberut .


" kita makan bersama aku yang akan memasak kak kevin harus mencobanya yang kemarin tidak jadi gara - gara ada ulat bulu itu " jawab ku


" em gimana ya mau apa nggak ya " jawabnya .


" harus mau kalo nggak mau aku akan membuat kakak mau " jawabku


" kamu memaksa ? " tanyanya yang aku jawab dengan anggukan


" baiklah kalo kamu memaksa "


" ok sekarang ayo kita pergi " kataku yang langsung menarik tangannya .


" flo tunggu " ucapnya menghentikan langkah ku .


" kenapa "


" motornya di sana " jawabnya sambil menunjuk kearah motor besar yang terparkir tak jauh dari kami berdiri , duh bodoh sekali aku kenapa malah menariknya ke arah yang salah .

__ADS_1


" ayo " ajaknya kali ini dia yang menarik ku menuju motor besar .


" kak tapi aku tidak pernah naik motor " ucap ku , ya benar saja aku memang tidak pernah naik motor .


" kalo begitu aku akan membuatmu pernah menaikinya " jawanya yang langsung menyodorkan helm yang hanya aku lihat tanpa ingin mengambilnya


Senyum lagi - lagi tertarik di wajah tampan itu sungguh membuatku terpesona , benar aku tidak berbohong , kak Kevin memang sangat tampan jika di tanya tampan mana antara dia dan om Gavin pasti aku jawab kak Kevin , pertama kali aku beryemu dengannya saat di Cafe di mana om Gavin mengajak ku bertemu setelah makan malam yang membicarakan perjodohan kami, kami bertemu karena om Gavin ingin membuat kesepakatan , nah waktu itulah aku bertemu kak Kevin .


Kak Kevin memasangkan helm di kepalaku lalu ia juga memakainya , kak kevin terlihat begitu keren saat ia sudah menaiki motornya membuatku terbengong sejenak , untung tersadar saat suara motor menyala dengan sedikit kesulitan aku naik ke motor .


kak kevin mulai menjalankannya dengan aku yang merasa takut


" kak pelan " ucapku dengan sedikit bergetar , sial gue bener - bener ketakutan .


Setelah aku mengatakan itu laju motor menjadi pelan dan aku lebih rileks , Cukup lama kini kami sudah berada di depan apartemen .


" kak ayo masuk " kataku saat sudah turin dari motor .


" sebentar " jawabnya sambil melepas helm ku , duh kenapa gue bodoh sih pake lupa lepasnya lagi .


" sudah ayo " ajaknya


Aku berjalan bersama dengan kak Kevin sambil sesekali berbicara dan bercanda , sampai di depan unit Apartemen kami langsung masuk karena pintu yang tidak di kunci .


Brak brak brak brak ....saat aku dan kak Kevin baru masuk kedalam bertapa terkejutnya dengan pemandangan didepanku om ken memkuli om Gavin sedangkan tante Rose ia berusaha melerainya dan disana terlihat tante Monik yang kebingungan , ada apa ini apa yang terjadi .


" om om hentikan " kataku yang juga mencoba melerai begitupun dengan kak Kevin yang juga ikut melerai .


" dasar brengsek biadab kamu " kata om Ken dengan amarah yang meluap - luap dengan tangannya yang tak henti memukuli om Gavin hingga babak belur .


" Aw ..." teriak tante Rose yang terjatuh kelantai , sungguh pemandangan apa ini .


" TANTE " panggilku khawatir melihat tante Rose yang terjatuh dan tak sadarkan diri , karena teriakanku om Ken menghentikan aksinya dan berjalan cepat mendekat kearah ku dan tante Rose yang tak sadarkan diri


" sa sayang bangun sayang " panggil om Ken , tanpa berfikir panjang om Ken menggendong tante dan berjalan keluar tapi sebelum itu om memanggilku .


" FLO IKUT OM " panggil om Ken dengan nada yang penuh amarah dan kekawatiran disana , kutatap om Gavin yang tak berbaju dan tante Monik yang masih tertegun dengan apa yang terjadi aku mulai Faham apa yang terjadi .


Terlihat kevin yang membantu om Gavin untuk berdiri lagi .


" FLO ..." panggil om Ken aku langsung berjalan keluar mengikuti om ken denga tante Rose yang berada digendongan dengan keadaan tak sadarkan diri aku berjalan dengan tas tante Rose yang berada ditanganku dan tas kuliahku yang masih dibahuku , air mataku terus mengalir tanpa suara aku menangis .

__ADS_1


Kenapa ini harus terjadi ....


__ADS_2