Kita Mulai Dari Awal

Kita Mulai Dari Awal
.....


__ADS_3

Kedatangan teman - teman kampus menjadi kejutan tersendiri , apa lagi kedatangan seseorang yang selalu tergambar di pikirannya .


" cepat sehat dan kembali kekampus ya meski kamu tidak pernah berbicara dan hanya melamun di kelas " ucap salah satu temannya yang langsung mendapat pukulan kepala dari salah satu temannya yang lain .


" mak sud kami cepat sembuh dan belajar lagi bersama kita - kita " sahut yang lain .


" makasih kalian sudah mau menjenguk "


" sama - sama itu sudah menjadi kewajiban kita "


" kalo begitu kami pamit pulang " ucap Justin .


" lo ngapain pulang " tanya salah satu temannya lagi yang membuat Justin bingung begitupun dengan Flo .


" iya lo , mending di sini saja ngabisin waktu sama pujaan hati kalo pulang cepet nyesel lo entar di kampus galau lagi " sindir yang lain .


" la iya suka duduk di bangku pojok belakang sendiri samping kaca hanya untuk melamun " sahut yang lain .


" sudah mending di sini saja jaga binik , kita balik dulu " ucap yang lain .


" jangan sampek di ambil orang " sahut yang lainnya .


Setelah semua anak pulang kecuali Jusyin yang masih duduk di sofa dekat dengan Flo , keduanya tampak saling diam yang terlihat suasana canggung .


" ehem ..sudah malam lebih baik makan malam dulu paman sudah menyiapkan semua nya jutin tolong bantu flo " ucap Felix yang langsung pergi membuat Justin bingung harus apa .


" tidak perlu aku bisa sendiri lebih baik kamu ke ruang makan duluan " kata Flo membuat Justin menoleh kearahnya , mata indah yang berada di balik kaca mata masih sama seperti dulu masih terpancar indah .


Flo mencoba meraih kursi rodanya namun tangannya terhenti kala Justin yang tiba - tiba mendekat dan mengangkat tubuhnya , keduanya merasakan detak jantung yang berdetak begitu cepat memacu seperti tengah berlari .


Dengan pelan Justin mengangkat tubuh Flo meletakkan di kursi roda setelah itu dengan pelan juga Justin mendorong kursi rodanya ke ruang makan .


" terima kasih sudah membantu "


" sama - sama " jawab Justin .


" sekarang biar saya sendiri " kata Felix yang hendak mengambil Alih Flo namun terhenti kala melihat tangan jutsin yang memegang gagang dorongan kursi roda dengan erat terlihat tangan putihnya memerah .


" oh ok sepertinya paman melupakan sesuatu paman kedapur dulu bisa meminta tolong lagi justin " ucap Felix dan di angguki Justin pelan .


Dengan pelan Justin mengangkat tubuh kecil itu lagi untuk duduk di kursi setelah itu ia juga ikut duduk dikursi dekat Flo .


" maaf sudah menyusahkan " ucap Flo pelan .


" tidak "


" makasih " jawab Flo


" aku dengar kamu sudah ber .." tanya Justin membuat Flo yang awalnya menunduk mendongak menatap seseorang yang duduk di sampingnya .


" iya pasti kamu mendengar dari tee dan farel " ucap Flo lagi yang hendak menunduk namun tertahan dengan satu jari telunjuk justin yang diletakan di dahi Flo membuat , gadis cantik di depannya membelalakkan matanya .


" tadi mereka juga yang memberi tau ku di mana kamu " ucap Justin dengan terus menatap mata Flo yang terus berusaha memalingkan pandangannya


" ..... " ...


" kamu pernah melihat cahaya rembulan dari dekat " tanya Justin yang di jawab gelengan kepala oleh Flo .


" aku pernah ia bersinar indah , apa kamu pernah melihat bunga mekar di bawah sinar rembulan ? "

__ADS_1


" tidak "


" aku pernah itu sangat cantik , apa kamu pernah melihat pelangi dari dekat "


" tidak "


" aku pernah itu sangat indah , apa kamu pernah ..."


" semua yang kamu tanyakan hal khayal " sahut Flo .


" benarkah menurutku tidak , apa kamu pernah mengenal seseorang di depanmu "


" ....."


" aku pernah hampir tertabrak karena fokus dengan musik yang aku dengarkan untung nya seseorang menyelamatkan ku matanya indah terpancar seperti rembulan , wajahnya cantik seperti bunga yang mekar di bawah sinar rembulan begitu banyak warna dalam dirinya hingga seseorang yang melihatnya akn terjatuh karena pesonanya , ia terus tertawa dan tersenyum namun entah saat ini itu redup membuatku sedikit sedih di buatnya " jawab Justin yang masih belum di fahami oleh Flo .


" pasti dia seorang dewi "


" ya "


" ...."


" kalian pasti sangat cocok "


" benarkah ? kenapa bisa begitu ? "


" kalian memiliki kelebihan yang setara "


" aku bahagia mendengarnya " jawab Justin


" maaf paman pasti lama kalian pasti sudah menunggu "


Di tempat lain Gavin tengah duduk di kursi kebesarannya dengan di temani Kevin yang yang duduk di sofa memberikan informasi yang di minta Gavin .


" dia kecelakaan "


" ya "


" tertabrak saat ia di kejar penjahat "


" penjahat ? "


" penjahat yang sama yang mencelakinya waktu itu "


" lalu "


" para pelaku sudah di tangkap "


" itu tidak penting yang penting gimana keadaanya setel kecelakaan "


" nona flo mengalami gagar otak , benturan di kepalanya berakibat ke mata yang kini nona mengalami rabun , tangan kanannya mengalami cedera yang cukup serius dan patah tulang bagian tulang rusuk dan kelumpuhan "


" sangat parah "


" begitulah tuan "


" lalu ada lagi info "


" untuk kelumpuhan yang di alami nona flo hanya ada kemungkinan kecil nona bisa berjalan normal kembali "

__ADS_1


" kemungkinan ke kecil ? "


Setelah makan malam , Felix memberi waktu untuk Flo dan Justin mengobrol dengan meninggalkan mereka di ruang tv , yang hanya menyisakan keheningan .


" paman akan ke ruang kerja dulu kalian bicaralah masih ada yang ingin paman urus " ucap Felix yang langsung berlalu pergi .


" jika kembali kuliah pasti kamu akan ketinggalan banyak materi "


" mereka sudah mengurus kuliah untukku secara online "


" jika butuh bantuan kamu bisa menghubungiku "


" terima kasih "


" tak perlu sungkan "


" ....."


Suasana kembali hening dengan Justin yang tidak tau harus bicara apa , ia sangat canggung .


" malam ini pasti sangat dingin "


" mungkin "


" setelah ini tidurlah dan berselimut jangan lupa menyalakan ac penghangat "


" aku tau "


Suasana kembali hening .


" maaf tadi perkataan teman teman "


" hem tidak papa " ucap Flo


Hening kembali menyelimuti keduanya kembali diam hanya ada suara jam yang terdengar .


" tee dan farel pasti sering kemari "


" hemm "


" mereka teman yang baik "


Lagi - lagi hening kembali menerpa hingga suara Flo memecahkan keheningan .


" siapa rembulan dan bunga itu " tanya Flo tanpa berani menatap yang di tanya .


" seorang dewi " jawab Justin sambil terus menatap Flo .


" oh ..em dia pasti sangat cantik " jawab Flo dengan senyum .


" tentu , dia sangat cantik seperti apapun dan bagai manapun keadaanya dia akan tetap cantik seperti dewi "


" pasti sangat sempurna "


" ya tentu dia sangat sempurna " jawab Justin .


" tak seperti diri ku " gumam pelan Flo dengan kepa yang menunduk yang masih didengar Justin , senyum tertarik di wajah justin .


Andai kamu tau ...

__ADS_1


" bisakah besok aku datang kemari lagi " tanya Justin yang membuat Flo mendongakan kepalanya dan menatap seseorang di sampingnya yang tengah tersenyum kepadanya .


__ADS_2